Vietnam Juara SEA V Cup 2026, Hendra Pertahankan Gelar Libero Terbaik

Bangkok, Thailand – Vietnam keluar sebagai kampiun SEA V Cup 2026 setelah menundukkan Thailand lewat drama lima set yang mendebarkan di Nimibutr Stadium, Minggu (14/6). Skor akhir 3-2 (25-23, 22-25,...

Jul 27, 2026 - 21:34
0 0
Vietnam Juara SEA V Cup 2026, Hendra Pertahankan Gelar Libero Terbaik

Bangkok, Thailand – Vietnam keluar sebagai kampiun SEA V Cup 2026 setelah menundukkan Thailand lewat drama lima set yang mendebarkan di Nimibutr Stadium, Minggu (14/6). Skor akhir 3-2 (25-23, 22-25, 25-20, 23-25, 15-12) memastikan pasukan Tran Dinh Tien merebut trofi pertama mereka dalam sejarah turnamen. Laga puncak itu berjalan dalam tempo tinggi dengan total reli sepanjang 183 menit dan menghadirkan pertarungan sengit dua outside hitter elite: Nguyen Ngoc Thuan dari Vietnam dan Kantapat Koonmee dari tuan rumah.

Kemenangan Vietnam sekaligus menobatkan Thuan sebagai Most Valuable Player (MVP) leg kedua sekaligus pemain terbaik turnamen. Bintang andalan Sanest Khanh Hoa itu mencatatkan 22 poin—17 kill, 3 blok, dan 2 ace—dengan efisiensi serangan mencapai 48,6 persen. Di pihak Thailand, Koonmee membukukan 19 poin dan menjadi motor serangan di set keempat yang memaksa tie-break, namun dua kesalahan servis krusial di set penentu menggagalkan ambisi tuan rumah.

Jalannya Pertandingan: Lima Set Penuh Intrik Taktik

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung bermain dalam ritme tinggi. Thailand mengandalkan skema cepat lewat umpan setter Narongrit Janrob yang banyak memainkan bola ke tengah. Sebaliknya, Vietnam menekan lewat servis jump float dari Thuan dan Tran Minh Duc yang membuat penerimaan Thailand kerap goyah. Penguasaan bola Vietnam di set pertama hanya 46 persen, tetapi keberhasilan transisi mereka membuat blok ganda lawan sering terlambat. Set pertama ditutup lewat kill menyilang Thuan di posisi 4 setelah rally panjang 47 detik.

Set kedua berjalan berbeda. Pelatih Thailand, Park Ki-won, memasukkan middle blocker muda Kissada Nilsawai yang langsung menyumbang tiga blok. Thailand unggul jauh 16-11 sebelum Vietnam menyamakan kedudukan 20-20 lewat servis ace Nguyen Van Quoc Duy. Namun Koonmee kembali tampil dingin dengan dua kill berturut-turut, memaksa skor 1-1. Vietnam mencatatkan 12 error sendiri di set ini, tertinggi sepanjang pertandingan.

Set ketiga menjadi panggung Thuan. Pemain bernomor punggung 8 itu melepaskan 8 kill dari 12 percobaan spike, memaksimalkan posisi di depan net. Vietnam memimpin 8-4 saat technical timeout pertama dan tidak terkejar lagi. Set keempat kembali menyuguhkan drama; Thailand menyelamatkan dua match point melalui ace Koonmee dan blok Nilsawai, memaksa set kelima yang dimenangkan Vietnam 15-12 lewat block out Duy di momen penentuan.

Secara keseluruhan, Vietnam memiliki 62 spike kill berbanding 59 milik Thailand, sementara blok kedua tim imbang 11-11. Kunci kemenangan Vietnam terletak pada servis agresif yang menghasilkan 6 ace dan memaksa Thailand melakukan 14 reception error—statistik yang menjadi pembeda dalam duel ketat ini.

