Basarnas Banten Perpanjang Pencarian Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Tim Search and Rescue (SAR) gabungan mengonfirmasi perpanjangan masa operasi pencarian terhadap 5 jurnalis yang dilaporkan hilang saat melakukan tugas peli

Sep 14, 2026 - 19:55
0 0
Basarnas Banten Perpanjang Pencarian Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Tim Search and Rescue (SAR) gabungan mengonfirmasi perpanjangan masa operasi pencarian terhadap 5 jurnalis yang dilaporkan hilang saat melakukan tugas peliputan di perairan Selat Sunda. Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten, Al Amrad, menyatakan bahwa pencarian resmi diperpanjang selama 3 hari ke depan setelah masa pencarian standar selama kurun waktu tujuh hari belum membuahkan hasil maksimal.

Keputusan perpanjangan ini diambil setelah melakukan evaluasi menyeluruh bersama instansi terkait, termasuk Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud), TNI Angkatan Laut, serta komunitas nelayan setempat. Adanya indikasi dan temuan barang-barang yang diduga milik armada perahu yang ditumpangi awak media menjadi alasan kuat di balik perpanjangan waktu operasi SAR di wilayah perairan yang dikenal memiliki arus kuat tersebut.

Kronologi Kejadian dan Perkembangan Operasi Pencarian

Peristiwa hilangnya para insan pers ini bermula ketika rombongan melakukan penyeberangan guna mengumpulkan bahan berita investigasi maritim. Berikut adalah lini masa perkembangan operasi pencarian di lapangan:

  1. Hari Ke-1: Keberangkatan perahu motor rombongan jurnalis dari pesisir Banten menuju titik lokasi peliputan. Kontak terakhir tercatat pada sore hari sebelum cuaca ekstrem dan gelombang tinggi melanda Selat Sunda.
  2. Hari Ke-3: Tim SAR menemukan serpihan kayu perahu dan beberapa barang pribadi yang terverifikasi milik korban di sekitar perairan barat Pulau Sangiang.
  3. Hari Ke-7: Masa pencarian reguler berakhir sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Dilakukan rapat koordinasi darurat yang menghasilkan keputusan ekstensi operasi.
  4. Hari Ke-8 (Perpanjangan): Penyebaran armada difokuskan pada perluasan radius pencarian mengikut arah pola pergerakan arus laut terkini.

Analisis Tantangan Geografis dan Dinamika Arus Selat Sunda

Selat Sunda merupakan koridor maritim dengan karakteristik hidrodinamika yang sangat kompleks. Pertemuan arus dari Laut Jawa dan Samudra Hindia sering kali menciptakan pusaran air serta perubahan cuaca spontan. Data meteorologi menunjukkan kecepatan arus permukaan saat kejadian mencapai 3 hingga 4,5 knot, yang secara teknis mampu menyapu objek terapung hingga puluhan mil laut dari titik lokasi kejadian awal (Last Known Position).

"Kami mengidentifikasi adanya pergeseran sektor penyisiran ke arah barat daya mengikuti pergerakan pola arus dominan. Oleh sebab itu, dalam masa perpanjangan 3 hari ini, fokus pencarian kita perluas hingga radius 35 mil laut," ujar Al Amrad dalam keterangannya kepada pers.

Untuk mengoptimalkan upaya pencarian, Basarnas menyusun skema alokasi sumber daya yang lebih intensif pada fase perpanjangan ini dibandingkan dengan fase awal operasi.

Parameter Operasi SAR Fase Reguler (Hari 1-7) Fase Perpanjangan (Hari 8-10)
Radius Sektor Pencarian 15–20 Mil Laut 35 Mil Laut
Alokasi Armada Kapal 3 Unit Rigid Inflatable Boat (RIB) 5 Unit Kapal Patroli & RIB Gabungan
Personel Dikerahkan 40 Personel Tim SAR 65 Personel Gabungan (TNI/Polri/SAR)
Teknologi Pelacak Pengamatan Visual & Radar Standar Drone Thermal & Aqua Eye (Sonar)

Prospek Evakuasi dan Protokol Keselamatan Media

Operasi tambahan ini diharapkan dapat memberikan titik terang atas keberadaan 5 jurnalis tersebut. Pihak keluarga korban dan organisasi profesi wartawan terus memantau perkembangan terkini di Posko SAR Utama Pelabuhan Merak. Kasus ini juga memicu sorotan mengenai krusialnya penerapan standar keselamatan kerja (K3) bagi awak media yang bertugas di medan berisiko tinggi seperti wilayah perairan ekstrem.

Penanganan operasi pencarian di area laut terbuka memerlukan integrasi data cuaca real-time serta ketangguhan armada untuk memaksimalkan peluang evakuasi korban.

Basarnas Banten memastikan seluruh unsur yang terlibat akan bekerja maksimal memanfaatkan tambahan waktu tiga hari ini dengan memprioritaskan pemetaan area pantai, pulau-pulau kecil di sekitar Selat Sunda, serta jalur pelayaran komersial.

Kepala Basarnas Banten Al Amrad mengonfirmasi perpanjangan operasi SAR selama 3 hari ke depan. Tim gabungan mengintensifkan pencarian hingga radius 35 mil laut dengan armada tambahan dan teknologi canggih. Baca analisis selengkapnya di Beritainti.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User