WASHINGTON — Gedung Putih Batal Calonkan Lance Schroyer Jadi Direktur ICE

Dinamika politik internal di Washington kembali memanas setelah Gedung Putih secara resmi menarik pencalonan Lance Schroyer sebagai Direktur Imigrasi dan P

Sep 18, 2026 - 00:58
0 0
WASHINGTON — Gedung Putih Batal Calonkan Lance Schroyer Jadi Direktur ICE

Dinamika politik internal di Washington kembali memanas setelah Gedung Putih secara resmi menarik pencalonan Lance Schroyer sebagai Direktur Imigrasi dan Penegakan Hukum Amerika Serikat (U.S. Immigration and Customs Enforcement/ICE). Penarikan ini dilakukan secara mendadak setelah munculnya gelombang penolakan kuat dari faksi sayap kanan Make America Great Again (MAGA) yang mempertanyakan rekam jejak serta kapasitas Schroyer di bidang kebijakan imigrasi nasional.

Schroyer, yang merupakan mantan anggota polisi jalan raya negara bagian Oklahoma, selama ini bertugas dalam tim pengamanan pribadi Sekretaris Keamanan Dalam Negeri (DHS), Markwayne Mullin. Penunjukannya sejak awal memicu kontroversi tajam di lingkaran dalam pemerintahan, lantaran posisi sekelas Kepala ICE dianggap membutuhkan figur berpengalaman tinggi dalam mengeksekusi regulasi hukum imigrasi federal yang kompleks.

Keretakan Internal: Perseteruan Mullin dan Tom Homan

Keputusan pembatalan ini menyingkap ketegangan yang kian meruncing antara Sekretaris DHS Markwayne Mullin dengan "Raja Perbatasan" (Border Czar) Tom Homan. Homan, yang didukung penuh oleh para loyalis MAGA garis keras, secara konsisten mendorong agar lembaga penegak hukum imigrasi dipimpin oleh sosok senior dengan komitmen tanpa kompromi terhadap agenda pemulangan imigran ilegal.

"Penunjukan kepemimpinan pada institusi strategis seperti ICE butuh rekam jejak sektoral yang tak terbantahkan, bukan sekadar kedekatan relasi pengamanan personal," tegas seorang analis kebijakan publik dalam menanggapi friksi di tubuh kabinet.

Keterbatasan latar belakang Schroyer dalam isu imigrasi menjadi celah utama yang dimanfaatkan oleh penentangnya. Lembaga penegak hukum dengan skala operasional raksasa ini dinilai tidak ideal apabila dipimpin oleh figur yang belum pernah mengelola kebijakan imigrasi strategis di tingkat federal.

Perbandingan Kualifikasi dan Konflik Kepentingan

Guna memahami peta persaingan pengaruh di balik pembatalan pencalonan ini, berikut adalah ringkasan perbandingan posisi dan sudut pandang para aktor kunci yang terlibat:

Pejabat / Tokoh Posisi Politik Sikap terhadap Pencalonan ICE
Markwayne Mullin Sekretaris DHS Mendukung Schroyer (bagian dari tim pengamanan pribadinya).
Tom Homan Border Czar (Raja Perbatasan) Menolak keras; menginginkan pejabat berpengalaman imigrasi.
Faksi MAGA Basis Pendukung Utama Menuntut kepemimpinan bergaris keras untuk deportasi massal.

Pihak Gedung Putih sendiri memilih untuk tidak memberikan penjelasan resmi mengenai alasan spesifik di balik penarikan berkas Schroyer. Namun, tekanan politik yang intensif dari faksi MAGA terbukti menjadi faktor penentu yang memaksa pihak istana mengubah keputusan mereka secara cepat.

Dampak terhadap Operasional dan Implikasi Kebijakan

Batalnya pencalonan Schroyer memberikan sejumlah implikasi penting bagi stabilitas penegakan hukum di Amerika Serikat:

  • Kekosongan Kepemimpinan Definisi: ICE terpaksa kembali dipimpin oleh pejabat pelaksana tugas (acting director) dalam jangka waktu yang belum ditentukan.
  • Penundaan Agenda Utama: Target pelaksanaan pengetatan batas negara dan target **deportasi massal** berpotensi mengalami kendala koordinasi teknis di lapangan.
  • Peta Kompromi Baru: Gedung Putih kini harus mencari calon alternatif yang mampu menjembatani keinginan Mullin dan faksi Homan.

Langkah penarikan ini menjadi bukti nyata betapa besarnya pengaruh kelompok MAGA dalam menentukan struktur personel di kementerian. Proses seleksi kandidat baru diperkirakan memakan waktu beberapa pekan ke depan, yang berarti fokus pemerintah dalam isu imigrasi harus tertahan oleh konsolidasi politik internal.

Penolakan dari faksi MAGA dan kurangnya pengalaman di bidang imigrasi menjadi pemicu utama pembatalan ini. Baca analisis lengkapnya di Beritainti.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User