ACON Timber Kaji Ulang Rencana Investasi Akibat Lonjakan Biaya Logistik

POSADAS — Manajemen ACON Timber, perusahaan penggergajian kayu (sawmill) terbesar dan paling modern di Argentina yang didukung konsorsium modal Belgia dan

Sep 16, 2026 - 01:06
0 1
ACON Timber Kaji Ulang Rencana Investasi Akibat Lonjakan Biaya Logistik

POSADAS — Manajemen ACON Timber, perusahaan penggergajian kayu (sawmill) terbesar dan paling modern di Argentina yang didukung konsorsium modal Belgia dan Austria, secara terbuka menyatakan potensi penundaan ekspansi tahap kedua proyek mereka. Tingginya beban biaya logistik dan transportasi domestik dinilai telah menggerus margin keuntungan hingga ke level yang membuat kelangsungan bisnis menjadi tidak kompetitif di pasar global.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden ACON Timber, Nicolás Crisp, di tengah gelombang penurunan penjualan, anjloknya profitabilitas, serta ancaman penutupan operasional yang tengah menghantui industri kehutanan dan perkayuan regional.

“Proses ini memakan biaya jauh lebih besar daripada perkiraan awal kami. Kondisi biaya saat ini membuat bisnis sangat sulit dipertahankan,” tegas Crisp saat menyoroti kendala struktural yang dihadapi perusahaannya.

Kronologi dan Realisasi Investasi Megaproyek

Krisis daya saing ini mengejutkan pelaku pasar, mengingat ACON Timber merupakan proyek greenfield terbesar di sektor industri kayu Argentina sepanjang abad ini. Berikut adalah linimasa perjalanan proyek tersebut:

  1. Tahap Pembangunan dan Peluncuran (April 2024): Perusahaan resmi mengoperasikan pabrik pengolahan kayu ultra-modern di Gobernador Virasoro, Provinsi Corrientes, dengan realisasi investasi awal mencapai US$ 130 juta dan kapasitas produksi terpasang sebesar 700.000 meter kubik per tahun.
  2. Evaluasi Pasar dan Masalah Beban Operasional: Memasuki masa operasional penuh, beban logistik darat menuju pelabuhan ekspor dan inefisiensi jalur sungai mulai membebani struktur biaya riil secara signifikan.
  3. Penangguhan Rencana Ekspansi: Akibat ketidakpastian profitabilitas, manajemen memutuskan untuk meninjau kembali dan berpotensi menunda peluncuran fase kedua investasi yang awalnya ditargetkan memperluas kapasitas ekspor.

Ancaman Sistemik bagi Rantai Pasok Regional

Sebelumnya, para pelaku usaha mengantisipasi bahwa pergeseran regulasi dan keterbatasan adopsi teknologi hanya akan menyingkirkan usaha kecil dan menengah (UKM). Namun, sinyal bahaya dari entitas raksasa bermodal multinasional seperti ACON Timber mengonfirmasi bahwa krisis ini telah bergeser menjadi persoalan sistemik rantai pasok.

Beberapa faktor utama yang menekan kinerja industri perkayuan meliputi:

  • Biaya Pengapalan dan Angkutan Domestik: Tarif transportasi darat di Argentina jauh melampaui rata-rata regional Amerika Latin.
  • Keterbatasan Regulasi Jalur Sungai (Fluvial): Lambatnya deregulasi operasional transportasi tongkang sungai menghambat alternatif rute logistik murah menuju pelabuhan samudra.
  • Penurunan Permintaan Global: Penyesuaian harga komoditas kayu internasional menuntut efisiensi biaya yang jauh lebih ketat dari produsen lokal.

Desakan Deregulasi Jalur Transportasi Sungai

Guna memulihkan kelayakan ekonomi sektor kehutanan, Crisp mendesak otoritas terkait untuk segera mempercepat deregulasi sektor logistik fluvial. Menurut analisis manajemen, pemanfaatan transportasi jalur air yang efisien merupakan satu-satunya jalan keluar untuk memangkas biaya per ton/kilometer sehingga produk ekspor Argentina mampu bersaing dengan produsen dari Brasil dan Cile.

Tanpa adanya reformasi logistik yang konkret, komitmen modal asing di sektor riil dikhawatirkan akan terhenti, yang pada akhirnya berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja di kawasan Misiones dan Corrientes.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User