Ziarah Kapolri ke Makam 3 Presiden RI Jelang Hari Bhayangkara

Jakarta - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar serangkaian ziarah ke makam para Presiden Republik Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangk

Jul 08, 2026 - 05:55
0 1
Ziarah Kapolri ke Makam 3 Presiden RI Jelang Hari Bhayangkara

Jakarta - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar serangkaian ziarah ke makam para Presiden Republik Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penghormatan dan refleksi nilai-nilai perjuangan para pendiri dan tokoh bangsa dalam menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, Sabtu (20/6/2026), makam pertama yang dituju Kapolri adalah tempat peristirahatan terakhir Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur. Makam sang guru bangsa tersebut berada di area Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Rombongan Kapolri tiba di lokasi sekitar pukul 10.40 WIB, diiringi lantunan selawat hadroh yang menggema di kompleks pemakaman, menciptakan suasana khidmat dan penuh haru.

Ziarah ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan ikhtiar untuk meresapi kembali keteladanan para pemimpin bangsa. Nilai-nilai pluralisme, kemanusiaan, dan kebangsaan yang diwariskan menjadi pedoman bagi institusi Bhayangkara dalam mengayomi masyarakat.

Setibanya di lokasi, Kapolri bersama rombongan disambut hangat oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Machfudz atau yang kerap disapa Gus Kikin. Pertemuan tersebut berlangsung dalam nuansa kekeluargaan yang erat, mencerminkan hubungan harmonis antara ulama dan aparat keamanan negara.

Kegiatan ziarah ini tidak hanya terfokus pada makam Gus Dur. Rombongan Kapolri dijadwalkan melanjutkan perjalanan spiritual ke makam Presiden pertama RI, Soekarno, serta Presiden kedua, Soeharto. Ketiga tokoh ini dinilai memiliki kontribusi fundamental dalam membangun fondasi negara, termasuk di dalamnya peletakan dasar keamanan dan ketertiban masyarakat yang menjadi napas Korps Bhayangkara.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 mengusung tema besar terkait kedekatan polisi dengan rakyat. Ziarah ke makam para presiden dimaknai sebagai momentum introspeksi internal bagi seluruh jajaran Polri untuk terus meneladani semangat pengabdian tanpa pamrih para pemimpin bangsa. Selain berziarah, Kapolri juga menyempatkan diri berdiskusi singkat dengan pengasuh pondok pesantren mengenai situasi keamanan dan kondusivitas di wilayah Jombang serta sekitarnya.

Kehadiran Kapolri di lingkungan pesantren juga menjadi sinyal positif tentang pentingnya sinergi antara institusi kepolisian dengan tokoh-tokoh agama dan masyarakat sipil. Dengan berkunjung ke Tebuireng, Polri tidak hanya menunjukkan rasa hormat kepada figur almarhum Gus Dur yang dikenal sebagai ikon toleransi, tetapi juga mempertegas komitmen dalam menjaga kebinekaan sebagai kekuatan bangsa.

Agenda ziarah ini diharapkan dapat memperkuat kembali semangat personel Bhayangkara di seluruh Indonesia. Menjelang puncak peringatan pada 1 Juli mendatang, Polri terus menggencarkan berbagai kegiatan sosial dan spiritual yang bertujuan mendekatkan institusi dengan masyarakat, menjadikan perbedaan sebagai perekat, serta melanjutkan cita-cita para presiden pendahulu dalam membangun Indonesia yang aman dan damai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Editor Politik. Editor ringkasan kebijakan dan pemilu.

Comments (0)

User