Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026 Usai Drama Penalti Lawan Thailand

Skor akhir 4-2 melalui drama adu penalti memastikan Timnas Indonesia mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026) malam WIB. Laga berjalan 120 me...

Oct 08, 2026 - 05:52
0 0
Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026 Usai Drama Penalti Lawan Thailand

Skor akhir 4-2 melalui drama adu penalti memastikan Timnas Indonesia mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026) malam WIB. Laga berjalan 120 menit tanpa gol, memaksa babak tos-tosan menjadi penentu. Lima penendang Indonesia tampil dingin, sementara dua eksekutor Thailand gagal menunaikan tugasnya.

Jalannya 90 Menit: Penguasaan Bola 58 Persen Tanpa Gol

Sejak kick-off, Indonesia memakai formasi 4-3-3 dengan starting XI yang menekan tinggi. Pasukan Garuda mencatat penguasaan bola 58 persen berbanding 42 persen milik Thailand, plus 7 shots on target dari total 14 percobaan. Meski dominan, rapatnya barisan belakang Thailand membuat peluang bersih sulit tercipta.

Menit ke-23, gelandang Indonesia melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, tetapi bola masih membentur mistar gawang. Selang sepuluh menit, sepakan penyerang sayap kanan hasil assist terukur harus dihentikan kiper Thailand dengan penyelamatan refleks. Thailand sesekali mengancam lewat serangan balik cepat, namun hanya menorehkan 3 shots on target sepanjang laga.

Babak kedua berjalan lebih terbuka. Menit ke-67, Indonesia mendapat peluang emas melalui sepak pojok, tetapi sundulan bek tengah melenceng tipis di sisi kiri gawang. Empat menit berselang, wasit sempat meninjau insiden di kotak penalti lewat VAR, namun tidak ada pelanggaran yang terbukti. Hingga menit ke-90, skor kacamata bertahan dan laga berlanjut ke perpanjangan waktu.

Extra Time dan Adu Penalti: Kiper Indonesia Jadi Pahlawan

Di babak tambahan, kedua pelatih melakukan rotasi. Indonesia memasukkan penyerang muda untuk menambah daya gedor, sementara Thailand memperkuat lini tengah demi menahan tempo. Peluang terbaik hadir menit ke-112, saat striker Indonesia berhasil lolos dari jebakan offside, tetapi sepakannya masih melebar. Wasit mencatat total 5 kartu kuning dan satu kartu merah untuk pemain Thailand di menit ke-118 akibat pelanggaran keras di area tengah.

Adu penalti menjadi panggung bagi kiper Indonesia. Ia menggagalkan dua eksekusi penendang Thailand, sementara lima algojo Garuda menuntaskan tugas dengan skor 4-2. Lima gol Indonesia dicetak lewat penempatan bola yang tenang, termasuk satu panenka yang mengecoh kiper lawan.

"Kami tahu tekanan final sangat besar, tapi para pemain menunjukkan mentalitas juara. Clean sheet selama 120 menit adalah bukti disiplin taktik kami," kata pelatih Timnas Indonesia dalam sesi konferensi pers usai laga.

Statistik Kunci dan Rekam Jejak Sepanjang Turnamen

Sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia mencatat 10 gol dan hanya kebobolan 2 gol dalam lima pertandingan. Dua kemenangan di fase grup diraih dengan skor meyakinkan, disusul kemenangan semifinal lewat perpanjangan waktu. Kapten tim menjadi top skorer dengan empat gol, sementara gelandang jangkar mencatat tiga assist.

Thailand sendiri tampil sebagai finalis dengan pertahanan solid, mencatat tiga clean sheet sebelum final. Namun, absennya satu pemain kunci di lini belakang akibat akumulasi kartu kuning membuat keseimbangan mereka goyah di babak tambahan. Tekanan suporter tuan rumah yang memenuhi SUGBK juga menjadi faktor psikologis yang tak bisa diabaikan.

Kemenangan ini menandai gelar kedua Indonesia di turnamen regional di bawah naungan FIFA. Bagi publik sepak bola nasional, keberhasilan ini menjadi modal penting menyambung performa ke ajang kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia mendatang. Selebrasi dipastikan berlanjut di jalanan Jakarta, sementara skuad Garuda bersiap menerima bonus dan jadwal uji coba internasional berikutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User