Son Heung-min Cetak Gol, Tottenham Bungkam Bournemouth

Skor akhir 3-1 untuk Tottenham Hotspur! Laga pekan ke-20 Liga Inggris 2023/2024 yang digelar di Tottenham Hotspur Stadium, London, Minggu (31/12/2023) menjadi momen yang berkesan bagi publik tuan ruma...

Oct 05, 2026 - 17:45
0 0
Son Heung-min Cetak Gol, Tottenham Bungkam Bournemouth

Skor akhir 3-1 untuk Tottenham Hotspur! Laga pekan ke-20 Liga Inggris 2023/2024 yang digelar di Tottenham Hotspur Stadium, London, Minggu (31/12/2023) menjadi momen yang berkesan bagi publik tuan rumah. Pasalnya, laga ini menjadi penampilan terakhir sang bintang, Son Heung-min, bersama Tottenham Hotspur sebelum dirinya pamit untuk membela Korea Selatan di Piala Asia 2023. Dengan semangat membara, pasukan Ange Postecoglou sukses membungkam Bournemouth lewat performa ofensif yang terukur dan efektif.

Babak Pertama: Son Langsung Menggebrak

Sejak peluit kick-off berbunyi, Tottenham Hotspur langsung mengambil inisiatif serangan dengan formasi 4-2-3-1 yang menjadi andalan mereka sepanjang musim ini. Menit ke-5, gelombang serangan pertama tuan rumah sudah tercipta. Giovani Lo Celso yang beroperasi sebagai gelandang serang melepaskan umpan terobosan ke sisi kiri lapangan, namun bola berhasil dibersihkan oleh barisan pertahanan Bournemouth yang menerapkan formasi 4-4-2 dengan taktik bertahan rapat.

Tekanan Tottenham akhirnya membuahkan hasil di menit ke-17. Melalui skema serangan balik cepat, Brennan Johnson yang berposisi sebagai sayap kanan berhasil merebut bola di tengah lapangan dan melesat menuju kotak penalti lawan. Dengan ketenangan tingkat tinggi, Johnson memberikan assist kepada Son Heung-min yang berada di sisi kiri. Tanpa buang waktu, Son melepaskan tendangan melengkung ke tiang jauh gawang Bournemouth yang dikawal Neto, mengubah skor menjadi 1-0 untuk Tottenham Hotspur!

Bournemouth tidak tinggal diam. Menit ke-23, mereka mencoba membalas melalui serangan dari sisi kanan yang dimotori oleh Max Aarons. Namun, lini belakang Tottenham yang dikomandoi oleh Cristian Romero dan Micky van de Ven tampil solid untuk mematahkan setiap ancaman. Menit ke-31, sempat terjadi insiden offside setelah Dango Ouattara berada dalam posisi terlarang sebelum menerima umpan silang. Hingga turun minum, skor akhir sementara masih bertahan 1-0 untuk tuan rumah.

Babak Kedua: The Cherries Bangkit, Namun Spurs Kian Tajam

Memasuki babak kedua, Bournemouth terlihat jauh lebih agresif. Pelatih mereka melakukan penyesuaian taktik dengan menambah daya tekan di lini tengah, sehingga laga berjalan dengan tempo yang jauh lebih tinggi. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil di menit ke-45+1 babak kedua. Alex Scott berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang Tottenham usai menerima umpan dari Justin Kluivert, lalu melepaskan tendangan terukur yang bersarang ke sudut gawang Fraser Forster. Skor pun berubah menjadi 1-1!

