Vinicius Junior Gemilang, Real Madrid Taklukkan Benfica 2-1 di Liga Champions
Skor akhir 2-1 untuk Real Madrid! Los Blancos membawa pulang tiga poin krusial dari Estádio da Luz setelah menaklukkan tuan rumah SL Benfica pada laga fase awal Liga Champions, Rabu (18/2/2026) dini ...
Skor akhir 2-1 untuk Real Madrid! Los Blancos membawa pulang tiga poin krusial dari Estádio da Luz setelah menaklukkan tuan rumah SL Benfica pada laga fase awal Liga Champions, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB. Vinicius Junior menjadi bintang utama kemenangan tim tamu berkat kontribusi satu gol dan satu assist, sementara Rodrygo mencetak gol penentu pada menit ke-78. Bagi Benfica, ini kekalahan menyakitkan di depan lebih dari 60 ribu suporter yang memadati stadion kebanggaan mereka di Lisbon.
Babak Pertama: Vinicius Buka Keran Gol, Benfica Merespons Cepat
Real Madrid turun dengan formasi 4-3-3, menempatkan Vinicius Junior di sayap kiri, Rodrygo di kanan, dan Kylian Mbappé sebagai ujung tombak. Jude Bellingham beroperasi di belakang trio penyerang sebagai gelandang serang. Sementara itu, Benfica memilih skema 4-2-3-1 dengan dua gelandang bertahan untuk memutus aliran bola Madrid di lini tengah. Sejak peluit dibunyikan, tempo pertandingan langsung tinggi dengan kedua tim saling menekan di sepertiga akhir lapangan.
Menit ke-23, Vinicius Junior membuka keunggulan Madrid lewat aksi yang memukau. Menerima umpan terobosan Jude Bellingham di sisi kiri, winger asal Brasil itu melewati satu bek sebelum melepaskan tendangan melengkung ke sudut jauh gawang yang gagal dijangkau kiper Benfica. Skor 0-1 untuk tim tamu. Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Menit ke-41, Vangelis Pavlidis menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memenangkan duel udara menyusul situasi sepak pojok. Babak pertama ditutup imbang, dengan Madrid unggul penguasaan bola 57 persen berbanding 43 persen.
Babak Kedua: Rodrygo Jadi Pembeda di Da Luz
Interval tidak mengendurkan intensitas laga. Benfica beberapa kali mengancam lewat skema serangan balik cepat, tetapi lini pertahanan Madrid yang digalang Antonio Rüdiger tampil disiplin menjaga area kotak penalti. Petaka bagi tuan rumah datang pada menit ke-78. Vinicius Junior kembali menjadi poros serangan, kali ini mengirimkan umpan silang mendatar yang disambar Rodrygo dengan tendangan first time ke dalam gawang. Skor 1-2, dan gol itulah yang akhirnya menjadi penentu kemenangan Madrid malam itu.
Di sisa pertandingan, kiper Thibaut Courtois melakukan dua penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang Benfica, termasuk menepis tendangan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-88. Drama belum berakhir — wasit sempat meninjau VAR atas klaim penalti tuan rumah di masa injury time setelah terjadi kontak di kotak terlarang, namun akhirnya memutuskan permainan dilanjutkan. Peluit panjang pun disambut selebrasi para pemain Madrid di depan tribun suporter mereka yang hadir di Lisbon.
Kami tahu bermain di sini tidak pernah mudah. Para pemain menunjukkan karakter, dan Vinicius memberikan perbedaan di momen-momen besar. Inilah mentalitas yang kami butuhkan untuk melaju jauh di Eropa, ujar pelatih Real Madrid usai pertandingan.
Vinicius Junior: Satu Gol, Satu Assist, Satu Pernyataan
Nama Vinicius Junior kembali menghiasi papan statistik dengan tinta emas. Selain gol dan assist, ia mencatatkan 4 shots on target dari 6 percobaan, 7 dribel sukses, dan 3 peluang tercipta — angka tertinggi di antara seluruh pemain di lapangan. Sepanjang musim ini, pemain bernomor punggung 7 itu kini telah mengoleksi 8 gol dan 6 assist di seluruh kompetisi, menjadikannya salah satu penyerang paling produktif di Eropa.
Reaksinya seusai laga juga mencuri perhatian. Vinicius berlari ke arah tribun suporter Madrid sambil menunjuk lambang klub di dadanya — sebuah gestur yang menggambarkan betapa berartinya kemenangan tandang ini. Performa konsistennya di laga-laga besar kembali membuktikan mengapa ia dianggap sebagai salah satu pemain paling menentukan di starting XI Madrid musim ini.
Statistik Pertandingan dan Artinya bagi Klasemen
Secara keseluruhan, Madrid mendominasi dengan penguasaan bola 58 persen dan melepaskan 15 tembakan, 7 di antaranya tepat sasaran. Benfica bukan tanpa perlawanan: 11 tembakan dengan 4 shots on target plus 6 sepak pojok menunjukkan tuan rumah tampil berani. Wasit mengeluarkan 5 kartu kuning — tiga untuk Benfica dan dua untuk Madrid — tanpa ada kartu merah maupun gol yang dianulir karena offside.
Dengan tambahan tiga poin ini, Madrid menjaga asa besar untuk lolos langsung ke babak 16 besar tanpa harus melewati fase play-off. Sebaliknya, Benfica kini harus berjuang ekstra keras di laga tersisa untuk mengamankan tiket ke babak gugur. Ujian berikutnya sudah menanti Madrid di kompetisi domestik akhir pekan ini, dan jika Vinicius Junior mempertahankan level performa seperti malam ini, lawan mana pun patut waspada menghadapi kecepatan dan kreativitasnya di sisi kiri serangan.
Comments (0)