Veddriq Leonardo Incar Emas Asian Games 2026 di Jepang

Peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, Veddriq Leonardo, belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti mengejar prestasi di tingkat internasional. Atlet pa

Sep 01, 2026 - 19:49
0 3
Veddriq Leonardo Incar Emas Asian Games 2026 di Jepang

Peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, Veddriq Leonardo, belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti mengejar prestasi di tingkat internasional. Atlet panjat tebing asal Pontianak ini secara terbuka mengumumkan target pribadinya untuk meraih medali emas pada Asian Games 2026 yang akan digelar di Aichi-Nagoya, Jepang.

Kecemerlangan Veddriq di dunia panjat tebing internasional memang tak perlu diragukan lagi. Pria kelahiran 11 Maret 1997 ini telah mengukir namanya di panggung tertinggi olahraga dunia dengan menyabet medali emas Olimpiade Paris 2024. Namun, satu hal yang masih membuat Veddriq terus berjuang adalah catatan prestasinya di Asian Games untuk nomor perorangan.

Catatan Perolehan Medali di Asian Games

Sepanjang karier Asian Games-nya, Veddriq sebenarnya sudah mengoleksi medali. Pada Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang, ia berhasil membawa pulang medali emas dari nomor speed relay beregu. Dua tahun kemudian, pada Asian Games 2022 di Hangzhou, Tiongkok, Veddriq kembali meraih medali perak dari nomor yang sama. Namun, prestasi terbaiknya di nomor perorangan hanyalah medali perunggu pada Asian Games 2022.

Catatan inilah yang menjadi motivasi tersendiri bagi Veddriq untuk bangkit dan meraih target yang lebih tinggi di Aichi-Nagoya. "Kalau saya target pribadi pasti pengin medali emas di Asian Games, mewakili Indonesia di kategori speed," ungkap Veddriq dalam acara "Tim Indonesia Day: Menjaga Merah Putih" di Jakarta Selatan, Minggu (30/8/2026).

Tak Ada Kata Puas untuk Berprestasi

Meski sudah mengantongi predikat juara Olimpiade, Veddriq menegaskan bahwa dirinya tidak akan berpuas diri. Baginya, setiap kompetisi adalah kesempatan baru untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Kecintaannya terhadap panjat tebing dan semangat patriotik menjadi alasan utama ia terus berjuang.

"Selama masih bisa berprestasi dan dengan kondisi yang ideal, saya akan usahakan," sebut Veddriq dengan penuh keyakinan.

Pernyataan ini menunjukkan dedikasi tinggi seorang atlet yang sudah berada di puncak karier namun masih memiliki hasrat besar untuk meraih lebih banyak prestasi. Bagi Veddriq, medali emas Olimpiade bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan motivasi tambahan untuk terus menorehkan sejarah bagi olahraga Indonesia.

Strategi Persiapan Asian Games 2026

Menghadapi Asian Games 2026, Veddriq mengungkap bahwa tidak ada latihan khusus yang berbeda dari rutinitas biasanya. Ia dan rekan-rekannya tetap menjalani program latihan sehari-hari, namun dengan penekanan yang sedikit berbeda. Fokus utama saat ini adalah membangun teknik pemanjatan agar lebih halus, rapi, dan konsisten.

Selain itu, Veddriq juga menjelaskan bahwa timnya kini lebih berhati-hati dalam menjaga performa menjelang kompetisi besar. Risiko cedera menjadi perhatian utama karena dapat menggagalkan seluruh persiapan yang sudah dilakukan selama berbulan-bulan.

"Dalam proses berlatih kami sedikit lebih menjaga performa karena ada risiko cedera, apalagi menjelang Asian Games ini, jadi agak riskan," jelas Veddriq.

Pendekatan latihan yang cermat ini menunjukkan kematangan seorang atlet berpengalaman yang memahami bahwa menjaga kondisi fisik sama pentingnya dengan meningkatkan kemampuan teknis. Dengan usia yang sudah menginjak 29 tahun, Veddriq menyadari bahwa manajemen tubuh menjadi kunci untuk tetap kompetitif di level elite.

Menghadapi Lawan Terberat: Jepang dan Tiongkok

Dalam menghadapi persaingan di Asian Games 2026, Veddriq tidak menutup mata akan kekuatan lawan-lawannya. Dua negara yang dianggapnya paling berbahaya adalah Jepang sebagai tuan rumah dan Tiongkok yang dikenal sangat dominan dalam cabang olahraga panjat tebing.

"Itu salah satu saingan terberat untuk Indonesia," tegas Veddriq.

Jepang memiliki keunggulan sebagai tuan rumah yang mendapatkan dukungan penuh dari penonton lokal. Sementara itu, Tiongkok telah lama menjadi kekuatan utama dalam panjat tebing Asia dengan pembinaan atlet yang sistematis dan berkelanjutan. Kedua negara ini diprediksi akan menjadi penghalang terbesar bagi Veddriq dalam merealisasikan target emasnya.

Target Dua Emas Panjat Tebing Indonesia

Tak hanya Veddriq, Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) juga menetapkan target ambisius dengan membidik dua medali emas pada Asian Games 2026. Timnas panjat tebing Indonesia menyiapkan sembilan atlet terbaik untuk berlaga di Aichi-Nagoya.

Daftar atlet yang akan memperkuat Indonesia meliputi:

  • Speed putra: Veddriq Leonardo dan Aditya Tri Syahria
  • Speed putri: Desak Made Rita Kusuma Dewi dan atlet lainnya
  • Kategori lainnya yang akan diumumkan lebih lanjut oleh FPTI

Dengan kombinasi atlet berpengalaman seperti Veddriq dan talenta-talenta muda potensial, Indonesia memiliki peluang nyata untuk meraih lebih dari satu medali emas. Keberhasilan Veddriq di Olimpiade Paris 2024 menjadi bukti bahwa atlet Indonesia mampu bersaing dan menang di level tertinggi.

Harapan dan Doa untuk Merah Putih

Di balik target pribadinya, Veddriq menyimpan harapan besar untuk terus mengibarkan bendera Merah Putih di podium kemenangan. Perjuangannya bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk kebanggaan seluruh rakyat Indonesia. Setiap pemanjatan yang ia lakukan adalah representasi dari semangat dan ketangguhan atlet Tanah Air.

Dukungan dari masyarakat dan pemerintah tentu menjadi modal berharga bagi Veddriq dan seluruh kontingen Indonesia. Sebagai peraih emas Olimpiade, Veddriq telah membuktikan bahwa mimpi besar bisa diraih dengan kerja keras, disiplin, dan keteguhan hati. Kini, giliran Asian Games 2026 yang akan menjadi saksi bisu perjuangannya meniti puncak prestasi baru.

Seluruh pecinta olahraga Indonesia berharap Veddriq Leonardo dapat mewujudkan impiannya dan menambah koleksi medali emasnya di kancah Asia. Dengan pengalaman, kemampuan, dan semangat yang dimilikinya, peluang Veddriq untuk meraih emas di Aichi-Nagoya sangat terbuka lebar. Merah Putih, semoga semakin berkibar!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User