Tapia: Hanya Messi yang Berhak Menentukan Kapan Pensiun

Skor akhir 3-1 untuk Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2026 menjadi panggung terbaru keajaiban Lionel Messi. Menit ke-23, sang kapten melepaskan tendangan melengkung kaki kiri dari luar kotak pe...

Aug 08, 2026 - 20:46
0 0
Tapia: Hanya Messi yang Berhak Menentukan Kapan Pensiun

Skor akhir 3-1 untuk Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2026 menjadi panggung terbaru keajaiban Lionel Messi. Menit ke-23, sang kapten melepaskan tendangan melengkung kaki kiri dari luar kotak penalti yang menghujam sudut kanan atas gawang — gol pembuka yang sekaligus menorehkan rekor anyar dalam sejarah turnamen. Statistik laga berbicara lantang: penguasaan bola 62 persen milik Albiceleste, 8 shots on target berbanding 3, dan satu nama mendominasi lembar data — Lionel Andrés Messi.

Malam Rekor Sang Kapten

Di usia 39 tahun, Messi diturunkan pelatih Lionel Scaloni dalam formasi 4-3-3, beroperasi sebagai false nine yang leluasa turun ke lini tengah menjemput bola. Gol menit ke-23 itu lahir dari aksi individu: menerima umpan pendek dari gelandang bertahan, melewati dua pemain lawan, lalu melepaskan tembakan dari jarak 22 meter. Lesakan tersebut menjadikannya pencetak gol tertua Argentina di Piala Dunia sekaligus mengukuhkan rekornya sebagai pemain dengan penampilan terbanyak di turnamen ini — 27 laga, melampaui catatan legenda Jerman, Lothar Matthäus.

Messi tak berhenti di situ. Menit ke-67, umpan terobosan membelah pertahanan lawan ia kirimkan untuk dituntaskan sang penyerang muda menjadi gol kedua — assist kelas dunia dari kaki kiri magis itu. Gol ketiga Argentina tercipta menit ke-84 lewat skema serangan balik cepat, sementara satu gol lain dianulir wasit karena offside di penghujung laga. Kubu lawan hanya mampu membalas sekali dari titik putih menit ke-78, setelah VAR meninjau pelanggaran di kotak terlarang. Sepanjang 90 menit, Messi membukukan 4 tembakan, 3 tepat sasaran, 5 umpan kunci, dan akurasi umpan 89 persen — pantas menyabet gelar pemain terbaik pertandingan.

Pernyataan Tegas dari Pucuk Pimpinan AFA

Di tengah euforia kemenangan, Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio Tapia, angkat bicara soal masa depan sang kapten yang tak kunjung lepas dari spekulasi. Dengan tegas, Tapia menolak wacana apa pun yang memaksa federasi menetapkan batas akhir karier internasional Messi.

"Hanya Leo yang tahu kapan waktunya berhenti. Tidak ada seorang pun — termasuk saya — yang berhak menentukan itu untuknya. Selama dia masih menikmati sepak bola, pintu tim nasional akan selalu terbuka," tegas Tapia.

Pernyataan tersebut sekaligus meredam perdebatan sengit di media Argentina yang sempat mempertanyakan apakah Piala Dunia 2026 akan menjadi panggung perpisahan La Pulga. Tapia justru menegaskan bahwa keputusan pensiun sepenuhnya berada di tangan sang pemain — bukan federasi, bukan pelatih, apalagi opini publik.

Warisan yang Belum Selesai Ditulis

Tambahan satu gol semalam membuat koleksi Messi di pentas Piala Dunia kini mencapai 15 gol — hanya terpaut satu gol dari rekor sepanjang masa milik bomber Jerman, Miroslav Klose, dengan 16 gol. Dengan Argentina masih melaju ke perempat final, kans memecahkan rekor itu terbuka lebar. Data kontribusinya pun mencengangkan: keterlibatan langsung dalam lebih dari 20 gol sepanjang kariernya di turnamen ini, angka yang sulit disamai generasi mana pun.

Scaloni sendiri tak menutupi kekagumannya. Sang pelatih menyebut Messi masih menjadi poros permainan Argentina, baik sebagai pencetak gol maupun kreator. Dari sisi taktik, kehadirannya memaksa lawan menumpuk dua hingga tiga pemain di zona tengah — ruang yang kemudian dieksploitasi habis-habisan oleh para gelandang Albiceleste.

Kini, dengan dukungan penuh federasi dan performa yang tak menunjukkan tanda-tanda penurunan, pertanyaan soal pensiun sepertinya harus disimpan rapat-rapat. Seperti kata Tapia: hanya satu orang di planet ini yang tahu jawabannya. Dan selama kaki kirinya masih menyihir, dunia sepak bola akan terus menunggu — sambil menikmati setiap menit keajaiban yang tersisa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User