Brentford 2-2 Chelsea: Duel Sengit Wissa dan Disasi di Gtech Community Stadium

Skor akhir 2-2. Itulah hasil pertarungan sengit Brentford melawan Chelsea dalam lanjutan Premier League 2023/2024 yang digelar di Gtech Community Stadium, Sabtu (2/3/2024) malam WIB. Namun laga ini ti...

Brentford 2-2 Chelsea: Duel Sengit Wissa dan Disasi di Gtech Community Stadium

Skor akhir 2-2. Itulah hasil pertarungan sengit Brentford melawan Chelsea dalam lanjutan Premier League 2023/2024 yang digelar di Gtech Community Stadium, Sabtu (2/3/2024) malam WIB. Namun laga ini tidak hanya diingat lewat papan skor. Salah satu gambar yang beredar luas memperlihatkan duel ketat antara Yoane Wissa dan Axel Disasi yang sama-sama melompat tinggi memperebutkan bola di tengah lapangan. Momen itu menjadi metafora sempurna untuk pertandingan yang berjalan fisik, cepat, dan penuh drama hingga menit akhir.

Empat gol tercipta dalam laga ini. Nicolas Jackson membuka skor untuk Chelsea pada menit ke-35, lalu Mads Roerslev menyamakan kedudukan di menit ke-50. Yoane Wissa membalikkan keadaan bagi tuan rumah pada menit ke-69, sebelum Cole Palmer memastikan skor imbang lewat eksekusi penalti pada menit ke-83. Dengan hasil ini, kedua tim sama-sama membawa pulang satu poin dari laga pekan ke-27 tersebut.

Babak Pertama: Penguasaan Bola Chelsea yang Dominan

Mauricio Pochettino memilih formasi 4-2-3-1, menempatkan Cole Palmer sebagai gelandang serang di belakang Nicolas Jackson, dengan Noni Madueke dan Raheem Sterling melebar di kedua sisi sayap. Di kubu tuan rumah, Thomas Frank tetap setia pada pola 3-5-2 andalannya, dengan Ivan Toney dan Wissa sebagai duet penyerang, ditopang Christian Norgaard sebagai jangkar lini tengah.

Sejak menit awal, Chelsea tampil mendominasi. Catatan penguasaan bola tim tamu menembus angka sekitar 70 persen, memaksa starting XI Brentford lebih banyak bertahan di area sendiri dan menunggu serangan balik. Menit ke-35, tekanan itu akhirnya membuahkan hasil. Jackson melepaskan tembakan satu sentuhan menyambut umpan dari sisi kanan dan mengarahkannya ke pojok gawang yang dijaga Mark Flekken. Gol tersebut menegaskan superioritas Chelsea pada 45 menit pertama, meski mereka gagal menambah keunggulan kendati terus menekan pertahanan tuan rumah.

Babak Kedua: Kebangkitan Brentford dan Drama Titik Penalti

Kebangkitan tuan rumah dimulai tepat lima menit setelah turun minum. Mads Roerslev, yang beroperasi sebagai wing-back kanan, muncul di tiang jauh untuk menyambar umpan silang dan menaklukkan Djordje Petrovic. Kedudukan berubah 1-1, dan atmosfer Gtech Community Stadium langsung bergemuruh oleh sorakan pendukung tuan rumah.

Menit ke-69 menjadi momen puncak bagi Brentford. Berawal dari umpan silang Toney dari sisi kiri, Wissa memenangi duel udara melawan Disasi — momen yang terekam dalam gambar ikonik laga ini — sebelum menyundul bola melewati jangkauan Petrovic. Sundulan itu membawa tuan rumah unggul 2-1 dan membuat tribun tuan rumah meledak. Namun keunggulan tersebut hanya bertahan 14 menit.

Menit ke-83, wasit menunjuk titik putih setelah tinjauan VAR mengonfirmasi pelanggaran di dalam kotak penalti. Cole Palmer, algojo penalti utama Chelsea musim itu, maju sebagai eksekutor dan dengan tenang mengarahkan bola ke sisi kiri gawang, menipu Flekken. Skor akhir 2-2 pun menjadi hasil yang adil bagi kedua tim setelah jual beli serangan yang sengit.

Duel Wissa vs Disasi: Pertarungan Fisik di Udara

Duel antara Wissa dan Disasi menjadi salah satu narasi taktis paling menarik dalam laga ini. Disasi, bek tengah asal Prancis yang direkrut Chelsea dari Monaco, unggul dalam duel udara berkat postur tubuhnya yang menjulang. Namun Wissa membalas dengan timing lompatan yang sempurna dan kecerdasan membaca arah bola. Dari beberapa perebutan bola, keduanya saling bergantian memenangi duel — bukti bahwa pertarungan di udara sama sengitnya dengan pertarungan di lini tengah.

Secara statistik, Chelsea unggul jauh dalam penguasaan bola dan melepaskan lebih banyak tembakan. Namun Brentford tampil lebih efisien di depan gawang, dengan beberapa shots on target yang menguji Petrovic dari sejumlah peluang yang tercipta. Tidak ada kartu merah dalam laga ini, meski intensitas duel membuat wasit beberapa kali mengeluarkan kartu kuning untuk meredam tensi di lapangan.

Implikasi di Klasemen Premier League

Hasil imbang ini membuat Chelsea tertahan di papan tengah klasemen Premier League 2023/2024 dengan koleksi 36 poin, sementara Brentford menghuni posisi ke-15 dengan 25 poin. Bagi Pochettino, hasil ini menjadi alarm bahwa lini pertahanannya masih rapuh — timnya kebobolan dua gol dari lawan yang hanya menguasai bola sekitar 30 persen. Sebaliknya, bagi Frank, satu poin dari raksasa London terasa seperti kemenangan moral bagi tim yang sempat kehilangan banyak pemain kunci karena cedera.

"Saya bangga dengan karakter tim. Kami kebobolan lebih dulu, tetapi kami tidak pernah berhenti percaya," kata Frank dalam sesi wawancara seusai laga. Dengan performa seperti ini, Chelsea tetap berada dalam persaingan ketat untuk merebut tiket kompetisi Eropa, sementara Brentford masih perlu mengumpulkan poin demi menjauh dari zona degradasi. Satu hal yang pasti: duel Wissa melawan Disasi di Gtech Community Stadium malam itu adalah salah satu pertarungan individu terbaik yang bisa disaksikan penonton Premier League musim ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User