Zakiyuddin Harahap Dorong HKTI Perkuat Sektor Pertanian Sumatera Utara

MEDAN — Pemerintah Kota Medan menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi kemasyarakatan agraris dalam menjaga stabilitas pasokan pangan daerah. Wakil Wal

Sep 10, 2026 - 07:43
0 0
Zakiyuddin Harahap Dorong HKTI Perkuat Sektor Pertanian Sumatera Utara

MEDAN — Pemerintah Kota Medan menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi kemasyarakatan agraris dalam menjaga stabilitas pasokan pangan daerah. Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, secara terbuka mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) untuk memposisikan diri sebagai garda terdepan dalam modernisasi pertanian dan peningkatan taraf hidup para petani di seluruh pelosok Sumatera Utara.

Pernyataan strategis tersebut disampaikan saat Zakiyuddin menghadiri agenda Musyawarah Daerah (Musda) sekaligus Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HKTI se-Sumatera Utara untuk masa bakti 2026–2031. Acara yang mempertemukan para pengurus wilayah dan pemangku kepentingan sektor pertanian ini berlangsung khidmat di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan.

Dinamika Kronologis Pelantikan dan Penguatan Kelembagaan

Prosesi pengukuhan struktur kepengurusan HKTI tingkat kabupaten/kota di Sumatera Utara menjadi tonggak penting dalam merumuskan arah kebijakan ketahanan pangan regional selama lima tahun ke depan. Berikut adalah tahapan agenda konsolidasi tersebut:

  1. Sesi Pembukaan dan Pleno Musda: Forum memetakan tantangan mendasar petani lokal, mulai dari distribusi pupuk bersubsidi, fluktuasi harga komoditas pascapanen, hingga pemanfaatan teknologi agrikultur presisi.
  2. Pelantikan Serentak DPC HKTI: Jajaran pengurus dari seluruh kabupaten/kota se-Sumut resmi dilantik untuk periode 2026–2031 guna memastikan regenerasi kepemimpinan organisasi berjalan efektif hingga tingkat akar rumput.
  3. Penyampaian Pokok Pikiran Pemko Medan: Zakiyuddin Harahap memaparkan pentingnya sinergi hulu-hilir antara daerah produsen di pedesaan dengan Kota Medan sebagai pusat konsumsi dan distribusi utama.
"HKTI memiliki peran vital bukan sekadar sebagai wadah silaturahmi petani, melainkan sebagai motor penggerak transformasi sektor agraris. Kita memerlukan advokasi nyata yang menyentuh persoalan akses permodalan, adopsi teknologi, dan kepastian pasar agar kesejahteraan petani meningkat secara konkret," tegas Zakiyuddin dalam arahannya.

Urgensi Keterkaitan Kota-Desa dan Ketahanan Pangan

Dari sudut pandang analitis, keterlibatan aktif Pemerintah Kota Medan dalam agenda HKTI se-Sumut mencerminkan ketergantungan struktural wilayah metropolitan terhadap daerah penyangga agraris. Sebagai pusat perekonomian dengan populasi padat, Medan sangat bergantung pada kelancaran rantai pasok hortikultura dan tanaman pangan dari sentra produksi seperti Karo, Simalungun, Deli Serdang, dan Langkat.

Kerentanan inflasi daerah kerap kali dipicu oleh volatilitas harga pangan bergejolak (volatile food). Oleh sebab itu, kepengurusan baru DPC HKTI diharapkan mampu memotong rantai distribusi yang tidak efisien melalui implementasi digitalisasi logistik dan kemitraan terpadu dengan pelaku industri hilir.

  • Akselerasi Pertanian Presisi: Mendorong generasi muda tani menerapkan teknologi mekanisasi dan sensor cuaca guna memitigasi dampak perubahan iklim.
  • Akses Pembiayaan Inklusif: Memfasilitasi jembatan kerja sama antara kelompok tani (poktan) dengan perbankan melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor pertanian.
  • Penguatan Rantai Pasok Terpadu: Menjalin kemitraan pasokan langsung antara sentra produksi di daerah dengan pasar induk dan Perumda Pasar di Kota Medan.

Melalui konsolidasi terstruktur ini, HKTI di bawah kepengurusan 2026–2031 dituntut menghadirkan terobosan nyata di lapangan, sehingga profesi petani dapat bertransformasi menjadi sektor usaha yang menjanjikan, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User