Timnas Indonesia Tampil di Final FIFA ASEAN Cup 2026 Melawan Vietnam
Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Timnas Indonesia atas Vietnam pada final FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). Laga berjalan dramatis dengan ...
Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Timnas Indonesia atas Vietnam pada final FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). Laga berjalan dramatis dengan dua gol tuan rumah tercipta di babak kedua, sementara Vietnam hanya mampu membalas sekali melalui titik penalti. Kemenangan ini memastikan Indonesia mengangkat trofi ASEAN Cup untuk pertama kalinya sejak format baru FIFA diterapkan pada 2024.
Babak Pertama: Vietnam Tekan, Indonesia Bertahan
Sejak menit ke-5, Vietnam langsung mengambil inisiatif serangan. Formasi 4-2-3-1 yang diterapkan pelatih Vietnam membuat lini tengah Indonesia kewalahan. Penguasaan bola babak pertama didominasi Vietnam dengan 58 persen berbanding 42 persen. Meski demikian, pertahanan Indonesia yang dikawal duo bek tengah Rizky Ridho dan Elkan Baggott tampil disiplin. Menit ke-17, Nguyen Van Toan melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, namun kiper Ernando Ari masih sigap menepis bola. Indonesia baru menciptakan peluang emas pada menit ke-32 melalui sundulan Rafael Struick yang masih menyamping tipis di sisi kanan gawang Vietnam. Hingga menit ke-45, tidak ada gol tercipta. Kedua tim turun ke ruang ganti dengan skor kacamata 0-0.
Babak Kedua: Dua Gol Cepat Indonesia Hancurkan Pertahanan Vietnam
Perubahan taktik dilakukan pelatih Indonesia dengan memasukkan Marselino Ferdinan pada awal babak kedua. Hasilnya instan. Menit ke-48, Marselino melepaskan umpan terobosan cerdas kepada Hokky Caraka. Striker muda itu menuntaskan peluang dengan tendangan kaki kiri ke sudut kiri bawah gawang. Skor berubah 1-0 untuk Indonesia. Stadion Utama Gelora Bung Karno meledak. Hanya berselang tujuh menit kemudian, menit ke-55, Indonesia menggandakan keunggulan. Kali ini giliran Marselino Ferdinan yang mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Vietnam. Tendangan voli datarnya tidak mampu dijangkau kiper Dang Van Lam. Assist diberikan oleh Yakob Sayuri yang berlari dari sisi kanan pertahanan Vietnam. Keunggulan 2-0 membuat Vietnam meningkatkan intensitas serangan. Pelatih Vietnam memasukkan dua pemain depan tambahan untuk mengejar ketertinggalan. Menit ke-71, Vietnam mendapatkan hadiah penalti setelah wasit meninjau tayangan VAR. Pelanggaran dilakukan Jordi Amat terhadap Nguyen Tien Linh di dalam kotak terlarang. Nguyen Quang Hai yang maju sebagai eksekutor berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1. Gol tersebut membangkitkan semangat Vietnam, namun pertahanan Indonesia tetap solid hingga peluit panjang berbunyi.
Statistik Pertandingan dan Catatan Kunci
Secara statistik, Vietnam memang unggul dalam penguasaan bola dengan 54 persen berbanding 46 persen. Vietnam juga mencatatkan 7 shots on target, sedangkan Indonesia hanya 5 shots on target. Namun efektivitas penyelesaian akhir menjadi pembeda. Indonesia hanya butuh lima peluang tepat sasaran untuk mencetak dua gol, sementara Vietnam dari tujuh peluang hanya mampu membuahkan satu gol dari titik putih. Dari segi disiplin, wasit mengeluarkan empat kartu kuning, masing-masing dua untuk setiap tim. Tidak ada kartu merah dalam laga final ini. Bek Indonesia, Rizky Ridho, mencatatkan 9 clearance dan 3 intersep, menjadi tembok kokoh di lini belakang. Sementara Marselino Ferdinan dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan dengan kontribusi satu gol dan satu assist.
“Kami tahu Vietnam akan menekan sejak awal. Strategi kami adalah bertahan rapat di babak pertama, lalu menyerang cepat di babak kedua. Marselino mengubah ritme permainan. Ini kemenangan untuk seluruh rakyat Indonesia,” ujar pelatih Timnas Indonesia dalam konferensi pers usai laga.
Dengan hasil ini, Timnas Indonesia menutup turnamen dengan rekor lima kemenangan dan satu hasil imbang dari enam pertandingan. Indonesia juga mencatatkan tiga clean sheet sepanjang fase grup hingga semifinal. Vietnam harus puas menjadi runner-up untuk kedua kalinya dalam tiga edisi terakhir. Perayaan juara berlangsung meriah di Stadion Utama Gelora Bung Karno, dengan lebih dari 78.000 penonton menyaksikan langsung momen bersejarah tersebut. Kemenangan ini juga memastikan Indonesia menerima hadiah uang tunai senilai 2 juta dolar AS dari FIFA. Selanjutnya, Timnas Indonesia akan fokus menghadapi kualifikasi Piala Asia 2027 pada November mendatang.
Comments (0)