Taktik Tavares Efektif, Persebaya Petik Kemenangan Dramatis Atas Persib
Surabaya, Gelora Bung Tomo – Persebaya Surabaya berhasil mengamankan tiga poin krusial setelah menundukkan Persib Bandung dengan skor akhir 2-1 dalam lanjutan pekan ke-12 Liga 1. Pertandingan yang d...
Surabaya, Gelora Bung Tomo – Persebaya Surabaya berhasil mengamankan tiga poin krusial setelah menundukkan Persib Bandung dengan skor akhir 2-1 dalam lanjutan pekan ke-12 Liga 1. Pertandingan yang digelar Senin malam (3/3) itu diwarnai drama gol telat, kartu merah, dan keputusan VAR yang menjadi sorotan. Pelatih Bernardo Tavares kembali menunjukkan kejelian taktiknya yang membuat Bajul Ijo kini merangsek ke papan atas klasemen.
Babak Pertama: Dominasi Tanpa Penyelesaian
Sejak peluit dibunyikan, Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan dengan formasi 4-3-3 ofensif yang menempatkan Bruno Moreira sebagai ujung tombak. Penguasaan bola mencapai 58% di 20 menit awal, namun penyelesaian akhir masih menjadi masalah. Peluang emas datang di menit ke-17 ketika umpan tarik Ricky Kambuaya dari sisi kiri berhasil disambut tendangan first-time Moreira, tetapi masih melebar tipis di sisi kanan gawang Persib yang dikawal Teja Paku Alam.
Persib yang mengandalkan serangan balik justru nyaris memecah kebuntuan di menit ke-34. David da Silva lolos dari jebakan offside setelah menerima umpan terobosan Marc Klok, namun sepakannya dari sudut sempit mampu diblok oleh kiper Ernando Ari. Statistik babak pertama menunjukkan total shots on target Persebaya 3 berbanding 1 milik Persib, tetapi skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Kartu Merah, Penalti, dan Gol Penentu
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat drastis. Tavares memasukkan gelandang serang Mochammad Supriadi menggantikan salah satu bek untuk menambah daya dobrak. Hasilnya instan: menit ke-52, Bruno Moreira mencetak gol pembuka melalui skema kemelut di kotak penalti. Tendangan first-time dari jarak enam yard tak mampu diantisipasi Teja, kedudukan 1-0.
Persib merespons dengan cepat. Pelatih Luis Milla menginstruksikan anak asuhnya bermain lebih agresif. Momentum berbalik di menit ke-67 ketika bek Persebaya, Rizky Ridho, melakukan tekel keras terhadap Ciro Alves di kotak terlarang. Wasit menunjuk titik putih setelah berkonsultasi dengan VAR. David da Silva yang menjadi eksekutor sukses menaklukkan Ernando, skor imbang 1-1.
Drama memuncak di menit ke-83. Pemain Persib, Achmad Jufriyanto, menerima kartu kuning kedua setelah handball di area pertahanan. Unggul jumlah pemain, Persebaya meningkatkan intensitas serangan. Gol kemenangan tercipta di masa injury time (90+4’). Berawal dari tendangan bebas yang dieksekusi Ze Valente, bola melambung ke tiang jauh dan disundul masuk oleh bek pengganti Alwi Slamat. Stadion bergemuruh, 2-1 untuk kemenangan dramatis Persebaya.
Analisis & Statistik Taktik Tavares
Kemenangan ini tak lepas dari racikan taktik Bernardo Tavares yang fleksibel sepanjang laga. Formasi awal 4-3-3 bertransformasi menjadi 3-4-3 saat menyerang di babak kedua, memungkinkan overload di sisi sayap. Masuknya Supriadi di menit ke-46 meningkatkan jumlah crossing ke kotak penalti dari 8 menjadi 14 di babak kedua.
Secara statistik, Persebaya unggul dalam penguasaan bola 55% berbanding 45%, dengan total tembakan 15 (7 on target) berbanding 8 (3 on target). Sementara itu, akurasi umpan mencapai 82%, lebih baik dari Persib yang hanya 78%. Kartu kuning masing-masing tim adalah 3, sementara kartu merah untuk Jufriyanto menjadi pembeda momentum.
Di lini tengah, Ricky Kambuaya menjadi motor serangan dengan catatan 3 umpan kunci dan akurasi umpan 89%. Sementara itu, lini belakang yang dikomandoi Rizky Ridho mampu meredam agresivitas David da Silva di 30 menit terakhir. Kejelian Tavares dalam membaca situasi menjadi kunci sukses Persebaya malam itu.
Tavares juga patut diacungi jempol dalam rotasi pemain. Keputusan memainkan Alwi Slamat sebagai bek tengah pengganti di akhir laga terbukti krusial.
“Kami tahu Persib kuat di bola mati. Saya sengaja memasukkan Alwi yang punya tinggi badan dan timing lompatan bagus untuk antisipasi skema tendangan bebas. Beruntung strategi ini berhasil,”ujar Tavares dalam konferensi pers usai laga.
Dengan tambahan tiga poin, Persebaya kini mengoleksi 24 poin dari 12 laga, sementara Persib tetap di angka 20. Tavares menegaskan target timnya adalah finis di zona Asia musim ini. “Kami tidak hanya bermain untuk menang, tapi juga membangun identitas sepakbola menyerang yang konsisten,” tutupnya.
Comments (0)