AS Sesalkan Sikap Italia, Kunjungan Resmi Batal di Tengah Keretakan Trump-Meloni
Manama — Pemerintah Amerika Serikat menyampaikan kekecewaan atas keputusan Italia yang secara tiba-tiba membatalkan kunjungan resmi, menyusul hubungan yang kian renggang antara Presiden Donald Tr
Manama — Pemerintah Amerika Serikat menyampaikan kekecewaan atas keputusan Italia yang secara tiba-tiba membatalkan kunjungan resmi, menyusul hubungan yang kian renggang antara Presiden Donald Trump dan Perdana Menteri Giorgia Meloni. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio secara terbuka menyebut insiden ini sebagai hal yang patut disayangkan.
"Sangat disayangkan acara seperti itu harus terganggu," ujar Rubio kepada wartawan di sela kunjungannya ke Bahrain, seperti dilaporkan media kami dari Manama, Kamis (25/6/2026).
Keretakan antara dua pemimpin ini bermula dari pernyataan kontroversial Presiden Trump yang menuduh Perdana Menteri Meloni berulang kali berupaya keras mengambil foto bersamanya dalam berbagai kesempatan. Tuduhan tersebut sontak memicu gelombang kemarahan di kalangan pejabat Roma. Pihak Italia menilai komentar Trump tidak pantas dan merendahkan posisi kepala pemerintahan yang merupakan sekutu dekat dalam berbagai isu strategis.
Menurut informasi yang dihimpun oleh media kami, pernyataan Trump tersebut disampaikan secara informal namun dengan cepat menyebar dan menjadi sorotan media internasional. Tak butuh waktu lama, pemerintah Italia langsung bereaksi keras. Menteri Luar Negeri Italia kemudian membatalkan rencana perjalanan diplomatiknya ke Washington yang seharusnya membahas sejumlah agenda penting, termasuk kerja sama ekonomi dan isu keamanan kawasan.
"Pembatalan ini jelas menunjukkan bahwa hubungan personal antar pemimpin dapat berdampak langsung pada dinamika diplomasi bilateral," ujar seorang analis politik yang enggan disebutkan identitasnya.
Pembatalan kunjungan ini menjadi sinyal memburuknya komunikasi antara Washington dan Roma, yang selama ini dikenal memiliki hubungan historis cukup kokoh. Italia merupakan salah satu anggota NATO dan mitra penting AS di kawasan Mediterania. Para pengamat menilai bahwa perselisihan semacam ini dapat melemahkan koordinasi kedua negara dalam menghadapi tantangan global, termasuk krisis energi, konflik Timur Tengah, dan persaingan geopolitik dengan kekuatan besar lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Kedutaan Besar Italia di Washington maupun pernyataan langsung dari Perdana Menteri Meloni. Namun demikian, sejumlah anggota parlemen Italia telah menyuarakan dukungan terhadap langkah tegas yang diambil pemerintah mereka. Mereka berpendapat bahwa menjaga martabat nasional harus menjadi prioritas, meskipun harus mengorbankan agenda pertemuan bilateral yang sudah direncanakan.
Di sisi lain, Menteri Rubio menekankan bahwa ia tetap berharap komunikasi dengan Italia dapat segera pulih. Ia menegaskan bahwa hubungan AS dengan Italia jauh melampaui dinamika personal antara dua pemimpin. "Kami memiliki kepentingan bersama yang besar, dan saya yakin kita akan melewati ini," tambahnya.
Sementara itu, hubungan transatlantik secara umum berada dalam fase yang cukup rapuh di bawah kepemimpinan Trump. Beberapa sekutu Eropa lainnya juga dilaporkan meninjau kembali pola interaksi diplomatik mereka dengan Washington, seiring dengan kebijakan luar negeri AS yang kerap dianggap sulit ditebak. Laporan media kami sebelumnya menyebutkan bahwa ketegangan serupa juga mulai terlihat dalam komunikasi AS dengan Prancis dan Jerman, meskipun belum sampai pada tahap pembatalan kunjungan resmi.
Comments (0)