Namun, kegembiraan tamu hanya bertahan sebentar. Menit ke-50, Tottenham kembali mengambil alih kendali laga. Richarlison yang masuk dengan intensitas tinggi berhasil memecah kebuntuan setelah menerima umpan matang dari Pape Matar Sarr. Dengan satu sentuhan halus, Richarlison memperbesar keunggulan tuan rumah menjadi 2-1. Tidak berhenti sampai disitu, menit ke-71 menjadi momen penutup bagi Bournemouth. Dejan Kulusevski yang baru saja masuk dari bangku cadangan berhasil mencatatkan assist untuk Son Heung-min. Kali ini, sang kapten tidak menyia-nyiakan kesempatan dengan melepaskan tendangan keras ke dalam gawang, sekaligus mengunci skor akhir menjadi 3-1 untuk Tottenham Hotspur!

Menjelang akhir laga, wasit sempat melakukan pengecekan VAR atas dugaan pelanggaran di kotak penalti Bournemouth, namun hasilnya menunjukkan tidak ada pelanggaran yang cukup untuk diberikan titik putih. Pertandingan pun ditutup tanpa adanya kartu kuning/merah tambahan.

Statistik yang Berbicara

Laga ini bukan hanya tentang gol, namun juga tentang dominasi yang terukur dari Tottenham Hotspur. Berdasarkan data pertandingan, skor akhir adalah 3-1. Dari sisi pencetak gol, Son Heung-min berhasil mencetak dua gol di menit ke-17 dan menit ke-71. Untuk assist, Brennan Johnson, Richarlison dan Dejan Kulusevski masing-masing turut menyumbangkan satu assist.

Dari penguasaan bola, Tottenham Hotspur jauh unggul dengan penguasaan bola sebesar 62% berbanding 38% milik Bournemouth. Tuan rumah juga jauh lebih berbahaya di depan gawang dengan shots on target sebanyak 8, sedangkan Bournemouth hanya mampu mencatatkan 3 shots on target. Selain itu, Tottenham Hotspur berhasil menjaga ritme serangan mereka dengan total tembakan sebanyak 15 kali, berbanding 7 tembakan yang dilepaskan oleh tim tamu.

Performa Pemain dan Taktik

Dari sisi starting XI, Tottenham Hotspur tampil dengan formasi 4-2-3-1 yang terdiri dari Fraser Forster, Pedro Porro, Cristian Romero, Micky van de Ven, Destiny Udogie, Pape Matar Sarr, Yves Bissouma, Brennan Johnson, Giovani Lo Celso, Son Heung-min dan Richarlison. Sementara itu, Bournemouth menggunakan formasi 4-4-2 dengan starting XI yang diisi oleh Neto, Max Aarons, Marcos Senesi, Illia Zabarnyi, Milos Kerkez, Lewis Cook, Ryan Christie, Alex Scott, Justin Kluivert, Dango Ouattara dan Dominic Solanke.

Performa Son Heung-min menjadi sorotan utama. Tidak hanya berhasil mencetak dua gol, namun pergerakannya di sisi kiri juga kerap membuka ruang bagi rekan-rekannya untuk melakukan penetrasi. Hal ini terlihat jelas dari peran Johnson dan Kulusevski yang sama-sama berhasil memberikan assist kepadanya. Di lini tengah, Pape Matar Sarr tampil disiplin dalam memutus serangan lawan, sehingga Tottenham berhasil menjaga tempo permainan sesuai dengan taktik yang diterapkan oleh Ange Postecoglou.

Kata Pelatih

"Kami ingin memberikan Son momen yang spesial sebelum kepergiannya. Dia adalah pemimpin di ruang ganti dan performanya malam ini menunjukkan kelasnya. Namun, yang terpenting adalah tim ini terus berkembang."

Dengan hasil ini, Tottenham Hotspur berhasil mengamankan tiga poin berharga di pekan ke-20. Lebih dari itu, mereka memberikan hadiah perpisahan yang sempurna bagi Son Heung-min sebelum sang kapten berangkat untuk mengarungi perjuangan di Piala Asia 2023. Bagi para penggemar Spurs, malam ini akan dikenang sebagai malam dimana kapten mereka berpamitan dengan cara yang paling indah, yaitu melalui kerja keras, dedikasi dan dua gol yang krusial untuk kemenangan tim!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User