Yamal Bintang Kemenangan Spanyol atas Arab Saudi di Piala Dunia 2026

ATLANTA — Pesta gol La Roja membuka langkah mereka di Piala Dunia 2026. Spanyol menundukkan Arab Saudi dengan skor akhir 3-0 pada laga perdana Grup H di Atlanta Stadium, Senin (22/6/2026) dini hari ...

Yamal Bintang Kemenangan Spanyol atas Arab Saudi di Piala Dunia 2026

ATLANTA — Pesta gol La Roja membuka langkah mereka di Piala Dunia 2026. Spanyol menundukkan Arab Saudi dengan skor akhir 3-0 pada laga perdana Grup H di Atlanta Stadium, Senin (22/6/2026) dini hari WIB. Sekali lagi, nama Lamine Yamal menjadi pusat perhatian: dua gol, satu assist, dan penampilan yang membuat puluhan ribu pendukung di tribun bersorak.

Winger berusia 18 tahun itu mencetak gol pertamanya pada menit ke-34 dan kembali membobol gawang Arab Saudi pada menit ke-71. Di sela-sela dua gol tersebut, Pedri menyumbang satu gol lewat tembakan mendatar pada menit ke-58. Yamal bahkan nyaris melengkapi hat-trick andai sepakan kaki kirinya pada menit ke-85 tidak membentur tiang gawang dan memantul keluar.

Babak Pertama: Tekanan Berat dan Kilatan Pertama Yamal

Sejak peluit awal, Spanyol langsung mengambil kendali dengan formasi 4-3-3 yang menempatkan Yamal di sisi kanan dan Nico Williams di sisi kiri. Arab Saudi merespons dengan skema bertahan 4-1-4-1, menumpuk pemain di lini tengah demi memutus aliran bola dari Rodri. Penguasaan bola di babak pertama mencapai 71 persen berbanding 29 persen untuk tim tamu, tetapi pertahanan berlapis Arab Saudi cukup merepotkan.

Menit ke-23, Yamal melepaskan tendangan first-time dari sudut sempit setelah menerima umpan silang Pedro Porro. Kiper Mohammed Al-Owais tampil gemilang dengan menepis bola ke sisi gawang. Dua peluang lain dari Nico Williams dan Pedri juga masih bisa dihalau, membuat skor 0-0 bertahan hingga seperempat jam terakhir babak pertama.

Gol akhirnya lahir pada menit ke-34. Nico Williams menusuk dari sisi kiri, memancing dua bek keluar posisi, lalu melepaskan umpan silang datar ke kotak penalti. Yamal, yang diam-diam bergerak dari sayap kanan ke tiang jauh, menyelesaikannya dengan sekali sentuhan ke gawang. Assist resmi dicatat untuk Nico Williams, dan Spanyol unggul 1-0 hingga turun minum.

Babak Kedua: VAR, Gol Pedri, dan Penyempurnaan Yamal

Babak kedua berjalan dengan intensitas berbeda. Arab Saudi berani keluar dari tekanan dan mulai menekan pertahanan Spanyol. Menit ke-55, sundulan Salem Al-Dawsari memaksa Unai Simon bekerja keras untuk menepis bola. Dua menit kemudian, harapan The Green Falcons pupus: umpan silang yang berujung gol dianulir wasit setelah peninjauan VAR karena posisi offside yang jelas terlihat dari tayangan ulang.

Tiga menit berselang, Spanyol menggandakan keunggulan. Menit ke-58, Yamal melakukan dribel solo dari kanan, memotong ke tengah, lalu mengirim umpan matang kepada Pedri yang berlari tanpa pengawalan. Gelandang Barcelona itu menyelesaikannya dengan tembakan mendatar ke pojok kiri gawang. Gol ini lahir berkat assist Yamal, membuat catatan statistik sang winger kian lengkap: dua gol dan satu assist malam itu.

Gol penutup hadir pada menit ke-71. Umpan terobosan Pedri membelah pertahanan Arab Saudi, dan Yamal lolos dari jebakan offside sebelum menaklukkan Al-Owais dengan sentuhan akhir yang tenang. Skor akhir 3-0 pun terkunci. Spanyol menutup laga dengan 9 shots on target berbanding 2 milik Arab Saudi, plus penguasaan bola final 68 persen berbanding 32 persen. Unai Simon juga mencatatkan clean sheet pertamanya di turnamen ini.

Yamal: Bintang Termuda yang Menentukan

Statistik Yamal malam itu nyaris sempurna: dua gol, satu assist, lima dribel sukses dari tujuh percobaan, dan akurasi umpan 89 persen. Ia tercatat sebagai starter termuda di starting XI Spanyol sekaligus salah satu pemain termuda yang mencetak gol di Piala Dunia 2026. Yang lebih menonjol adalah kedewasaannya dalam membaca permainan: ia selalu tahu kapan memotong ke dalam, kapan melebar, dan kapan melepaskan tembakan.

Pelatih Luis de la Fuente tak pelit memberikan pujian usai laga.

“Dia bermain seperti pemain berusia 30 tahun: tenang, cerdas, dan selalu tahu posisi terbaik. Dua gol dan satu assist adalah bukti bahwa Lamine bukan sekadar talenta muda, tetapi seorang pemenang,” ujar De la Fuente dalam konferensi pers.

Dari sisi disiplin, laga berjalan cukup keras. Wasit mengeluarkan tiga kartu kuning, dua untuk Arab Saudi pada menit ke-41 dan ke-63, serta satu untuk Spanyol pada menit ke-78. Tidak ada kartu merah, meski sejumlah tekel dari pemain Arab Saudi sempat memicu ketegangan di lapangan.

Kemenangan ini menempatkan Spanyol sementara di puncak klasemen Grup H dengan tiga poin. Arab Saudi, yang hanya mampu mencatatkan 32 persen penguasaan bola dan dua shots on target, harus segera berbenah untuk laga berikutnya jika tidak ingin langkahnya terhenti lebih awal.

Satu hal yang pasti: malam di Atlanta itu milik Lamine Yamal. Dua gol, satu assist, dan satu penampilan penuh percaya diri — cukup untuk membuat jagat sepak bola kembali menoleh ke arah bocah ajaib asal Katalunya itu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User