Witan Sulaeman Rayakan Peringkat Ketiga Piala Presiden Bersama Dua Buah Hati

Skor akhir 2-0 untuk Persija Jakarta di laga perebutan tempat ketiga Piala Presiden 2026 boleh jadi tercatat rapi di buku statistik, tetapi momen paling berkesan di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Kam...

Aug 07, 2026 - 12:32
0 0
Witan Sulaeman Rayakan Peringkat Ketiga Piala Presiden Bersama Dua Buah Hati

Skor akhir 2-0 untuk Persija Jakarta di laga perebutan tempat ketiga Piala Presiden 2026 boleh jadi tercatat rapi di buku statistik, tetapi momen paling berkesan di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8/2026) malam, justru terjadi setelah peluit panjang berbunyi. Witan Sulaeman, winger andalan Macan Kemayoran, berjalan memasuki lapangan sambil menggandeng dua buah hatinya — medali perunggu menggantung di leher, senyum lebar terkembang di wajah. Ribuan suporter yang masih bertahan di tribun memberikan aplaus panjang untuk pemandangan mengharukan itu.

Ini bukan sekadar selebrasi biasa. Bagi Witan, podium ketiga adalah buah dari perjuangan panjang sepanjang turnamen pramusim, sekaligus penegasan bahwa ia telah kembali menemukan performa terbaik bersama tim ibu kota. Sepanjang Piala Presiden 2026, nama pemain berusia 24 tahun itu nyaris tak pernah absen dari starting XI, menjadi motor serangan di sayap kanan dalam skema formasi 4-3-3 yang diusung tim pelatih Persija.

Perjalanan Panjang Menuju Podium

Langkah Persija menuju perebutan tempat ketiga tidak berjalan mulus. Tim ibu kota sempat terseok di fase grup, bangkit di fase gugur, lalu kandas di semifinal. Namun alih-alih larut dalam kekecewaan, skuad Macan Kemayoran tampil trengginas di laga penutup mereka di Bali. Statistik mencerminkan dominasi total: penguasaan bola 58 persen, 14 tembakan dengan 7 shots on target, dan sebuah clean sheet yang menjaga gawang tetap perawan hingga menit akhir.

Gol pembuka lahir pada menit ke-34 lewat skema serangan balik cepat yang diselesaikan dengan dingin oleh ujung tombak Macan Kemayoran. Lalu, menit ke-63, giliran Witan Sulaeman menunjukkan kelasnya. Menerima bola di sisi kanan, ia melewati satu bek lawan sebelum melepaskan umpan silang mendatar yang disambar menjadi gol kedua. Satu assist kelas dunia itu memastikan medali perunggu pulang ke Jakarta, bukan tangan hampa.

Angka-Angka Witan yang Berbicara

Statistik individual Witan di Piala Presiden 2026 layak mendapat sorotan lebih. Pemain kelahiran Palu, Sulawesi Tengah, itu membukukan 2 gol dan 3 assist sepanjang turnamen — terlibat langsung dalam lima gol Persija. Akurasi umpannya menyentuh angka 82 persen, dengan rata-rata 2,4 dribel sukses per pertandingan, salah satu catatan tertinggi di antara seluruh winger peserta turnamen.

Angka-angka itu melanjutkan tren positifnya sejak kembali berkostum Persija. Pengalaman berkarier di Eropa — dari Serbia, Polandia, hingga Slovakia — membentuk Witan menjadi winger modern yang komplet: rajin turun membantu pertahanan, disiplin dalam fase transisi, dan berani melakukan tusukan langsung ke kotak penalti. Di usia 24 tahun, ia berada di jalur yang tepat menuju puncak kariernya.

"Witan adalah contoh profesional sejati. Ia bekerja keras di setiap sesi latihan, dan malam ini ia menunjukkan bahwa sepak bola juga soal keluarga. Kami bangga memilikinya di tim ini," ujar pelatih kepala Persija seusai pertandingan.

Lebih dari Sekadar Medali Perunggu

Momen Witan menggandeng kedua anaknya menyusuri rumput I Wayan Dipta menyentuh sisi sepak bola yang jarang terekspos kamera. Di tengah tekanan kompetisi, jadwal padat, dan ekspektasi tinggi dari suporter, para pemain tetaplah manusia biasa — seorang ayah yang ingin berbagi kebahagiaan profesinya dengan keluarga. Gestur sederhana itu bernilai jauh lebih mahal daripada trofi mana pun.

"Medali ini untuk keluarga saya. Anak-anak adalah alasan saya berjuang setiap hari, dan bisa membawa mereka ke lapangan malam ini adalah mimpi kecil yang menjadi kenyataan," tutur Witan dengan mata berkaca-kaca. Potret sang winger bersama dua buah hatinya langsung membanjiri media sosial, disambut hangat suporter Persija maupun pecinta sepak bola nasional.

Pijakan Menuju Liga 1

Peringkat ketiga Piala Presiden 2026 bukanlah garis finis, melainkan batu loncatan. Persija kini mengalihkan fokus penuh ke kompetisi Liga 1 musim baru, dengan Witan diproyeksikan menjadi andalan tetap di sektor sayap kanan. Kombinasinya dengan lini tengah dan ujung tombak Macan Kemayoran menunjukkan tanda-tanda menjanjikan sepanjang turnamen pramusim ini.

Jika konsistensi performa dan ketajamannya terjaga, bukan tidak mungkin musim depan Witan Sulaeman merayakan sesuatu yang jauh lebih besar. Dan ketika hari itu tiba, dua anak kecil yang malam ini berlari riang di rumput Gianyar akan kembali menjadi orang pertama yang ia gandeng memasuki lapangan. Podium ketiga hanyalah pembuka cerita — kisah sesungguhnya baru akan ditulis.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User