Wharton Jago Main Darts, Jurnalis Kalah Telak Saat Konferensi Pers Euro 2024

Sebelum papan skor di stadion-stadion Jerman berbicara, ada skor lain yang lebih dulu menyita perhatian di kamp Timnas Inggris. Di ruang konferensi pers basecamp Blankenhain, Thuringia, Rabu (12/06/20...

Aug 24, 2026 - 11:02
0 0
Wharton Jago Main Darts, Jurnalis Kalah Telak Saat Konferensi Pers Euro 2024

Sebelum papan skor di stadion-stadion Jerman berbicara, ada skor lain yang lebih dulu menyita perhatian di kamp Timnas Inggris. Di ruang konferensi pers basecamp Blankenhain, Thuringia, Rabu (12/06/2024) waktu setempat, gelandang muda Adam Wharton mengubah sesi tanya jawab yang biasanya kaku menjadi panggung hiburan: ia menantang para jurnalis berduel darts dan keluar sebagai pemenang. Momen yang diabadikan fotografer AFP, Adrian Dennis, itu langsung menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial.

Duel Darts yang Membuat Ruang Konferensi Pers Pecah

Suasana berubah sejak Wharton berdiri di belakang garis lempar. Dengan pegangan tenang dan fokus khas gelandang bertahan, pemain berusia 20 tahun itu melepaskan satu per satu anak panahnya. Tiga lemparan presisi menancap di area skor tinggi, memicu tepuk tangan dan tawa dari para jurnalis yang semula datang untuk bertanya soal formasi dan starting XI Inggris di Euro 2024. Mereka yang tadinya ingin mewawancarainya justru kebagian giliran menelan kekalahan di papan darts.

Momen seperti ini jarang terlihat di konferensi pers resmi jelang turnamen besar. Bukan taktik, bukan angka penguasaan bola, melainkan anak panah dan senyum yang menjadi pembuka cerita. Blankenhain sendiri bukan lokasi biasa: kawasan Thuringia yang tenang itu dipilih tim asuhan Gareth Southgate sebagai markas latihan, jauh dari hiruk-pikuk kota besar, agar para pemain bisa fokus sekaligus membangun kebersamaan. Ritme hariannya jelas — latihan pagi, sesi pemulihan, dan sesi media yang kali ini ditutup dengan hiburan dadakan.

Dari Blackburn ke Panggung Euro: Musim Terobosan Wharton

Bagi yang mengikuti perjalanan karier Wharton, kemenangan darts ini hanyalah pelengkap dari musim yang luar biasa. Gelandang kelahiran Blackburn itu direkrut Crystal Palace pada Januari 2024 dan langsung menjadi bagian penting rotasi lini tengah. Dalam 16 penampilan Premier League bersama The Eagles, ia mencatat akurasi umpan di atas 90 persen — angka yang membuat lini tengah Palace lebih tenang dalam membangun serangan dari belakang. Kehadirannya ikut mendongkrak penguasaan bola tim dan membantu Palace menutup musim dengan rentetan hasil positif, termasuk beberapa clean sheet di laga tandang.

Penampilan konsisten itu mengantarnya ke skuad Inggris. Wharton menjalani debut internasional pada 3 Juni 2024 dalam laga uji coba melawan Bosnia-Herzegovina, masuk dari bangku cadangan, sebelum namanya akhirnya tercatat dalam daftar 26 pemain untuk Euro 2024. Di lini tengah yang dihuni nama-nama seperti Declan Rice, Kobbie Mainoo, dan Jude Bellingham, ia ditugaskan sebagai opsi dengan profil berbeda: pengatur ritme yang tenang, andal dalam duel, dan jarang membuang bola. Dalam skema 4-2-3-1 maupun 4-3-3, tipe pemain seperti ini adalah pelumas yang memungkinkan para penyerang bergerak bebas di sepertiga akhir.

Mentalitas Rileks di Tengah Tekanan Turnamen

Momen darts ini bukan sekadar hiburan kosong. Bagi tim yang kerap dihantui tekanan ekspektasi di turnamen besar, membangun atmosfer santai adalah bagian dari strategi. Para staf pelatih menilai pemain muda yang tampil tanpa beban cenderung lebih berani mengambil risiko di lapangan — baik itu melepas umpan terobosan maupun berani memegang bola di area sendiri. Southgate sendiri dikenal mendorong kebersamaan semacam ini; ia pernah menegaskan bahwa hubungan baik di luar lapangan ikut menentukan bagaimana tim bereaksi ketika menghadapi situasi sulit di dalam lapangan.

Bagi Wharton, duel melawan jurnalis juga menunjukkan sisi percaya diri yang dibutuhkan seorang debutan turnamen besar. Di usia 20 tahun, ia datang tanpa dibayangi ancaman kartu kuning atau kekhawatiran offside yang kerap menghantui pemain lain; ia datang untuk menikmati momen. Meski peluang tampil sebagai starter di laga pembuka kontra Serbia masih bergantung pada keputusan pelatih, pengalaman di basecamp ini memberinya modal mental yang tak kalah penting dari bekal taktik.

Pada akhirnya, tidak ada statistik resmi untuk pertandingan darts di Blankenhain. Tidak ada shots on target, tidak ada assist, tidak ada hat-trick yang tercatat dalam buku laporan pertandingan. Namun momen kecil itu menegaskan satu hal: Timnas Inggris datang ke Euro 2024 dengan skuad yang segar, percaya diri, dan siap bersaing. Jika performa Wharton di lapangan nanti sepresisi lemparan anak panahnya, para jurnalis yang kalah darts itu mungkin harus rela kalah lagi — kali ini dalam prediksi siapa bintang baru Inggris di turnamen ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User