Oct 10, 2026
Olahraga

Bezzecchi Pimpin FP1 MotoGP Mandalika 2026, Ungguli Marquez

Marco Bezzecchi memulai akhir pekan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dengan pernyataan tegas. Pembalap Aprilia itu menutup sesi latihan bebas pertama (FP1) di Sirkuit Mandalika, Jumat (9/10), se...

Bezzecchi Pimpin FP1 MotoGP Mandalika 2026, Ungguli Marquez

Marco Bezzecchi memulai akhir pekan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dengan pernyataan tegas. Pembalap Aprilia itu menutup sesi latihan bebas pertama (FP1) di Sirkuit Mandalika, Jumat (9/10), sebagai yang tercepat, mengungguli Marc Marquez yang harus puas di posisi kedua. Sesi yang berlangsung dalam kondisi lintasan panas khas Lombok ini langsung menyajikan duel ketat sejak menit-menit awal.

Dominasi Bezzecchi Sejak Awal Sesi

Begitu pit lane dibuka, para pembalap langsung tumpah ke aspal Mandalika yang terkenal licin dan bergelombang. Bezzecchi, yang menunggangi RS-GP dengan formasi aerodinamika baru, tampil agresif sejak lap pertama. Menit ke-12, ia sudah mencatatkan waktu di bawah 1 menit 31 detik, sinyal awal bahwa pace-nya serius. Namun, Marquez tak tinggal diam. Juara dunia delapan kali itu sempat mengambil alih puncak klasemen sementara pada menit ke-18 dengan selisih tipis 0,048 detik.

Balapan waktu antara keduanya berlanjut hingga sepuluh menit terakhir. Bezzecchi kemudian melepaskan tendangan waktu terbaiknya di menit ke-34, membukukan 1:30,712 — catatan yang akhirnya tak terkejar oleh siapa pun, termasuk Marquez. Pembalap Spanyol itu finis kedua dengan gap 0,087 detik, sedangkan posisi ketiga diisi oleh pembalap muda yang mencuri perhatian dengan konsistensi luar biasa di sektor ketiga.

Analisis Statistik dan Performa Motor

Data tim menunjukkan Bezzecchi unggul di hampir semua sektor, terutama tikungan cepat 11 dan 12 yang menjadi ciri khas Mandalika. Kecepatan tertingginya menyentuh 317,6 km/jam, sedikit lebih tinggi dari Marquez yang mencatat 316,8 km/jam. Yang lebih menarik, Bezzecchi mencatatkan 14 lap dengan konsistensi di bawah 1:31, sementara Marquez hanya sembilan lap. Ini menunjukkan paket motor Aprilia sudah menemukan settingan elektronik yang pas untuk karakter trek 4,3 km tersebut.

Dari sisi ban, mayoritas pembalap memilih kompon medium di depan dan belakang untuk sesi ini. Suhu aspal yang menyentuh 52 derajat Celsius membuat degradasi ban belakang menjadi faktor krusial. Bezzecchi terlihat mampu menjaga grip belakang lebih baik di fase keluar tikungan, terbukti dari waktu sektor terakhirnya yang rata-rata 0,1 detik lebih cepat dibanding Marquez.

“Kami bekerja keras sejak tes pramusim. Trek ini selalu menantang, tapi feeling dengan motor hari ini luar biasa. Masih FP1, tapi ini modal bagus,” ujar Bezzecchi usai sesi.

Sementara itu, Marquez mengakui masih ada pekerjaan rumah pada setelan suspensi depan. "Kami kehilangan sedikit cengkeraman di tikungan kanan. Tapi kami tahu arah pengembangannya," katanya singkat.

Persaingan Ketat di Belakang dan Catatan Penting

Di belakang dua nama teratas, persaingan tak kalah sengit. Posisi ketiga hingga keenam hanya terpaut 0,2 detik, menandakan level kompetisi musim ini sangat rapat. Ada pula insiden kecil di menit ke-27 ketika seorang pembalap melakukan offside track alias melebar ke area run-off di tikungan 10, namunia bisa melanjutkan tanpa kerusakan berarti. Tak ada bendera kuning panjang, apalagi merah, sepanjang 45 menit sesi.

Beberapa pembalap tim pabrikan lain memilih fokus pada evaluasi ban belakang keras, sehingga catatan waktunya tidak terlalu representatif. Namun, sinyal dari FP1 ini jelas: Bezzecchi dan Aprilia datang ke Mandalika bukan sekadar pelengkap. Dengan top speed dan konsistensi yang ditunjukkan, mereka berpotensi mengacak prediksi di sesi kualifikasi nanti.

Yang juga patut dicatat, tidak ada satu pun pembalap yang mampu menembus batas 1:30,5 di sesi ini. Artinya, kondisi lintasan masih bisa membaik saat suhu turun di FP2. Jika Bezzecchi mampu mempertahankan ritme dan Marquez memperbaiki sektor dua, duel memperebutkan pole position diprediksi berlangsung sengit hingga detik terakhir.

FP1 baru pembuka. Tapi bagi tifosi yang memadati area Sirkuit Mandalika, pertarungan Bezzecchi versus Marquez sudah cukup memberi gambaran bahwa akhir pekan ini akan panas — bukan hanya karena cuaca, tapi juga karena persaingan di atas aspal.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User