Daftar Peraih Penghargaan Individu Leg 2

Setelah laga final, panitia SEA V Cup 2026 mengumumkan susunan pemain terbaik leg kedua yang dinilai berdasarkan performa konsisten sepanjang turnamen. Nguyen Ngoc Thuan tidak hanya menjadi MVP, tetapi juga menyabet gelar Outside Hitter Terbaik bersama bintang Thailand Kantapat Koonmee. Berikut daftar lengkap penerima penghargaan:

Pemain Terbaik (MVP): Nguyen Ngoc Thuan (Vietnam) – 22 poin di final, rata-rata 18,5 poin per laga, efisiensi serangan 44,3% sepanjang turnamen.

Outside Hitter Terbaik: Nguyen Ngoc Thuan (Vietnam) & Kantapat Koonmee (Thailand) – Kombinasi kill dan reception sempurna, masing-masing mencatatkan 68 dan 65 spike kill di seluruh ajang.

Opposite Terbaik: Nguyen Van Quoc Duy (Vietnam) – 17 poin di final, termasuk kill penentu kemenangan; total 52 poin di tiga laga terakhir.

Setter Terbaik: Narongrit Janrob (Thailand) – 96 assist dalam dua laga terakhir dengan rata-rata running set 67%, menjadi arsitek serangan cepat Thailand.

Middle Blocker Terbaik: Truong The Khai (Vietnam) & Kissada Nilsawai (Thailand) – Duet tembok tengah, 15 dan 13 kill block sepanjang turnamen.

Libero Terbaik: Hendra Setiawan (Indonesia) – Untuk ketiga kalinya secara beruntun, libero 33 tahun ini kembali membuktikan diri sebagai yang terbaik di Asia Tenggara berkat performa gemilangnya di laga perebutan medali perunggu.

Hendra Setiawan: Dominasi Tanpa Henti Sang Legenda Hidup

Meskipun Indonesia harus puas di peringkat ketiga setelah mengalahkan Filipina 3-1, nama Hendra Setiawan kembali berkilau. Pemain yang akrab disapa 'The Wall' itu mengumpulkan 15 dig ekselen dan 10 reception sempurna di laga perebutan perunggu, menegaskan statusnya sebagai libero paling konsisten di kawasan. Sejak edisi 2024, Hendra belum pernah gagal menyabet gelar ini, menjadikannya pemain pertama dalam sejarah SEA V Cup yang meraih penghargaan individu di tiga edisi berturut-turut.

Di usia yang tak lagi muda, Hendra masih menjadi tulang punggung pertahanan tim dengan coverage area seluas 78% dari total bola bertahan. Pelatih Indonesia, Samsul Jais, tak ragu memberikan pujian.

"Hendra adalah fenomena. Di setiap turnamen, dia seperti anggur—semakin tua semakin baik. Kepekaan membaca arah spike lawan dan ketenangannya dalam menerima servis keras adalah aset yang tidak ternilai,"

Statistik lengkap Hendra sepanjang SEA V Cup 2026: 41 dig sukses, 32 excellent reception, dan hanya 2 reception error dalam empat pertandingan. Angka reception efficiency-nya mencapai 68,3 persen, tertinggi di antara semua libero yang tampil minimal tiga laga. Dominasi ini pula yang memicu spekulasi apakah ia akan tetap bertahan hingga SEA V League musim depan untuk memperpanjang rekor.

Kemenangan Vietnam dan gelar individual bergengsi ini melengkapi pesta voli Asia Tenggara yang berlangsung selama sembilan hari. Thailand, yang semula difavoritkan, harus mengakui keunggulan mental juara Vietnam di momen-momen kritis. Sementara itu, Hendra Setiawan terus menulis sejarahnya sendiri—bukti bahwa usia hanyalah angka bagi seorang maestro pertahanan.

Penguasaan bola Vietnam di final 51%-49%, dengan shots on target (spike in) mencapai 62 dari 98 percobaan (63,3%), sedangkan Thailand hanya 59/102 (57,8%). Turnamen SEA V Cup 2026 resmi ditutup, namun gaung nama Hendra dan kebangkitan Vietnam akan terus bergema hingga ajang berikutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User