Son Cetak Gol Pamit sebelum Debut di Piala Asia
Tottenham Hotspur menutup penghujung tahun 2023 dengan kemenangan telak atas Bournemouth. Skor akhir 3-1 atas The Cherries di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu malam (31/12/2023), memastikan Harry Kan...
Tottenham Hotspur menutup penghujung tahun 2023 dengan kemenangan telak atas Bournemouth. Skor akhir 3-1 atas The Cherries di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu malam (31/12/2023), memastikan Harry Kane cs naik ke posisi lima besar klasemen sementara Liga Inggris sebelum jeda internasional Piala Asia 2023.
Kapten timnas Korea Selatan, Son Heung-min, menjadi bintang utama laga pekan ke-20 ini dengan menyumbang satu gol, sekaligus menjadi penutup momen apiknya di Inggris sebelum terbang ke Qatar. Total penguasaan bola dipegang tuan rumah dengan 55 persen berbanding 45 persen untuk tim tamu, sementara catatan shots on target mencatatkan tujuh milik Spurs berbanding tiga milik Bournemouth.
Babak Pertama: Tottenham Melesat di Sepuluh Menit Awal
Manajer Ange Postecoglou memasang starting XI dengan formasi 4-2-3-1 andalan, menurunkan lini serang berkecepatan tinggi sejak peluit awal. Hasilnya baru berbuah di menit ke-9, ketika gelandang muda Pape Matar Sarr menerima umpan silang mendatar dari sisi kanan pertahanan Bournemouth, lalu melepaskan tembakan kaki kiri yang bersarang di tiang dekat. Gol pembuka ini langsung mengubah ritme pertandingan.
Menit ke-16, Son Heung-min menggandakan keunggulan. Penyerang sayap 31 tahun itu bergerak tumpang tindih dengan bek kiri, menerima bola terobosan, dan dengan satu sentuhan kaki kanan melepaskan sepakan melengkung ke pojok gawang. Gol ke-12 Son di Premier League musim ini sekaligus menjadi perpisahan manisnya sebelum bergabung dengan skuad Korea Selatan.
Bournemouth yang di bawah Andoni Iraola bermain dengan formasi 4-4-2 agresif sempat membalas. Di menit ke-26, gelandang internasional Inggris U-21 Alex Scott menyambut umpan pendek di dalam kotak penalti dan menyontek bola ke gawang. Wasit sempat melakukan pengecekan VAR terhadap kemungkinan offside, namun gol dinyatakan sah karena garis bahu Scott masih berada di belakang bek terakhir Tottenham. Skor berubah menjadi 2-1.
Sisa babak pertama berjalan alot. Bournemouth meningkatkan pressing tinggi dan menghasilkan dua shots on target tambahan, tetapi kiper Guglielmo Vicario tampil sigap dengan dua penyelamatan krusial. Spurs sendiri mengakhiri babak dengan penguasaan bola 57 persen dan delapan tembakan, empat di antaranya on target.
Babak Kedua: Romero Mengunci Kemenangan
Memasuki babak kedua, Postecoglou melakukan penyesuaian taktis dengan menarik salah satu gelandang bertahan dan memasukkan winger eksplosif untuk menambah lebar serangan. Taktik tersebut membuahkan hasil di menit ke-51. Cristian Romero, bek tengah asal Argentina, naik ke depan mengikuti sepak pojok dan menyundul bola hasil umpan pendek tendangan sudut dengan keras ke arah gawang. Skor 3-1 mematikan perlawanan Bournemouth.
Sejak gol ketiga, Tottenham mengendalikan tempo permainan dengan penguasaan bola stabil di kisaran 54 hingga 56 persen. Anak asuh Iraola mencoba mempertajam lini serang dengan dua pergantian pemain, namun rapatnya double pivot Spurs di depan lini pertahanan membuat umpan-umpan vertikal mereka banyak terputus.
Menit ke-70 hingga menit ke-80 berjalan dengan tensi tinggi. Bournemouth mendapatkan tendangan bebas dari jarak 22 meter, namun eksekusi Alex Scott masih melebar tipis di sisi kiri gawang. Di sisi lain, Spurs nyaris menambah gol ketika tembakan Voltemancin ke arah gawang masih membentur tiang gawang pada menit ke-84.
Statistik Kunci dan Dampak Jeda Internasional
Akhir laga menutup dengan data yang menarik: Tottenham mencatatkan 14 tembakan dengan 7 shots on target, sementara Bournemouth menghasilkan 9 tembakan dengan 3 di antaranya tepat sasaran. Pelanggaran juga tercatat cukup banyak, dengan tiga kartu kuning dibagikan — dua untuk tamu dan satu untuk tuan rumah — sebagai cerminan sengitnya duel di lini tengah. Tidak ada kartu merah dalam pertandingan ini.
Kemenangan ini membawa Tottenham mengoleksi 36 poin dari 20 laga, sementara Bournemouth tertahan di posisi 12 dengan 25 poin. Bagi Son, laga ini menjadi penutup sempurna sebelum berangkat ke Piala Asia 2023, di mana ia akan memimpin perburuan trofi pertama Korea Selatan sejak 1960.
"Kami harus memanfaatkan setiap peluang di depan gawang, dan hari ini anak-anak melakukannya dengan disiplin taktik yang saya minta."
Ange Postecoglou menyampaikan penilaian singkatnya seusai pertandingan soal efektivitas lini serang dan pentingnya menjaga konsistensi selama periode padat musim ini.
Son Heung-min sendiri meninggalkan panggung Liga Inggris dalam kondisi prima — satu gol, satu assist tercatat dalam catatan performanya malam ini. Tottenham kini harus bertahan tanpa sang kapten selama setidaknya empat pertandingan Premier League ke depan, dan segalanya akan bergantung pada seberapa dalam rotasi Postecoglou mampu menjaga performa ofensif tim. Statistik, taktik, dan momen krusial kini berpindah panggung dari London ke Doha.
Comments (0)