Alasan Purbaya Turun Gunung ke China

Beritainti.com, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan kunjungan kerja langsung ke China dalam rangkaian agenda yang dinilai strategis bagi kepentingan pembiayaan nasional. Sal

Jul 08, 2026 - 00:47
0 1
Alasan Purbaya Turun Gunung ke China

Beritainti.com, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan kunjungan kerja langsung ke China dalam rangkaian agenda yang dinilai strategis bagi kepentingan pembiayaan nasional. Salah satu kegiatan utamanya adalah pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan Republik Rakyat Tiongkok, Lan Fo'an, yang berlangsung di kantor Kementerian Keuangan Tiongkok di Beijing. Berdasarkan laporan yang diterima media kami, Rabu (17/6/2026), Purbaya menegaskan bahwa lawatan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat akses pembiayaan pembangunan, memperluas basis investor, serta memperdalam kemitraan ekonomi dengan negara-negara mitra strategis.

Pertemuan ini dilakukan di tengah dinamika ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian. Tekanan geopolitik, pengetatan likuiditas global, hingga pelambatan ekonomi di sejumlah negara maju membuat Indonesia harus proaktif menjaga ketahanan fiskal. Purbaya melihat potensi kolaborasi dengan China sebagai langkah antisipatif agar Indonesia memiliki alternatif pendanaan yang berkelanjutan untuk proyek-proyek infrastruktur, transisi energi, dan digitalisasi. “Indonesia tidak menunggu. Kami bergerak lebih awal dengan membangun fondasi pembiayaan yang kuat dan berkelanjutan agar pembangunan dapat terus berjalan di tengah berbagai tantangan global,” ujar Purbaya dalam keterangan tertulis yang dikutip Beritainti.com.

Memperdalam Kemitraan dan Diversifikasi Sumber Pembiayaan

Dalam pembicaraan tertutup itu, kedua menteri keuangan disebut membahas peluang peningkatan kerja sama di sektor keuangan, termasuk potensi penerbitan instrumen utang dalam mata uang yuan, perluasan skema bilateral swap line, hingga investasi langsung pada proyek-proyek yang selaras dengan prioritas nasional. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah mendiversifikasi sumber pembiayaan agar tidak bergantung pada pasar tunggal.

Kunjungan Purbaya juga tidak terlepas dari posisi China sebagai mitra dagang terbesar dan salah satu investor utama di Indonesia. Dengan mengapitalisasi kedekatan hubungan kedua negara, diharapkan aliran modal dari Negeri Tirai Bambu dapat semakin stabil dan memberikan efek pengganda (multiplier effect) bagi pemulihan ekonomi domestik. Pihak Kementerian Keuangan menyebutkan bahwa Indonesia terbuka terhadap kerja sama yang saling menguntungkan dan dalam koridor kepentingan nasional. Kunjungan kerja ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak bersikap reaktif, melainkan sudah membangun fondasi sejak dini agar pembangunan berjalan tanpa terhambat guncangan eksternal. Laporan Beritainti.com mengonfirmasi bahwa serangkaian pertemuan lanjutan antara tim teknis kedua negara akan segera ditindaklanjuti untuk merealisasikan butir-butir kesepakatan yang telah dibahas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Editor Politik. Editor ringkasan kebijakan dan pemilu.

Comments (0)

User