Skor Akhir 3-1: Debut Sempurna Endrick Bawa Real Madrid Taklukkan Stuttgart

Skor akhir 3-1 menutup laga pembuka Liga Champions 2024/2025 bagi Real Madrid di Santiago Bernabeu, Rabu malam waktu setempat. Los Blancos berhasil mengamankan tiga poin penting usai menjalani pertaru...

Skor Akhir 3-1: Debut Sempurna Endrick Bawa Real Madrid Taklukkan Stuttgart

Skor akhir 3-1 menutup laga pembuka Liga Champions 2024/2025 bagi Real Madrid di Santiago Bernabeu, Rabu malam waktu setempat. Los Blancos berhasil mengamankan tiga poin penting usai menjalani pertarungan sengit melawan tamu mereka, VfB Stuttgart, namun sorotan utama malam itu jatuh pada satu nama: Endrick. Pemain muda asal Brasil itu mencetak gol pada menit ke-90+5 yang tidak hanya memastikan kemenangan pasukan Carlo Ancelotti, tetapi juga menorehkan rekor gemilang sebagai pemain termuda Real Madrid yang mencetak gol dalam debut Liga Champions-nya.

Laga berlangsung dengan tempo tinggi sejak wasit meniup peluit panjang. Stuttgart yang tampil tanpa beban langsung memberikan tekanan lewat transisi cepat di sayap. Menit ke-12, Serhou Guirassy hampir membobol gawang Thibaut Courtois melalui sundulan dari umpan silang, namun tendangan tersebut masih melambung di atas mistar. Real Madrid membalas pada menit ke-23 ketika Kylian Mbappé melepaskan tendangan kaki kiri dari dalam kotak penalti, namun kiper Alexander Nubel berhasil mengamankan bola dengan reflex gemilang.

Taktik dan Dominasi Babak Pertama

Memasuki babak pertama, Ancelotti menurunkan starting XI dengan formasi 4-3-3 yang fleksibel. Jude Bellingham beroperasi sebagai false nine yang turun dalam untuk menghubungkan lini tengah dengan trio penyerang. Penguasaan bola Madrid mencapai 58 persen, namun Stuttgart terbukti berbahaya dalam transisi balik dengan shots on target sebanyak tiga kali, dua di antaranya datang dari serangan sayap kanan yang ditembus Enzo Millot. Endrick sendiri masih berada di bangku cadangan, menunggu momen yang tepat untuk debutnya di kompetisi elite Eropa.

Madrid mendapat peluang emas pada menit ke-38. Sebuah umpan terukur dari Federico Valverde menemukan Vinícius Junior di sisi kiri, namun tendangan first-time sang winger masih menyamping dari tiang gawang. Stuttgart nyaris membuka skor pada menit ke-42 melalui tendangan bebas Chris Fuhrich yang dipantulkan Courtois ke sudut lapangan. Skor 0-0 tertahan hingga jeda, dengan kedua tim menunjukkan disiplin taktis yang tinggi dan minim pelanggaran berarti, hanya satu kartu kuning yang dikeluarkan wasit selama 45 menit pertama.

Gol Pembuka dan Perubahan Momentum

Babak kedua berjalan tiga menit ketika Los Blancus akhirnya membuka keran gol. Menit ke-48, Kylian Mbappé mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima assist manis dari Rodrygo yang melesat dari sayap kanan. Operan rendah Rodrygo dijemput Mbappé dengan satu sentuhan dan langsung diarahkan ke sudut bawah gawang, membuat Nubel tak berdaya. Keunggulan 1-0 ini memaksa Stuttgart keluar dari cangkang pertahanan mereka.

Tekanan Stuttgart membuahkan hasil pada menit ke-68. Enzo Millot berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan umpan terobosan dari lini tengah dan melepaskan tendangan low drive yang menembus celah kaki Antonio Rüdiger. Gol ini memicu pergantian strategi dari Ancelotti yang mulai memasukkan Luka Modrić dan Brahim Díaz untuk mengontrol ritme permainan. Penguasaan bola Madrid naik menjadi 62 persen di periode ini, dengan shots on target bertambah menjadi delapan percobaan, lima di antaranya datang dalam sepuluh menit setelah gol tandang Stuttgart.

Momen penting terjadi pada menit ke-80. Carlo Ancelotti memberikan isyarat dari pinggir lapangan, dan Endrick melangkah masuk menggantikan Kylian Mbappé. Santiago Bernabeu langsung bergemuruh menyambut debut sang wonderkid Brasil. Kehadirannya memberikan energi baru di lini depan Madrid yang sejak gol penyama kedudukan terlihat frustrasi oleh blok pertahanan Stuttgart yang kompak.

Endrick: Rekor Gemilang di Menit Akhir

Menit ke-83, tuan rumah kembali unggul. Sebuah tendangan sudut dari sisi kiri dihalau oleh pertahanan Stuttgart, namun bola muntah jatuh di kaki Antonio Rüdiger yang langsung melepaskan tembakan jarak dekat. Gol ini mengembalikan keunggulan 2-1 Madrid dan sekaligus meredam perlawanan tim tamu yang mulai kelelahan. Namun, puncak malam itu baru tiba di injury time.

Menit ke-90+5, Real Madrid melancarkan serangan balik cepat dari tengah lapangan. Endrick menerima umpan dari rekan setimnya, menggiring bola beberapa meter di luar kotak penalti, lalu melepaskan tendangan melengkung dengan kaki kiri yang bersarang di sudut kanan atas gawang. Nubel yang sepanjang laga tampil gemilang hanya bisa terpaku melihat bola menghantam jaring. Gol tersebut menutup skor akhir 3-1 dan sekaligus mencatatkan Endrick sebagai pemain termuda Real Madrid yang mencetak gol dalam debut Liga Champions-nya di usia 18 tahun.

"Endrick menunjukkan mentalitas yang luar biasa malam ini. Bagi pemain seusia dia, tampil di Bernabeu dengan tekanan seperti ini dan mencetak gol adalah sesuatu yang spesial. Dia memiliki masa depan yang cemerlang," ujar Carlo Ancelotti usai laga.

Dari segi statistik, Madrid menguasai penguasaan bola dengan 61 persen dibandingkan 39 persen milik Stuttgart. Los Blancus juga unggul dalam shots on target dengan 10 percobaan tepat sasaran dari total 18 tembakan, sementara Stuttgart hanya mengemas empat shots on target dari delapan usaha. Courtois berhasil meraih clean sheet di babak pertama meski gagal mempertahankan rekor tersebut di paruh kedua, namun kontribusinya tetap vital dengan tiga penyelamatan krusial.

Debut sempurna Endrick ini tidak hanya memberikan tiga poin bagi Madrid, tetapi juga menjadi sinyal kuat bahwa generasi baru Galacticos telah siap menulis sejarah di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User