Veda Ega Pratama Ukir Waktu Impresif di Kualifikasi Moto3 Thailand

Veda Ega Pratama membuka musim 2026 dengan performa menjanjikan pada sesi kualifikasi Moto3 Thailand di Sirkuit Buriram, Sabtu (28/02/2026). Pembalap binaan Honda Team Asia itu sukses mengamankan posi...

Jul 28, 2026 - 04:31
0 0
Veda Ega Pratama Ukir Waktu Impresif di Kualifikasi Moto3 Thailand

Veda Ega Pratama membuka musim 2026 dengan performa menjanjikan pada sesi kualifikasi Moto3 Thailand di Sirkuit Buriram, Sabtu (28/02/2026). Pembalap binaan Honda Team Asia itu sukses mengamankan posisi start ke-7 setelah mencatatkan waktu terbaik 1 menit 42,318 detik di atas lintasan sepanjang 4,55 kilometer. Hasil ini menempatkan Veda hanya terpaut 0,443 detik dari peraih pole position, sekaligus menjadi barometer kesiapan tim Jepang-Asia tersebut dalam menghadapi balapan Minggu esok.

Sesi kualifikasi dibagi dalam dua fase Q1 dan Q2, dan Veda harus bekerja keras sejak menit-menit awal. Pada fase Q1, ia menunggangi Honda NSF250RW dengan agresif, langsung menggebrak di sektor pertama dengan catatan 27,9 detik yang menempatkannya di puncak klasemen sementara. Traksi ban belakang lunak yang dipilih tim terbukti efektif di tikungan cepat 3-4, meski suhu aspal yang menyentuh 52 derajat Celsius sempat memicu degradasi grip di sektor akhir. Beruntung, strategi tow yang diterapkan terhadap pembalap tuan rumah berbuah lap bersih di penghujung Q1, mengantarnya lolos ke Q2 dengan selisih 0,15 detik dari batas aman.

Performa di Q2: Agresif Tanpa Kompromi

Memasuki Q2, intensitas persaingan meningkat drastis. Veda langsung keluar pit lane saat lampu hijau menyala, mengambil posisi di belakang duo pembalap Spanyol yang konsisten memecahkan rekor sektor. Pada lap ketiga, ia membukukan sector time terbaik pribadinya: sektor 1 28,1 detik, sektor 2 24,7 detik, dan sektor 3 29,0 detik. Kombinasi tersebut menghasilkan waktu ideal 1:41,9 secara virtual, namun realitasnya hembusan angin dari arah tikungan 12 mengganggu keseimbangan motor saat menikung, sehingga catatan resmi terkoreksi menjadi 1:42,318.

Tercatat, Veda mampu menorehkan 6 lap dalam sesi 15 menit tersebut, dengan konsistensi laju di rentang 1:42,3 - 1:42,8. Ini menunjukkan kemampuannya menjaga ritme, bukan sekadar satu lap cepat. Data Honda Team Asia menunjukkan penggunaan ban belakang medium pada dua lap terakhir sebagai persiapan simulasi jarak balap. “Kami ingin melihat degradasi untuk 15-20 lap, dan hasilnya memuaskan. Veda bisa menjaga pace 1:42,5 hingga akhir simulasi,” ujar teknisi balapnya.

Analisis Taktik dan Statistik Kunci

Jika ditelisik lebih dalam, keberhasilan Veda menembus baris ketiga grid tak lepas dari kejelian insinyur Honda Team Asia meracik setelan sasis. Data menunjukkan motor Veda mencatat kecepatan puncak 227,3 km/jam di lintasan lurus utama—tercepat kelima di antara 28 pembalap—berkat mesin yang dirombak dengan spesifikasi baru musim ini. Namun, kekuatan sesungguhnya terletak di sektor infill (tikungan 5-9), di mana ia membukukan selisih minus 0,2 detik dari rata-rata pembalap lain, hasil dari sudut kemiringan yang mencapai 58 derajat dan penggunaan suspensi depan yang lebih empuk.

Dari sisi kompetitor, gap 0,443 detik dari pole sitter menyiratkan persaingan ketat di papan atas. Posisi ketujuh ini juga lebih baik dari hasil kualifikasi pembalap Honda Team Asia pada seri yang sama tahun lalu, yang saat itu terpuruk di baris keempat. Starting grid yang bersih akan menjadi modal berharga, mengingat tikungan pertama Buriram yang sempit sering memicu insiden. Dengan kecepatan motor yang kompetitif dan ritme balap yang terjaga, peluang Veda menembus lima besar terbuka lebar.

Perspektif Tim: Optimisme yang Terukur

Usai sesi, Veda menyampaikan apresiasi terhadap kinerja motor barunya. “Feeling-nya sudah enak sejak FP3. Kami hanya ubah sedikit di suspensi belakang, dan hasilnya langsung terasa di tikungan cepat,” katanya melalui rilis resmi tim. Teknisi balap menambahkan bahwa data telemetri menunjukkan potensi 0,25 detik yang bisa diraih jika cuaca esok sesuai prediksi—mendung tanpa hujan. Tim telah menyiapkan dua opsi mapping mesin untuk mengantisipasi perubahan temperatur lintasan.

Dengan hasil kualifikasi ini, Honda Team Asia menegaskan posisinya sebagai underdog yang siap menggebrak kejutan di Moto3 2026. Bagi Veda Ega Pratama, ini adalah bukti bahwa kerja keras selama jeda musim dingin mulai membuahkan hasil. Balapan Minggu akan menjadi pentas sesungguhnya: apakah ia mampu mengkonversi ritme kuat menjadi poin perdana musim ini? Para penggemar Tanah Air tentu menanti jawabannya dari lintasan Buriram.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User