Singapura Vs Indonesia: Garuda Menang 3-1 di Piala AFF 2026

Skor akhir Singapura 1-3 Timnas Indonesia menutup matchday kedua Grup A Piala AFF 2026 di National Stadium, Kallang, Rabu malam waktu setempat. Menit ke-23, Marselino Ferdinan membuka keunggulan Garud...

Aug 07, 2026 - 06:32
0 0
Singapura Vs Indonesia: Garuda Menang 3-1 di Piala AFF 2026

Skor akhir Singapura 1-3 Timnas Indonesia menutup matchday kedua Grup A Piala AFF 2026 di National Stadium, Kallang, Rabu malam waktu setempat. Menit ke-23, Marselino Ferdinan membuka keunggulan Garuda lewat sontekan jarak dekat memanfaatkan kemelut di kotak penalti. Rafael Struick menggandakan skor pada menit ke-45+2, sebelum Ole Romeny mencetak gol ketiga menit ke-67 melalui serangan balik kilat. Tuan rumah hanya mampu membalas satu gol lewat sundulan Ikhsan Fandi menit ke-78. Tiga poin tandang ini membawa Indonesia kokoh di puncak klasemen sementara Grup A dengan enam poin dari dua pertandingan.

Babak Pertama: Pressing Tinggi Garuda Langsung Membuahkan Hasil

Pelatih Patrick Kluivert memasang formasi 4-3-3 dengan Maarten Paes di bawah mistar, duet Jay Idzes dan Rizky Ridho di jantung pertahanan, serta Pratama Arhan dan Sandy Walsh mengisi posisi full-back. Lini tengah dihuni trio Ivar Jenner, Justin Hubner, dan Marselino Ferdinan, sementara trisula depan diisi Rafael Struick, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen. Sejak peluit dibunyikan, Indonesia langsung menerapkan high press agresif. Menit ke-8, Oratmangoen melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang masih bisa ditepis kiper Izwan Mahbud.

Gol yang dinanti akhirnya lahir menit ke-23. Berawal dari lemparan ke dalam Pratama Arhan yang jatuh di jantung pertahanan The Lions, bola muntah langsung disambar Marselino dengan tendangan kaki kanan ke sudut bawah gawang. Assist tercatat atas nama Arhan. Singapura yang bermain dengan blok rendah 5-4-1 kesulitan keluar dari tekanan. Menit ke-45+2, umpan terobosan cerdas Ivar Jenner membelah dua bek tengah, dan Struick dengan dingin menaklukkan Izwan dalam situasi satu lawan satu. Babak pertama ditutup dengan penguasaan bola 61 persen milik Indonesia dan shots on target 4 berbanding 1.

Babak Kedua: The Lions Menggigit, Garuda Lebih Efisien

Tertinggal dua gol, pelatih Singapura Tsutomu Ogura mengubah struktur menjadi 4-2-3-1 dengan memasukkan Shawal Anuar untuk menambah daya dobrak. Perubahan itu sempat membuat lini pertahanan Indonesia bekerja keras, tetapi justru Garuda yang mencetak gol ketiga. Menit ke-67, serangan balik tiga sentuhan diakhiri umpan silang mendatar Ragnar Oratmangoen yang disambut sontekan first-time Ole Romeny. Skor berubah menjadi 0-3. Singapura memperkecil kedudukan menit ke-78 ketika sepak pojok Song Ui-young disundul sempurna oleh Ikhsan Fandi yang lolos dari penjagaan. Drama terjadi menit ke-84: klaim penalti tuan rumah setelah duel Jay Idzes dengan Ikhsan sempat ditinjau lewat VAR, namun wasit tetap pada keputusan awal tanpa pelanggaran. Menit ke-88, Maarten Paes melakukan penyelamatan gemilang atas tendangan voli Safuwan Baharudin.

Statistik: Dominasi Terukur dari Ujung ke Ujung

Angka-angka pertandingan menegaskan superioritas Indonesia. Penguasaan bola berakhir 58 berbanding 42 persen, total tembakan 14 lawan 8, dan shots on target 7 berbanding 3. Akurasi umpan Garuda menyentuh 84 persen dengan 512 operan sukses, jauh di atas catatan lawan. Sepak pojok 6-3, pelanggaran 11-13, dan offside 2-1. Wasit mengeluarkan tiga kartu kuning: Safuwan Baharudin menit ke-35 dan Hariss Harun menit ke-71 untuk Singapura, serta Justin Hubner menit ke-59 untuk Indonesia. Nilai expected goals (xG) 2,1 berbanding 0,9 menunjukkan kemenangan ini memang layak didapat. Marselino dinobatkan sebagai pemain terbaik laga dengan satu gol, tiga umpan kunci, dan dua dribel sukses.

Reaksi Pelatih

Usai laga, Kluivert menegaskan timnya datang ke Kallang dengan mentalitas menyerang sejak menit pertama.

Kami datang ke sini bukan untuk bertahan. Anak-anak mengeksekusi pressing dengan disiplin, transisi kami berjalan cepat, dan tiga gol ini adalah bukti kerja keras sepanjang pekan, ujar Kluivert.

Sementara itu, Ogura mengakui timnya kalah kelas pada momen-momen krusial pertandingan.

Kami kehilangan konsentrasi di dua momen penting, akhir babak pertama dan awal babak kedua. Melawan tim dengan kualitas individu seperti Indonesia, kesalahan sekecil apa pun harus dibayar mahal, kata Ogura.

Dengan hasil ini, Indonesia memuncaki Grup A dengan enam poin, unggul tiga angka dari pesaing terdekat, dan hanya butuh satu kemenangan lagi untuk memastikan tiket semifinal. Laga berikutnya, Garuda akan menghadapi Vietnam dalam duel yang diprediksi menentukan status juara grup. Sebaliknya, Singapura tertahan di peringkat ketiga dengan satu poin dan wajib menyapu bersih dua laga sisa untuk menjaga asa lolos. Meski gagal mencatatkan clean sheet, kemenangan tandang 3-1 ini menjadi sinyal kuat ambisi Indonesia mengakhiri puasa gelar Piala AFF.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User