Vlahovic Dua Gol, Juventus Bantai Lecce 3-0 dan Puncaki Klasemen
Skor akhir 3-0 untuk Juventus! Dusan Vlahovic menjadi bintang utama di Stadion Via Del Mare dengan dwigol pada menit ke-59 dan menit ke-68, sebelum Gleison Bremer menutup pesta lewat sundulan menit ke...
Skor akhir 3-0 untuk Juventus! Dusan Vlahovic menjadi bintang utama di Stadion Via Del Mare dengan dwigol pada menit ke-59 dan menit ke-68, sebelum Gleison Bremer menutup pesta lewat sundulan menit ke-85. Kemenangan telak atas Lecce, Senin dini hari WIB, membawa Si Nyonya Tua naik ke puncak klasemen Serie A dengan 52 poin dari 21 pertandingan — unggul satu angka atas Inter Milan yang baru bermain 20 kali.
Ini merupakan kemenangan kelima beruntun Juventus di Serie A, tren impresif yang membuat mereka kini memimpin perburuan Scudetto. Sebaliknya bagi Lecce, kekalahan kandang ini memperpanjang puasa kemenangan dan menempatkan pelatih Roberto D'Aversa kembali dalam tekanan besar.
Babak Pertama: Kebuntuan di Via Del Mare
Massimiliano Allegri menurunkan starting XI dengan formasi khas 3-5-2. Wojciech Szczesny menjaga gawang, trio Gleison Bremer, Danilo, dan Federico Gatti membentuk tembok pertahanan, Andrea Cambiaso serta Filip Kostic beroperasi sebagai wing-back, sementara Weston McKennie dan Manuel Locatelli menjadi motor lini tengah di belakang Vlahovic.
Sejak peluit awal, Lecce justru berani menekan dengan pressing tinggi. Tuan rumah bahkan mengakhiri laga dengan penguasaan bola 52 persen berbanding 48 persen — angka yang menunjukkan kenyamanan Juventus bermain tanpa bola. Nikola Krstovic sempat menguji kewaspadaan Szczesny, tetapi babak pertama berakhir tanpa gol. Statistik paruh pertama mencatatkan kedua tim sama-sama minim tembakan tepat sasaran, gambaran laga yang berjalan hati-hati dengan blok pertahanan lima pemain Lecce sukses membuat serangan Bianconeri buntu.
Ledakan Vlahovic di Babak Kedua
Menit ke-59, kebuntuan akhirnya pecah. Cambiaso melepaskan umpan silang terukur dari sisi kanan, dan Vlahovic menyambutnya dengan tendangan voli first-time yang menghujam sudut gawang. 1-0 untuk tim tamu, dengan Cambiaso mencatatkan assist.
Sembilan menit berselang, tepatnya menit ke-68, publik Via Del Mare kembali terdiam. Umpan lambung ke kotak penalti disundul McKennie ke arah gawang, dan Vlahovic — dengan insting predatornya — menyontek bola tepat di depan garis gawang untuk mengubah skor menjadi 2-0. Itu adalah gol keempat striker Serbia tersebut dalam dua pertandingan terakhir, setelah dwigol ke gawang Sassuolo pada laga sebelumnya.
Lecce berusaha merespons melalui serangan balik cepat, tetapi pertahanan tiga bek Juventus tampil sangat disiplin. Szczesny sempat melakukan satu penyelamatan penting menepis tendangan jarak jauh untuk menjaga gawangnya tetap perawan. Menit ke-85, Bremer menyegel kemenangan: memanfaatkan situasi bola mati, bek Brasil itu melepaskan sundulan keras yang gagal diantisipasi kiper tuan rumah. 3-0, pertandingan praktis berakhir.
Vlahovic sedang berada dalam momen terbaiknya. Yang paling membuat saya senang adalah kedewasaan tim ini — kami tahu cara menderita dan cara membunuh pertandingan, ujar Allegri selepas laga.
Statistik: Efisiensi Mematikan Bianconeri
Meski kalah dalam penguasaan bola, Juventus unggul telak dalam efektivitas. Mereka melepaskan tujuh shots on target berbanding hanya tiga milik Lecce — rasio yang menjelaskan mengapa skor bisa sedemikian mencolok. Szczesny kembali membukukan clean sheet, dan pertahanan Juventus sejauh ini baru kebobolan 13 gol dalam 21 laga, salah satu catatan terbaik di lima liga top Eropa.
Bagi Vlahovic, tambahan dua gol membuatnya kini mengoleksi 11 gol di Serie A musim ini dan terus menempel Lautaro Martinez dalam perburuan Capocannoniere. Empat gol dalam dua laga menjadi jawaban tegas atas keraguan yang sempat menyelimuti penampilannya di awal musim.
Selanjutnya, Juventus akan menjamu Empoli dengan peluang mempertahankan takhta klasemen, sementara Lecce wajib segera bangkit demi menjauh dari ancaman zona degradasi. Satu hal yang pasti: dengan Vlahovic segarang ini, perburuan Scudetto musim ini baru saja memasuki babak paling menarik.
Comments (0)