William Osula Terhenti Frimpong, Newcastle Tahan Liverpool di St James' Park

Skor akhir Newcastle United 2-2 Liverpool dalam laga pekan kedua Liga Inggris 2025/2026 di St James' Park, Senin (24/8/2026) dini hari WIB. Duel yang dinanti sejak kick-off justru berubah menjadi pert...

Aug 24, 2026 - 10:34
0 0
William Osula Terhenti Frimpong, Newcastle Tahan Liverpool di St James' Park

Skor akhir Newcastle United 2-2 Liverpool dalam laga pekan kedua Liga Inggris 2025/2026 di St James' Park, Senin (24/8/2026) dini hari WIB. Duel yang dinanti sejak kick-off justru berubah menjadi pertarungan individual: William Osula, penyerang muda Newcastle, berhadapan langsung dengan Jeremie Frimpong, bek sayap Liverpool. Menit ke-23, Osula lolos dari jebakan offside dan berlari sendirian menuju kotak penalti, namun Frimpong yang mengejar dari belakang sukses meluncur dan memblok tembakan striker tuan rumah. VAR memeriksa insiden itu selama hampir dua menit sebelum akhirnya memutuskan: tackle bersih, tidak ada penalti.

Statistik menegaskan betapa sengitnya laga ini. Newcastle memegang 58 persen penguasaan bola, melepaskan 14 tembakan dengan 6 shots on target, sementara Liverpool menjawab dengan 11 tembakan dan 5 shots on target. Kedua tim sama-sama gagal mencatat clean sheet, dan total empat gol tercipta dalam laga yang diwarnai dua kartu kuning, tanpa kartu merah, serta satu peninjauan VAR.

Babak Pertama: Gol Cepat Osula dan Balasan Cepat Liverpool

Newcastle membuka skor lebih dulu. Menit ke-12, William Osula menuntaskan assist Anthony Gordon dengan sepakan first-time ke sudut tiang dekat yang tak mampu dijangkau Alisson. Gol itu lahir dari transisi cepat yang menjadi senjata utama formasi 4-3-3 racikan Eddie Howe — merebut bola di lini tengah lalu melepaskan Gordon dan Osula dalam hitungan detik.

Namun keunggulan itu hanya bertahan 29 menit. Menit ke-41, Mohamed Salah menyamakan kedudukan setelah menerima umpan terobosan Alexis Mac Allister. Starting XI Liverpool dengan formasi 4-2-3-1 menempatkan Frimpong sebagai bek kanan dengan kebebasan menyerang, dan justru dari sisi itulah Liverpool membangun serangan balik keduanya. Babak pertama ditutup 1-1, dengan duel Osula melawan Frimpong di sisi kiri pertahanan Liverpool menjadi tontonan paling menarik.

Babak Kedua: Isak Bangkit, Gakpo Mencuri Poin di Injury Time

Memasuki babak kedua, intensitas justru meningkat. Menit ke-58, Bruno Guimaraes menerima kartu kuning setelah menjegal Mac Allister di tengah lapangan — keputusan yang sempat diprotes keras suporter tuan rumah. Tiga menit kemudian, Frimpong nyaris mencetak gol pertamanya untuk Liverpool lewat tendangan jarak jauh, tetapi kiper Newcastle melakukan penyelamatan gemilang.

Newcastle kembali memimpin pada menit ke-67. Alexander Isak mencetak gol sundulan memanfaatkan assist Kieran Trippier dari sepak pojok, memanfaatkan kelengahan lini belakang Liverpool yang terlalu fokus menjaga Osula di tiang dekat. Skor 2-1 bertahan hingga injury time, dan tampaknya tuan rumah akan membawa pulang tiga poin — sampai menit ke-90+4, ketika Cody Gakpo menyambar bola liar di kotak penalti setelah sepak pojok kedua Liverpool. VAR kembali berbicara untuk memeriksa potensi offside, namun gol dinyatakan sah. Skor akhir 2-2.

Analisis: Duel Individual yang Menentukan dan Keputusan Pelatih

Performa Osula layak mendapat sorotan. Selain gol pada menit ke-12, ia mencatatkan empat tembakan dengan tiga di antaranya mengarah ke gawang, dua kali memenangi duel udara, dan satu peluang emas pada menit ke-74 yang digagalkan pelanggaran Konaté — pelanggaran yang berbuah kartu kuning. Sayangnya, gol keduanya tak pernah lahir, bukan karena kurang peluang, melainkan karena Frimpong dan Konaté bergantian mematikan ruang tembaknya. Namun justru Frimpong yang mencuri perhatian: delapan tekel sukses, empat intersep, dan satu blok krusial terhadap Osula pada menit ke-23 yang menyelamatkan gawang Liverpool dari kebobolan ketiga.

Dari sisi taktik, kedua pelatih sama-sama menolak bermain aman. Eddie Howe melakukan tiga pergantian ofensif pada menit ke-70, sementara Arne Slot menjawab dengan memasukkan Gakpo dan pemain sayap muda untuk menekan lini belakang Newcastle yang mulai kelelahan. Data duel udara menunjukkan Liverpool kalah 9-14, tetapi mereka unggul dalam umpan silang akurat, 7 berbanding 3. Keputusan untuk menyerang di lima menit terakhir terbukti tepat — gol penyeimbang lahir dari situasi bola mati yang dieksekusi dengan disiplin.

"Kami seharusnya bisa menjaga keunggulan, tetapi ini adalah laga kelas Premier League — duel seperti Osula melawan Frimpong adalah yang membuat liga ini istimewa. Saya lebih kecewa dengan penyelesaian akhir kami di 15 menit terakhir," ujar Eddie Howe dalam konferensi pers usai laga.

Hasil imbang ini membuat Newcastle mengoleksi empat poin dari dua laga, sementara Liverpool membawa satu poin dari St James' Park. Yang jelas, nama William Osula dan Jeremie Frimpong akan terus disebut-sebut — penyerang muda yang nyaris mencetak dua gol, dan bek sayap yang menahan lajunya dengan tekel bersih yang akan masuk highlight pekan ini. Duel ulang di Anfield pada putaran kedua kini dinanti dengan ekspektasi lebih tinggi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User