Bocah 4 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran Rumah di Surabaya

Peristiwa kebakaran tragis melanda sebuah rumah di Jalan Petemon Timur, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, pada Senin (22/6/2026). Insiden yang terjadi sekitar pukul 14.20 WIB ini merenggut nyawa seor

Jul 06, 2026 - 14:07
0 1
Bocah 4 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran Rumah di Surabaya

Peristiwa kebakaran tragis melanda sebuah rumah di Jalan Petemon Timur, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, pada Senin (22/6/2026). Insiden yang terjadi sekitar pukul 14.20 WIB ini merenggut nyawa seorang balita berusia 4 tahun yang malang tak dapat menyelamatkan diri dari kepungan api dan asap tebal.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laksita Rini, mengonfirmasi kejadian nahas tersebut. Begitu menerima laporan darurat dari warga, pihaknya langsung menerjunkan armada besar. Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah yang dengan cepat melahap bangunan rumah tersebut.

Api Membesar di Lantai Dua

Saat petugas tiba di lokasi, situasi sudah sangat kritis. Pantauan di lapangan menunjukkan api berkobar hebat, terkonsentrasi hampir membakar seluruh struktur di lantai dua rumah. Material bangunan yang mudah terbakar membuat api sulit dikendalikan dalam hitungan menit pertama. Upaya pemadaman berlangsung intensif, namun petugas harus berhadapan dengan kenyataan pahit bahwa akses menuju titik api menjadi kendala utama yang memperlambat proses evakuasi dan pendinginan.

"Kendala kami di lapangan adalah akses jalan yang sempit. Kondisi ini cukup menyulitkan manuver unit dan personel untuk mencapai sumber api dengan cepat," ujar Laksita Rini dalam keterangan resminya. "Sementara itu, api di lantai 2 sudah dalam kondisi membesar dan sulit didekati."

Kendala akses berupa gang-gang kecil di kawasan permukiman padat penduduk memang menjadi momok klasik dalam operasi pemadaman di Surabaya. Meski demikian, tim pemadam berhasil melakukan pembatasan penyebaran api agar tidak merembet ke rumah-rumah warga di sekitarnya. Setelah melalui perjuangan keras melawan panas dan keterbatasan ruang gerak, api akhirnya berhasil dilokalisir dan dipadamkan total.

Usai melakukan pendinginan dan memastikan area aman dari potensi api susulan, tim Inafis dan aparat kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara. Saat penyisiran di dalam bangunan yang hangus inilah ditemukan jasad korban, balita berusia empat tahun yang diperkirakan terjebak saat berusaha menyelamatkan diri. Keluarga korban tak kuasa menahan tangis histeris saat mengetahui anggota keluarga termuda mereka tak dapat diselamatkan.

Jenazah korban langsung dievakuasi menuju kamar jenazah rumah sakit terdekat untuk proses identifikasi lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, tim kepolisian masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan menginvestigasi penyebab pasti munculnya api. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik, namun pihak berwenang belum memberikan pernyataan final karena proses investigasi masih berjalan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Editor Politik. Editor ringkasan kebijakan dan pemilu.

Comments (0)

User