Veda Ega dan Mario Aji Matangkan Persiapan, Sultan HB X Beri Dukungan

Hitung mundur menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 kian terasa. Dua andalan Merah Putih di kejuaraan dunia balap motor, Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji, terus menggeber persiapan demi ta...

Aug 11, 2026 - 23:36
0 0
Veda Ega dan Mario Aji Matangkan Persiapan, Sultan HB X Beri Dukungan

Hitung mundur menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 kian terasa. Dua andalan Merah Putih di kejuaraan dunia balap motor, Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji, terus menggeber persiapan demi tampil kompetitif di hadapan publik sendiri pada gelaran di Pertamina Mandalika International Circuit. Di sela agenda latihan yang padat, keduanya mendapat suntikan semangat langsung dari Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, dalam sebuah pertemuan hangat di Yogyakarta.

Dukungan moral ini datang pada momen krusial. Kalender balap dunia menuntut keduanya menjaga kondisi fisik dan mental sepanjang musim, dan balapan kandang selalu membawa beban tersendiri: ekspektasi puluhan ribu penonton yang memadati tribun Mandalika.

Suntikan Moril dari Keraton Yogyakarta

Bagi Veda Ega, pertemuan dengan Sri Sultan Hamengkubuwono X terasa istimewa. Pembalap kelahiran Gunungkidul itu seperti pulang ke rumah sendiri, dan dukungan dari pemimpin daerah kelahirannya menjadi bahan bakar tambahan sebelum kembali menjalani kerasnya persaingan di kelas Moto3.

"Pesan Beliau sederhana tetapi dalam: tetap disiplin, rendah hati, dan jangan cepat puas. Itu akan saya bawa ke setiap sesi latihan," ujar Veda Ega usai pertemuan.

Mario Suryo Aji tak kalah antusias. Rider Moto2 itu menilai dukungan dari tokoh sekaliber Sri Sultan menunjukkan bahwa perjuangan pembalap Indonesia diperhatikan hingga level tertinggi. "Semangat ini jadi pengingat bahwa kami tidak balapan sendiri. Ada banyak orang di belakang kami," kata Mario.

Fisik, Teknik, dan Race Pace Menuju Mandalika

Program persiapan keduanya menyentuh semua aspek. Dari sisi fisik, latihan endurance dan kekuatan leher menjadi prioritas mengingat karakter Mandalika yang menuntut pengereman keras berulang kali. Sesi di atas motor — mulai dari latihan di sirkuit, flat track, hingga motocross — dipakai untuk menjaga feeling terhadap grip ban, sementara analisis telemetri membantu mempertajam racing line dan titik pengereman di setiap tikungan.

Fokus utama lainnya adalah race pace, bukan sekadar kecepatan satu lap. Konsistensi dari lap pembuka hingga bendera finis menjadi penentu hasil akhir, terutama di kelas Moto3 yang terkenal dengan pertarungan grup depan yang ketat dan saling salip hingga tikungan terakhir.

Statistik Sirkuit dan Jejak Dua Rider

Pertamina Mandalika International Circuit membentang sepanjang 4,31 kilometer dengan 17 tikungan — enam ke kiri dan 11 ke kanan — serta straight utama sepanjang 723 meter yang menjadi zona overtaking favorit sejak venue ini menggelar MotoGP perdana pada 2022.

Rekam jejak keduanya membuat ekspektasi publik wajar membubung. Veda Ega adalah juara Idemitsu Asia Talent Cup 2022 dan kampiun Red Bull MotoGP Rookies Cup 2023 — pembalap Indonesia pertama yang meraihnya — sebelum naik ke pentas dunia Moto3. Mario Aji, sementara itu, tercatat sebagai pembalap Indonesia pertama yang menjalani musim penuh di kelas Moto2 dan sudah merasakan poin kejuaraan dunia.

Target Realistis di Balapan Kandang

Dengan persiapan yang matang, target keduanya terukur: Veda membidik pertarungan di grup depan Moto3, sementara Mario mengincar zona poin bahkan sepuluh besar di Moto2. Dukungan penonton di Mandalika — yang selalu mencapai puluhan ribu setiap musim — diyakini menjadi tambahan sepersekian detik di setiap lap.

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 memang masih menunggu di kalender, tetapi fondasinya dibangun sejak hari ini: latihan, data, dan semangat dari tanah kelahiran. Publik Indonesia kini tinggal menghitung hari.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User