Barcelona ke Semifinal, Araujo Cetak Gol Penentu Kemenangan
Albacete, 4 Februari 2026 — Barcelona mengamankan tiket ke semifinal Copa del Rey usai menaklukkan Albacete dengan skor 2-0 di Estadio Carlos Belmonte, Rabu dini hari WIB. Dua gol Blaugrana masing-m...
Albacete, 4 Februari 2026 — Barcelona mengamankan tiket ke semifinal Copa del Rey usai menaklukkan Albacete dengan skor 2-0 di Estadio Carlos Belmonte, Rabu dini hari WIB. Dua gol Blaugrana masing-masing lahir pada babak pertama dan kedua, memastikan tim asuhan Hansi Flick melangkah mulus di fase knockout musim ini.
Babak Pertama: Dominasi dan Gol Cepat
Sejak peluit dibunyikan, Barcelona langsung mengambil inisiatif serangan. Formasi 4-3-3 dengan trio Gavi, Fermin Lopez, dan Robert Lewandowski di lini depan terus menekan pertahanan Albacete. Menit ke-11, peluang pertama datang lewat tembakan mendatar Fermin yang masih bisa ditepis kiper Albacete, Jose Carlos. Barcelona mencatat penguasaan bola mencapai 68% sepanjang 45 menit awal, dengan 4 dari 7 tembakan mengarah tepat ke gawang.
Gol yang dinanti akhirnya tiba pada menit ke-23. Umpan terobosan ciamik Gavi dari sisi kiri berhasil disambut Robert Lewandowski dengan sentuhan satu kali yang mengecoh bek lawan. Striker asal Polandia itu kemudian melepaskan tendangan mendatar ke tiang dekat, tanpa bisa dijangkau Jose Carlos. Skor berubah 0-1. Albacete mencoba bangkit melalui serangan balik cepat yang mengandalkan kecepatan Alberto Gil, tetapi dua peluang emas mereka di menit ke-34 dan 41 berhasil dimentahkan oleh kiper Barcelona, Wojciech Szczesny, yang tampil solid sepanjang babak pertama.
Babak Kedua: Kartu Merah dan Gol Araujo
Memasuki babak kedua, Albacete tampil lebih agresif. Pelatih Javier Calleja memasukkan gelandang serang Alex Moreno untuk menambah daya gedor. Namun, strategi itu buyar setelah insiden di menit ke-55. Bek tengah Albacete, Alvaro Varela, menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran keras terhadap Gavi di luar kotak penalti. Wasit Pablo Gonzalez tanpa ragu mengeluarkan kartu merah, memaksa tuan rumah bermain dengan 10 orang. Tinjauan VAR singkat mengonfirmasi keputusan tersebut.
Keunggulan jumlah pemain dimaksimalkan Barcelona. Flick menarik keluar Fermin dan memasukkan Joao Felix pada menit ke-61 untuk menambah kreativitas di sepertiga akhir lapangan. Hasilnya langsung terlihat. Menit ke-67, dari situasi sepak pojok yang dieksekusi Joao Felix, bola melambung ke tiang jauh. Ronald Araujo yang berdiri bebas melompat tinggi dan menyundul bola dengan keras ke sudut kiri gawang. Jose Carlos hanya terpaku, skor menjadi 0-2.
Gol itu sontak disambut selebrasi emosional Araujo di depan suporter Barcelona yang hadir. Bagi bek asal Uruguay itu, ini adalah gol kelimanya di seluruh kompetisi musim ini, sekaligus menegaskan peran vitalnya sebagai pemimpin lini belakang sekaligus ancaman di situasi bola mati. Statistik mencatat, Araujo memenangi 5 duel udara dan melakukan 3 sapuan penting sepanjang laga, menunjukkan kontribusi dua arah yang dominan.
Setelah gol kedua, tempo permainan menurun. Barcelona lebih memilih mengontrol penguasaan bola, sementara Albacete hanya mampu menciptakan satu tembakan tepat sasaran sepanjang 30 menit terakhir. Hingga peluit akhir, tidak ada lagi perubahan skor. Keseluruhan laga, Barcelona mencatat 62% penguasaan bola, 8 tembakan tepat sasaran dari total 14 percobaan, sementara Albacete hanya mencatat 2 tembakan akurat dari 6 peluang.
Analisis: Pertahanan dan Efisiensi Kunci Kemenangan
Barcelona di bawah Flick musim ini dikenal dengan transisi cepat dan soliditas di lini belakang. Laga melawan Albacete mempertegas identitas itu. Dua bek sayap, Alejandro Balde dan Jules Kounde, aktif naik membantu serangan sekaligus disiplin saat kehilangan bola. Di lini tengah, duet Pedri dan Frenkie de Jong mengatur ritme dengan total 187 operan sukses dan akurasi 91%.
Faktor krusial lainnya adalah keberhasilan Barcelona dalam mengeksploitasi bola mati. Selain gol dari situasi sepak pojok, mereka menciptakan dua peluang tambahan melalui skema serupa yang nyaris berbuah gol. Koordinator bola mati tim, asisten pelatih Ze Roberto, tampak merayakan gol Araujo dengan antusias di bangku cadangan.
Dari sisi Albacete, bermain dengan 10 orang sejak menit ke-55 jelas menghancurkan rencana taktis Calleja. Sebelum kartu merah, mereka cukup disiplin dalam pressing tinggi dan sesekali merepotkan lini belakang Barcelona. Namun, ketiadaan Varela membuat gap besar di pertahanan yang tidak mampu ditutup oleh para pemain pengganti.
Kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor clean sheet Barcelona di ajang Copa del Rey musim ini, dengan Szczesny mencatat penyelamatan krusial pada babak pertama. Kiper Polandia itu tampil percaya diri, mengoleksi 3 penyelamatan dan distribusi bola akurat 86%.
“Kami tampil sangat profesional malam ini. Gol cepat membantu, tapi saya paling senang dengan disiplin tim saat lawan menekan. Araujo menunjukkan kualitasnya tidak hanya di pertahanan. Ini momentum bagus sebelum semifinal,” ujar Hansi Flick seusai pertandingan.
Barcelona kini menunggu pemenang laga antara Atletico Madrid dan Real Sociedad di semifinal yang akan digelar bulan depan. Dengan performa seperti dini hari tadi, Flick dan pasukannya layak disebut sebagai salah satu kandidat kuat juara kompetisi musim ini.
Comments (0)