Tahu Dipantau KPK, Bupati Kuansing Jual Land Cruiser Hasil Suap

Beritainti.com, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap upaya Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby menghilangkan barang bukti berupa mobil mewah Toyota Land Cruiser

Jul 08, 2026 - 05:06
0 0
Tahu Dipantau KPK, Bupati Kuansing Jual Land Cruiser Hasil Suap

Beritainti.com, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap upaya Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby menghilangkan barang bukti berupa mobil mewah Toyota Land Cruiser yang diduga diterima sebagai suap dari Sekretaris Daerah Kuansing Zulkarnain. Mobil tersebut dijual ke showroom setelah Suhardiman menyadari dirinya tengah berada dalam pantauan tim penyidik KPK.

Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan bahwa pihaknya sempat mengalami kendala dalam mencari keberadaan mobil SUV tersebut karena adanya pihak-pihak yang sengaja menyembunyikan barang bukti.

"Atas unit mobil SUV Toyota Land Cruiser tersebut, tim KPK mendapatkan informasi adanya pihak-pihak yang mencoba menghilangkan, jadi ada jeda saat mencari yang bersangkutan dan barang buktinya juga, ada pihak-pihak yang mencoba menghilangkan atau menyembunyikan keberadaannya, dengan cara menjual kepada showroom milik saudara SW selaku pihak swasta. Hal ini diduga karena SA mengetahui dirinya sedang dipantau oleh tim KPK,"

ungkapan Taufik dalam konferensi pers di gedung KPK, Rabu (1/6/2026).

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, Suhardiman diduga menjual mobil tersebut kepada showroom milik Suwito (SW), seorang pihak swasta yang turut diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin (29/6). Namun, Taufik tidak menjelaskan secara rinci bagaimana Suhardiman bisa mengetahui bahwa dirinya sedang dipantau oleh tim KPK.

Operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK di wilayah Kuansing ini merupakan bagian dari penyelidikan atas dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan kepala daerah tersebut. KPK sebelumnya telah menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus ini, termasuk Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain.

Upaya menghilangkan barang bukti dengan cara menjual kendaraan ke showroom menunjukkan adanya kesadaran dari pihak terperiksa bahwa penyidik sedang mengincar aset-aset yang berkaitan dengan tindak pidana. Tindakan semacam ini, menurut para ahli hukum pidana, justru dapat memperberat jeratan hukum bagi pelaku karena dianggap menghalangi proses penyidikan.

Hingga berita ini diturunkan, KPK masih terus mendalami keterlibatan pihak lain, termasuk peran Suwito selaku pemilik showroom yang menampung mobil hasil dugaan suap tersebut. Penyidik juga masih menelusuri aset-aset lain yang diduga berkaitan dengan perkara ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Reporter Teknologi. Reporter teknologi format ringkasan mudah baca.

Comments (0)

User