BPBD Jatim Padamkan Karhutla Gunung Bromo Melalui Strategi Pembasahan

Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sempat mengancam bentang alam ikonik Gunung Bromo di wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, kini resm

Sep 14, 2026 - 10:46
0 0
BPBD Jatim Padamkan Karhutla Gunung Bromo Melalui Strategi Pembasahan

Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sempat mengancam bentang alam ikonik Gunung Bromo di wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, kini resmi dinyatakan padam. Keberhasilan ini tidak lepas dari intervensi taktis yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur bersama tim gabungan lintas instansi. Melalui kombinasi penanganan darat dan evaluasi operasional dari udara, titik api yang sempat meluas di kawasan savana dan tebing curam berhasil diredam sebelum melumpuhkan ekosistem secara total.

Ancaman karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) merupakan fenomena berulang yang kerap dipicu oleh kombinasi kondisi cuaca ekstrem, angin kencang, serta aktivitas manusia. Dalam insiden terbaru ini, respons cepat yang terukur menjadi kunci utama dalam mencegah eskalasi vegetasi kering menjadi lautan api yang tak terkendali. Penanganan tidak berhenti saat api padam secara visual, melainkan dilanjutkan dengan fase kritis berupa observasi ketat dan penyiraman berkelanjutan.

Analisis Taktis: Efektivitas Metode Pembasahan dan Operasi Udara

Langkah krusial yang diambil oleh Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan adalah menerapkan strategi pembasahan (mop-up) secara intensif. Metode ini dirancang untuk memastikan bahwa material organik di bawah permukaan tanah (peat/humus) tidak lagi menyimpan bara api tersembunyi yang berpotensi memicu penyalaan kembali (re-ignition) saat terpapar angin kencang.

Selain pergerakan personel darat yang menyisir area berbukit, tim gabungan juga menyiagakan serta mengobservasi pemanfaatan teknik water bombing atau pemboman air via helikopter. Pendekatan udara ini sangat vital mengingat geografis Gunung Bromo yang ditandai oleh tebing-tebing terjal dan ceruk mendalam yang membatasi jangkauan selang pemadam darat.

"Strategi pembasahan bukan sekadar menyiram permukaan yang terlihat berasap. Kami harus memastikan kelembapan tanah mencapai tingkat aman hingga ke lapisan dalam vegetasi mati. Observasi ketat melalui helikopter water bombing memberikan kepastian bahwa tidak ada lagi hotspot tersembunyi di ceruk tebing yang mustahil dijangkau jalur darat," ujar perwakilan tim gabungan BPBD Jawa Timur saat memantau lokasi.

Koordinasi yang padu antara BPBD Jatim, Balai Besar TNBTS, TNI/Polri, serta sukarelawan lokal membuktikan pentingnya sinergi inter-lembaga. Data lapangan menunjukkan bahwa penggunaan ratusan ribu liter air serta pengerahan lebih dari 150 personel gabungan berhasil menekan perluasan area terbakar secara signifikan dibandingkan dengan kejadian pada periode-periode sebelumnya.

Evaluasi Operasional Penanganan Karhutla Bromo

Untuk memahami pola efektivitas penanggulangan karhutla di wilayah Bromo, berikut adalah ringkasan skema operasional dan alokasi sumber daya yang diterapkan selama proses pemadaman berlangsung:

Fase Penanganan Metode Utama Fokus Area Target Utama
Fase 1: Pemadaman Langsung Jet Shooter & Gebek (Manual) Savana & Pinggir Jalan Utama Melokalisasi penyebaran api cepat
Fase 2: Observasi Udara Helikopter Water Bombing & Drone Thermal Tebing Terjal & Lembah Mantri Deteksi titik panas (hotspot) terisolasi
Fase 3: Pembasahan (Mop-up) Penyiraman Bertekanan Tinggi & Ground Soaking Seluruh Area Bekas Terbakar Pencegahan penyalaan ulang (re-ignition)

Restorasi Ekologi dan Implikasi Terhadap Sektor Pariwisata

Dampak dari terhentinya kebakaran ini dirasakan langsung oleh sektor pariwisata dan perekonomian lokal. Kawasan Bromo yang menyumbang pendapatan negara dan daerah cukup besar dari sektor wisatawan domestik maupun mancanegara sempat mengalami kekhawatiran akibat pekatnya asap dan gangguan keselamatan. Pemadaman total yang berhasil dicapai membawa angin segar bagi para pelaku usaha jip, pemandu wisata, serta sektor perhotelan di sekitar Probolinggo dan Pasuruan.

Namun, tantangan jangka panjang tetap membayang. Ekosistem savana Bromo yang kaya akan flora endemik membutuhkan waktu pemulihan ekologis yang tidak singkat. Kerusakan struktur tanah akibat paparan panas tinggi menuntut adanya langkah pemulihan (revegetasi) yang sistematis. BPBD Jatim mendorong Balai Besar TNBTS untuk memperketat sistem pengawasan pengunjung dan meningkatkan sistem peringatan dini di titik-titik rawan.

Secara analitis, keberhasilan penanganan karhutla kali ini menegaskan bahwa kesiapsiagaan tanggap darurat di Jawa Timur terus mengalami peningkatan. Namun, efisiensi pemadaman harus diimbangi dengan regulasi mitigasi risiko yang lebih tegas untuk mencegah potensi kelalaian manusia di masa mendatang, demi menjaga kelestarian salah satu bentang alam terbaik Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User