Veda Ega Pratama Lolos Kualifikasi Moto3 Thailand di Buriram

Skor akhir kualifikasi Moto3 GP Thailand di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Sabtu (28/02/2026), membawa kabar manis bagi balap Indonesia. Veda Ega Pratama memastikan start dari posisi ketujuh gr...

Veda Ega Pratama Lolos Kualifikasi Moto3 Thailand di Buriram

Skor akhir kualifikasi Moto3 GP Thailand di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Sabtu (28/02/2026), membawa kabar manis bagi balap Indonesia. Veda Ega Pratama memastikan start dari posisi ketujuh grid setelah mencatatkan 1 menit 42,487 detik pada sesi Q2. Catatan itu hanya terpaut 0,482 detik dari pole position dan sekaligus menjadi waktu terbaik pribadinya sepanjang akhir pekan di lintasan sepanjang 4,554 kilometer dengan 12 tikungan tersebut. Dengan hasil ini, pembalap Honda Team Asia itu akan memulai balapan dari baris ketiga pada Minggu (01/03/2026).

Babak Kualifikasi: Jalan Terjal dari Q1 Menuju Baris Ketiga

Jalan Veda menuju posisi tujuh tidak mulus. Ia gagal menembus 14 besar pada gabungan waktu latihan bebas dan harus memulai dari sesi Q1 dengan tekanan tinggi. Di menit ke-9 sesi Q1, pembalap asal Indonesia itu melesat ke puncak klasemen sementara dengan 1 menit 43,105 detik, unggul 0,118 detik atas rival terdekatnya setelah berhasil mencatat lap bersih pertamanya. Dua pembalap tercepat Q1 berhak melaju ke Q2, dan Veda mengamankan tiket tersebut dengan sisa waktu dua menit. Di Q2, ia sempat kesulitan pada lap pertama karena terhambat lalu lintas di tikungan 3, namun lap kedua menjadi momen krusial. Ia menekan gas penuh, memanfaatkan slipstream di trek lurus utama sepanjang satu kilometer, lalu mencatat waktu 1 menit 42,487 detik yang mengangkatnya dari posisi 13 ke posisi 7 pada menit-menit akhir sesi.

Analisis Lap: Sektor 3 Jadi Kunci Kecepatan Veda

Jika diurai per sektor, rahasia catatan waktu Veda terletak pada sektor 3. Data transponder menunjukkan ia menjadi pembalap tercepat kedua di sektor tersebut, hanya kalah 0,051 detik dari peraih pole. Kemampuan menikung dengan late braking di tikungan 7 dan 9 membuatnya bisa membuka gas lebih awal tanpa kehilangan banyak momentum di trek lurus utama. Dari sisi kecepatan puncak, ia tercatat mencapai 232,6 km/jam di speed trap, hanya tertinggal 1,5 km/jam dari pembalap tercepat di kategori ini. Konsistensi juga terlihat dari tiga lap terbaiknya yang semuanya berada di bawah 1 menit 43 detik, sesuatu yang jarang dicapai pembalap lain dalam sesi yang sama. Ini menjadi modal berharga karena balapan besok akan berlangsung 22 lap penuh dengan aksi salip-menyalip yang diperkirakan sangat ketat.

Bekal Balapan: Strategi Ban di Aspal Panas Buriram

Kondisi trek menjadi faktor besar untuk balapan Minggu. Suhu aspal di Buriram diperkirakan menyentuh 52 derajat Celsius saat balapan dimulai pukul 15.00 waktu setempat, salah satu yang terpanas di kalender musim ini. Tim Honda Team Asia diprediksi memilih ban medium untuk depan dan soft untuk belakang, kombinasi yang memberi grip awal maksimal namun menuntut manajemen degradasi yang disiplin. Start dari baris ketiga memberi Veda sudut pandang yang cukup baik untuk menghindari kekacauan tikungan pertama, area yang musim ini kerap menjadi lokasi insiden beruntun. Strategi menunggu momen di pertengahan balapan pun terbuka lebar, mengingat ritmenya di lap kelima hingga lap kelima belas termasuk tiga terbaik di sesi latihan panjang kemarin.

“Kami senang dengan kemajuan Veda hari ini. Posisi tujuh adalah hasil kualifikasi terbaiknya musim ini. Sekarang kami fokus pada konsistensi balapan, karena di Buriram siapa yang mengelola ban dengan baik yang akan naik podium,” ujar manajer tim Honda Team Asia.

Modal Sejarah: Veda dan Ambisi Poin Perdana

Hasil ini menempatkan Veda sebagai satu-satunya wakil Indonesia di grid Moto3 2026 yang berhasil menembus dua digit besar kualifikasi. Sebelumnya, raihan kualifikasi terbaiknya musim ini adalah posisi 12 di Argentina. Jika mampu mempertahankan ritme saat balapan, bukan mustahil ia membawa pulang poin perdana. Catatan sejarah menunjukkan pembalap yang start dari posisi 7 di Buriram kerap finis di lima besar, karena trek ini sangat ramah terhadap aksi salip-menyalip lewat slipstream. Data musim lalu juga memperlihatkan lima besar balapan diisi oleh pembalap yang justru start dari baris kedua dan ketiga, bukan dari pole. Artinya, peluang Veda untuk bersaing di kelompok depan sangat terbuka selama ia tidak melakukan kesalahan di lap pembuka.

Warm-up akan digelar Minggu pagi pukul 09.40 waktu setempat, sebelum balapan dimulai pukul 15.00. Dengan kecepatan yang sudah terbukti di sektor 3 dan konsistensi lap yang terus membaik, Veda Ega Pratama punya semua bahan untuk menulis babak baru dalam kariernya di kancah dunia. Kini tinggal soal eksekusi di hari balapan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User