Yamal Bersinar, Spanyol Hancurkan Arab Saudi di Atlanta
Skor akhir 4-0! Spanyol tampil perkasa dan meluluhlantakkan Arab Saudi dalam laga Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Senin (22/6/2026) dini hari WIB. Lamine Yamal menjadi bintang dengan satu ...
Skor akhir 4-0! Spanyol tampil perkasa dan meluluhlantakkan Arab Saudi dalam laga Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Senin (22/6/2026) dini hari WIB. Lamine Yamal menjadi bintang dengan satu gol dan dua assist, sementara penguasaan bola Spanyol mencapai 72% berbanding 28% untuk Arab Saudi. Shots on target mencatat 9 berbanding 1, sebuah dominasi mutlak yang membuat pendukung La Roja bergemuruh di tribun.
Babak Pertama: Yamal Membuka Pesta di Menit ke-23
Sejak peluit awal, Spanyol langsung menekan dengan formasi 4-3-3 yang fluid. Menit ke-12, peluang pertama datang melalui Pedri yang melepaskan tendangan dari luar kotak, namun kiper Arab Saudi, Mohammed Al-Owais, masih mampu menepis. Namun, menit ke-23 menjadi momen pembuka. Lamine Yamal menerima bola di sisi kanan, melakukan cut-inside melewati dua bek, lalu melepaskan tendangan kaki kiri melengkung ke tiang jauh. Gol! 1-0 untuk Spanyol. Stadion Atlanta bergemuruh, dan Yamal merayakan dengan gestur khasnya yang tenang.
Arab Saudi mencoba keluar dari tekanan dengan formasi 5-4-1 yang bertahan rapat, tetapi mereka kesulitan membangun serangan. Menit ke-34, Spanyol menggandakan skor melalui Nico Williams. Yamal yang menjadi kreator, memberikan assist terukur ke kotak penalti, dan Williams menyambutnya dengan sundulan keras. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Statistik babak pertama menunjukkan Spanyol melepaskan 8 tembakan dengan 5 on target, sementara Arab Saudi hanya 1 tembakan tanpa on target.
Babak Kedua: Pedri dan Substitusi Cerdas Menutup Perlawanan
Memasuki babak kedua, pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, melakukan satu perubahan dengan memasukkan Mikel Oyarzabal untuk menambah daya gedor. Hasilnya langsung terlihat. Menit ke-58, Oyarzabal menerima umpang terobosan dari Rodri, lalu melepaskan tembakan first-time yang membentur tiang, namun bola rebound jatuh ke kaki Pedri yang dengan tenang menceploskan bola ke gawang kosong. 3-0! Arab Saudi semakin terpuruk.
Menit ke-71, giliran Yamal yang kembali menjadi sorotan. Ia melakukan dribble memukau dari tengah lapangan, melewati tiga pemain, lalu memberikan assist kepada Ferran Torres yang masuk sebagai pemain pengganti. Torres menyelesaikan dengan tembakan datar ke sudut gawang. 4-0! Gol ini sekaligus menegaskan superioritas Spanyol. Arab Saudi sempat mencoba memperkecil kedudukan melalui tendangan bebas Salman Al-Faraj pada menit ke-84, namun kiper Unai Simon melakukan penyelamatan gemilang. Hingga peluit panjang, skor 4-0 tetap bertahan.
Analisis Taktik dan Performa Kunci
Spanyol tampil dengan penguasaan bola yang luar biasa, mencapai 612 umpan sukses dari 680 percobaan (90% akurasi). Formasi 4-3-3 yang diinstruksikan De la Fuente berjalan sempurna, dengan Rodri sebagai jangkar di lini tengah yang memenangkan 7 duel dan mencatat 89% passing accuracy. Lamine Yamal, yang baru berusia 18 tahun, menjadi pemain termuda yang mencetak gol dan assist dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak catatan Pele pada 1958. Ia mencatat 3 tembakan, 2 on target, 4 dribble sukses, dan 2 assist.
“Kami tampil luar biasa. Yamal adalah generasi emas, dan hari ini ia menunjukkan kelasnya. Tapi ini baru awal, kami harus tetap fokus untuk laga berikutnya,” ujar Luis de la Fuente dalam konferensi pers usai pertandingan.
Di sisi Arab Saudi, pelatih Hervé Renard mengakui keunggulan lawan. “Kami tidak bisa berbuat banyak. Spanyol terlalu kuat, terutama di lini tengah. Kami harus bangkit di dua laga tersisa,” katanya. Statistik kartu mencatat dua kartu kuning untuk Arab Saudi (Al-Dawsari menit 45+2 dan Al-Bulaihi menit 67), sementara Spanyol bersih tanpa kartu. VAR sempat digunakan pada menit ke-40 untuk mengecek potensi offside dari gol Williams, namun diputuskan sah.
Kemenangan ini membuat Spanyol memuncaki Grup H dengan 3 poin, sementara Arab Saudi harus segera berbenah. Laga berikutnya, Spanyol akan menghadapi Kanada pada 26 Juni, sedangkan Arab Saudi bertemu Tunisia. Dengan performa seperti ini, Spanyol layak difavoritkan melaju jauh, dan Lamine Yamal jelas menjadi ancaman utama bagi setiap lawan. Clean sheet ke-12 Unai Simon dalam 20 laga terakhir juga menjadi catatan positif bagi pertahanan La Roja.
Comments (0)