Araujo Pahlawan Barcelona di Albacete, Tiket Semifinal Direbut
Estadio Carlos Belmonte menjadi saksi ketangguhan mental FC Barcelona saat menundukkan Albacete dengan skor 3-1 di perempat final Copa del Rey, Rabu (4/2/2026) dini hari WIB. Ronald Araujo menjadi akt...
Estadio Carlos Belmonte menjadi saksi ketangguhan mental FC Barcelona saat menundukkan Albacete dengan skor 3-1 di perempat final Copa del Rey, Rabu (4/2/2026) dini hari WIB. Ronald Araujo menjadi aktor utama kemenangan setelah golnya di menit ke-67 membalikkan momentum pertandingan yang sempat diwarnai kejutan tuan rumah. Dengan hasil ini, Blaugrana memastikan satu tempat di babak semifinal.
Babak Pertama: Dominasi yang Terhukum Lewat Penalti
Sejak peluit awal dibunyikan wasit, Barcelona langsung mengambil inisiatif serangan. Formasi 4-3-3 racikan Xavi Hernandez mengurung pertahanan Albacete yang memilih pakem 4-4-2 bertahan. Hasilnya, tidak sampai 15 menit, papan skor berubah. Menit ke-15, Pedri melepaskan umpan terobosan akurat ke kotak penalti. Robert Lewandowski, dengan ketenangan khasnya, mengontrol bola dan melepaskan tembakan mendatar yang tidak mampu dijangkau kiper Albacete, Diego Conde. Skor 1-0 untuk tim tamu.
Sepanjang babak pertama, Barcelona mencatatkan penguasaan bola 67% dengan 5 tembakan tepat sasaran dari 11 percobaan. Sebaliknya, Albacete hanya mampu melepaskan dua tembakan, namun satu di antaranya berakibat fatal. Menjelang turun minum, tepatnya menit 45+1, sebuah insiden di kotak terlarang terjadi. Jules Kounde dinilai melakukan handball setelah bola mengenai tangannya saat berusaha menghalau umpan silang. Wasit menunjuk titik putih setelah peninjauan VAR. Gelandang serang Albacete, Maikel Mesa, maju sebagai eksekutor dan dengan dingin menaklukkan Marc-André ter Stegen. Kedudukan imbang 1-1 bertahan hingga jeda.
Babak Kedua: Araujo Naik, Barcelona Menggila
Memasuki babak kedua, Xavi melakukan penyesuaian taktik dengan memerintahkan full-back naik lebih agresif. Dampaknya langsung terasa. Di menit ke-55, João Félix nyaris membawa Barcelona unggul andai tendangan melengkungnya tidak membentur mistar gawang. Tekanan beruntun akhirnya berbuah manis.
Menit ke-67, umpan corner dari sisi kanan dieksekusi Raphinha dengan presisi tinggi. Bola melambung ke tengah kotak penalti. Dari kerumunan pemain, Ronald Araujo melompat paling tinggi dan menyundul bola dengan keras ke sudut atas gawang. Gol! Skor berubah menjadi 2-1. Ini merupakan gol ketiga Araujo musim ini di semua kompetisi, menegaskan reputasinya sebagai bek yang juga tajam di kotak penalti lawan.
Barcelona tidak berhenti. Menit ke-84, Ferran Torres yang baru masuk menggantikan Lewandowski menggandakan keunggulan. Menerima operan tarik dari Alejandro Balde di sisi kiri, Torres melepaskan tendangan first-time yang mengoyak jala gawang untuk ketiga kalinya. Skor akhir 3-1 untuk kemenangan telak Barcelona.
Statistik dan Analisis Pemain
Secara keseluruhan, Barcelona mendominasi jalannya laga dengan penguasaan bola 68% dan melepaskan total 18 tembakan (8 tepat sasaran). Albacete hanya mencatatkan 7 tembakan (3 tepat sasaran). Pertahanan Blaugrana yang dipimpin Araujo juga solid dengan 12 intersepsi dan memenangi 70% duel udara.
Dari sisi individu, Ronald Araujo layak menyandang pemain terbaik dengan catatan 1 gol, 5 sapuan, 3 intersepsi, dan 2 blok tembakan. Raphinha, selain assist untuk gol Araujo, menciptakan 4 peluang kunci sepanjang 90 menit. Sementara itu, Pedri menjadi motor serangan dengan 92% akurasi operan dan satu assist.
Disiplin pemain patut dicatat. Wasit mengeluarkan tiga kartu kuning, dua untuk pemain Albacete (Riki Rodriguez menit 34, Carlos Isaac menit 72) dan satu untuk Barcelona (Franck Kessié menit 81). Tidak ada kartu merah maupun kontroversi offside signifikan yang mengganggu ritme pertandingan.
"Kami tahu pertandingan ini tidak akan mudah. Albacete bertahan dengan baik dan sempat menyulitkan lewat penalti itu. Tapi saya bangga dengan reaksi para pemain, terutama Ronald. Dia bukan hanya pemimpin di lini belakang, tapi juga ancaman nyata pada situasi bola mati," ujar Xavi Hernandez dalam konferensi pers usai laga.
Dengan tiket semifinal di tangan, Barcelona kini menanti undian lawan selanjutnya. Satu hal yang pasti: mentalitas dan ketajaman dari lini kedua seperti yang ditunjukkan Araujo bisa menjadi diferensiator kunci dalam perburuan gelar Copa del Rey musim ini.
Comments (0)