Singapura vs Indonesia: Drama Piala AFF 2026 Berakhir 2-2

Skor akhir 2-2! Pertandingan sengit antara Timnas Singapura dan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 berakhir dengan hasil imbang yang menegangkan. Laga yang berlangsung di Stadion Nasional Singapura pa...

Aug 07, 2026 - 13:01
0 0
Singapura vs Indonesia: Drama Piala AFF 2026 Berakhir 2-2

Skor akhir 2-2! Pertandingan sengit antara Timnas Singapura dan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 berakhir dengan hasil imbang yang menegangkan. Laga yang berlangsung di Stadion Nasional Singapura pada Rabu malam ini menyajikan duel taktik kelas Asia Tenggara. Sejak menit pertama, kedua tim langsung menampilkan intensitas tinggi, dengan penguasaan bola hampir berimbang: Singapura 48% dan Indonesia 52%. Shots on target pun sama-sama tiga kali, menunjukkan ketatnya pertahanan kedua kubu.

Babak Pertama: Kejutan dan Gol Cepat

Menit ke-12, Singapura membuka keunggulan melalui striker andalannya, Ikhsan Fandi. Berawal dari skema serangan balik cepat, umpang terobosan dari gelandang tengah Shahdan Sulaiman menembus lini belakang Indonesia. Fandi yang lolos dari jebakan offside melepaskan tendangan keras ke sudut kiri gawang yang dijaga Ernando Ari. Formasi 4-3-3 yang diusung pelatih Singapura, Takayuki Nishigaya, terbukti efektif memanfaatkan ruang di sisi kanan pertahanan Indonesia.

Indonesia yang tampil dengan formasi 3-4-3 mencoba merespons. Menit ke-28, peluang emas didapat melalui tendangan bebas dari Pratama Arhan. Namun, kiper Singapura, Hassan Sunny, melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola ke tiang. Hingga menit ke-40, permainan berjalan sengit dengan duel-duel keras di lini tengah. Kartu kuning pertama dikeluarkan wasit untuk gelandang Indonesia, Ricky Kambuaya, setelah pelanggaran keras terhadap pemain Singapura. Babak pertama ditutup dengan keunggulan tipis Singapura 1-0, meski Indonesia mendominasi penguasaan bola.

Babak Kedua: Kebangkitan Garuda dan Drama VAR

Memasuki babak kedua, pelatih Indonesia, Shin Tae-yong, melakukan perubahan taktik dengan memasukkan penyerang sayap cepat, Witan Sulaeman. Perubahan ini langsung membuahkan hasil. Menit ke-58, Witan melepaskan crossing mendatar ke kotak penalti, dan bek tengah Singapura, Safuwan Baharudin, secara tidak sengaja mencetak gol bunuh diri. Skor berubah menjadi 1-1. Stadion langsung bergemuruh, suporter Indonesia yang hadir di tribune utara merayakan gol penyeimbang tersebut.

Menit ke-67, Indonesia berhasil membalikkan keadaan. Gol dicetak oleh striker muda, Ramadhan Sananta, setelah menerima assist cantik dari Egy Maulana Vikri. Sananta yang berdiri bebas di tiang jauh menyambut umpan silang dengan sundulan keras. Skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Indonesia. Namun, kegembiraan itu tidak bertahan lama. Menit ke-78, Singapura menyamakan kedudukan melalui gol penalti setelah VAR mengidentifikasi pelanggaran handsball oleh pemain Indonesia, Rizky Ridho, di dalam kotak terlarang. Eksekusi penalti yang dilakukan oleh Safuwan Baharudin sukses menaklukkan Ernando Ari. Skor 2-2.

Lima menit akhir pertandingan berlangsung dramatis. Singapura hampir mencetak gol kemenangan di menit ke-88 melalui tendangan jarak jauh dari Shahdan Sulaiman, namun masih melebar tipis. Indonesia juga punya peluang emas di menit ke-90+3 melalui tendangan bebas Arhan yang kembali digagalkan Hassan Sunny. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah.

Analisis Taktik dan Statistik Kunci

Pertandingan ini menunjukkan kematangan taktik kedua pelatih. Singapura dengan formasi 4-3-3 lebih mengandalkan serangan balik dan memanfaatkan kecepatan Ikhsan Fandi di sisi sayap. Sementara Indonesia dengan 3-4-3 mencoba mendominasi penguasaan bola dan membangun serangan dari lini belakang. Statistik mencatat Indonesia melepaskan 14 tembakan dengan 3 on target, sedangkan Singapura melepaskan 10 tembakan dengan 3 on target. Kedua tim sama-sama memiliki 5 peluang emas, namun penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah.

"Kami seharusnya bisa memenangkan pertandingan ini, tapi kami kehilangan fokus di beberapa momen krusial. Ini pelajaran berharga untuk laga berikutnya," ujar Shin Tae-yong dalam konferensi pers usai laga.

Di sisi lain, pelatih Singapura, Takayuki Nishigaya, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. "Hasil imbang ini adil. Kami menunjukkan karakter yang kuat untuk bangkit setelah tertinggal. Sekarang kami fokus ke pertandingan berikutnya," katanya.

Dengan hasil ini, kedua tim sama-sama mengoleksi satu poin di Grup A Piala AFF 2026. Indonesia akan menghadapi Thailand di laga berikutnya, sementara Singapura akan berhadapan dengan Kamboja. Pertandingan ini menegaskan bahwa persaingan di Asia Tenggara semakin ketat, dengan kualitas permainan yang meningkat signifikan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User