Yamal Cetak Gol, Spanyol Hajar Arab Saudi 3-0 di Atlanta
Skor akhir 3-0 untuk Spanyol! La Roja membuka perjalanan mereka di Grup H Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak atas Arab Saudi di Atlanta Stadium, Senin (22/6/2026) dini hari WIB. Nama yang mencur...
Skor akhir 3-0 untuk Spanyol! La Roja membuka perjalanan mereka di Grup H Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak atas Arab Saudi di Atlanta Stadium, Senin (22/6/2026) dini hari WIB. Nama yang mencuri perhatian? Tentu saja Lamine Yamal. Winger belia itu mengemas satu gol dan satu assist dalam penampilan yang membuat seluruh stadion berdiri memberikan aplaus saat ia ditarik keluar pada menit-menit akhir pertandingan.
Babak Pertama: Dominasi Total La Roja
Pelatih Spanyol menurunkan starting XI dengan formasi 4-3-3, menempatkan Yamal di sayap kanan, Nico Williams di sisi kiri, dan Alvaro Morata sebagai ujung tombak. Arab Saudi merespons dengan formasi 5-4-1 yang jelas dirancang untuk bertahan dalam dan mengandalkan serangan balik. Namun tembok pertahanan itu akhirnya runtuh juga. Menit ke-23, Lamine Yamal menerima umpan terobosan Pedri, memotong ke dalam melewati dua bek lawan, lalu melepaskan tendangan melengkung kaki kiri yang bersarang di pojok kanan gawang. Kiper Arab Saudi hanya bisa terpaku. Gol pembuka yang mengubah skor menjadi 1-0!
Spanyol tidak menurunkan intensitas serangan. Menit ke-41, giliran Yamal yang berperan sebagai kreator. Pergerakannya menusuk di sisi kanan diakhiri umpan silang mendatar akurat yang disambar Nico Williams menjadi gol kedua. Sempat ada pemeriksaan VAR atas dugaan offside, tetapi gol dinyatakan sah oleh wasit. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum, dengan penguasaan bola Spanyol mencapai 71 persen di 45 menit pertama.
Babak Kedua: Arab Saudi Bangkit, Spanyol Menutup dengan Manis
Keluar dari ruang ganti, Arab Saudi tampil jauh lebih berani. Tim asal Asia itu mencatatkan dua shots on target beruntun lewat skema serangan balik cepat, tetapi kiper Unai Simon tampil sigap menggagalkan keduanya. Momentum tersebut tidak bertahan lama. Menit ke-78, Mikel Oyarzabal yang baru masuk sebagai pemain pengganti memanfaatkan kemelut di kotak penalti untuk mencetak gol ketiga Spanyol. Skor 3-0, pertandingan praktis berakhir lebih cepat.
Laga sempat memanas di pengujung babak kedua. Wasit mengeluarkan tiga kartu kuning — dua untuk pemain Arab Saudi dan satu untuk gelandang Spanyol, Rodri, akibat pelanggaran taktis di lini tengah. Tidak ada kartu merah, tetapi intensitas duel fisik terasa hingga peluit panjang berbunyi.
Analisis: Yamal, Sang Pembeda di Sayap Kanan
Angka tidak berbohong soal pengaruh Lamine Yamal malam ini. Satu gol, satu assist, enam dribel sukses dari delapan percobaan, empat umpan kunci, dan dua tembakan tepat sasaran. Setiap kali bola berada di kakinya, barisan pertahanan Arab Saudi tampak panik. Kecepatan, keberanian dalam situasi satu lawan satu, dan ketenangan di depan gawang — paket lengkap dari pemain yang bahkan belum genap berusia 19 tahun.
Sang pelatih Spanyol tidak bisa menyembunyikan kekagumannya usai laga. "Lamine bermain dengan kebebasan yang luar biasa. Kami memberinya tanggung jawab besar, dan ia menjawabnya di lapangan. Tapi ini baru satu pertandingan — kami harus tetap rendah hati," ujarnya dalam konferensi pers.
Statistik Pertandingan dan Skenario Grup H
Statistik akhir mencerminkan dominasi Spanyol secara menyeluruh: penguasaan bola 68 persen berbanding 32 persen, total tembakan 19 berbanding 6, dan shots on target 8 berbanding 2. Arab Saudi sebenarnya bertahan dengan disiplin sepanjang laga, tetapi kualitas individu La Roja terlalu sulit dibendung selama 90 menit penuh.
Kemenangan ini menempatkan Spanyol di puncak klasemen sementara Grup H dengan tiga poin dan selisih gol +3. Selanjutnya, mereka akan menghadapi laga kedua yang berpeluang memastikan tiket ke fase gugur lebih awal. Bagi Arab Saudi, kekalahan ini bukan akhir dari segalanya — dua laga tersisa menjadi kesempatan untuk memperbaiki posisi. Satu hal yang pasti: jika Lamine Yamal terus bermain seperti malam ini, Spanyol layak difavoritkan melaju jauh di Piala Dunia 2026.
Comments (0)