Tchouameni Membuka Jalan, Madrid Singkirkan Benfica di Bernabeu

Santiago Bernabeu bergemuruh. Real Madrid memastikan langkah ke babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Benfica dalam leg kedua play-off, Kamis (26/2/2026) dini h...

Jul 28, 2026 - 07:41
0 0
Tchouameni Membuka Jalan, Madrid Singkirkan Benfica di Bernabeu

Santiago Bernabeu bergemuruh. Real Madrid memastikan langkah ke babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Benfica dalam leg kedua play-off, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. Keunggulan agregat 2-1 dari leg pertama di Lisbon digandakan menjadi 6-2, menegaskan superioritas Los Blancos di hadapan lebih dari 80 ribu pendukungnya sendiri. Gol pembuka dari Aurelien Tchouameni menjadi katalis yang meruntuhkan pertahanan disiplin As Aguias sejak menit-menit awal.

Babak Pertama: Dominasi Tanpa Ampun

Carlo Ancelotti menurunkan formasi 4-3-3 ofensif dengan trio Vinicius Junior, Kylian Mbappe, dan Rodrygo di lini depan. Penguasaan bola Madrid mencapai 63 persen sepanjang 45 menit pertama, menghasilkan total delapan shots on target berbanding dua milik tim tamu. Menit ke-12, peluang pertama datang lewat sundulan Mbappe yang masih bisa ditepis kiper Anatoliy Trubin. Tekanan demi tekanan terus mengalir. Benfica yang dilatih Bruno Lage mencoba bertahan dalam blok rendah 5-4-1, namun intensitas serangan Madrid terlalu sulit dibendung.

Kebuntuan pecah pada menit ke-23. Berawal dari sepak pojok Jude Bellingham, bola sempat mengenai kerumunan pemain sebelum jatuh di kaki Tchouameni. Dari jarak delapan meter, gelandang asal Prancis itu melepaskan tendangan half-volley mendatar yang tak mampu dijangkau Trubin. Bola bersarang di pojok kiri bawah gawang. Skor 1-0, agregat menjadi 3-1. Tchouameni berlari ke sudut lapangan sambil mengepalkan tangan ke arah tribun selatan. Gol ketiganya musim ini di seluruh kompetisi, angka yang cukup mengesankan untuk seorang gelandang bertahan.

Babak Kedua: Hujan Gol dan Kartu Merah

Memasuki babak kedua, Benfica mencoba keluar dari tekanan dengan memasukkan Angel Di Maria pada menit ke-55. Mantan pemain Madrid itu nyaris menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas menit ke-61, namun Thibaut Courtois melakukan penyelamatan gemilang dengan ujung jari. Justru Madrid yang menggandakan keunggulan dua menit berselang. Serangan balik cepat yang dibangun Eduardo Camavinga dari area pertahanan sendiri berakhir dengan umpan terobosan Vinicius kepada Mbappe. Mbappe menuntaskannya dengan chip dingin melewati Trubin pada menit ke-63, assist keenam Vinicius di Liga Champions musim ini.

Benfica sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-71. Antonio Silva mencetak gol sundulan memanfaatkan kemelut sepak pojok, memanfaatkan kelengahan Antonio Rudiger dalam pengawalan. Skor menjadi 2-1, namun harapan tim tamu sirna pada menit ke-78. Kartu merah langsung diberikan wasit Michael Oliver kepada Nicolas Otamendi setelah VAR mengonfirmasi pelanggaran keras terhadap Bellingham di tepi kotak penalti. Unggul jumlah pemain, Madrid tak kesulitan menambah dua gol tambahan lewat Rodrygo di menit ke-82 dan Endrick yang masuk dari bangku cadangan pada menit ke-89.

Bintang Pertandingan dan Statistik Akhir

Tchouameni layak dinobatkan sebagai pemain terbaik. Selain gol pembuka, ia mencatatkan akurasi umpan 93 persen, tiga tekel sukses, lima intersepsi, dan dua tembakan tepat sasaran. Perannya sebagai jangkar di depan lini belakang membuat Benfica kesulitan membangun serangan dari lini kedua. Ancelotti memuji penampilan anak asuhnya: "Kami bermain dengan intensitas yang tepat sejak menit pertama. Tchouameni menunjukkan kualitasnya tidak hanya dalam bertahan, tapi juga membaca momen untuk maju."

"Kuncinya adalah sabar menunggu celah. Kami tahu Benfica akan bertahan rapat. Gol pertama membuka segalanya. Setelah itu, ruang-ruang mulai terbuka dan para penyerang kami melakukan sisanya dengan brilian," ujar Ancelotti dalam konferensi pers usai laga.

Statistik lengkap pertandingan menceritakan dominasi absolut: penguasaan bola 61-39, total tembakan 22-7, shots on target 12-3, umpan sukses 587-342, pelanggaran 9-14, serta kartu kuning satu untuk Madrid (Camavinga, menit 41) berbanding dua untuk Benfica (Kokcu menit 38, Bah menit 67) sebelum kartu merah Otamendi. Madrid mencatatkan clean sheet kedua dalam empat laga kandang terakhir di Eropa, menegaskan kokohnya pertahanan racikan Ancelotti di fase krusial.

Dengan hasil ini, Real Madrid melaju ke babak 16 besar dengan modal kepercayaan diri tinggi. Undian akan menentukan lawan berikutnya, namun pesan sudah terkirim ke seluruh Eropa: juara bertahan belum siap melepaskan mahkotanya. Tchouameni dan kolega kini mengalihkan fokus ke lanjutan La Liga akhir pekan ini sebelum kembali ke panggung Eropa bulan depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User