Shin Tae Yong Tanggapi Minimnya Menit Bermain Pemain Persija di Timnas

JAKARTA — Pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae Yong, akhirnya angkat bicara soal minimnya menit bermain yang didapat para pemain Persija Jakarta selama gelaran FIFA ASEAN Cup 2026. Isu ini menc...

Oct 08, 2026 - 07:47
0 0
Shin Tae Yong Tanggapi Minimnya Menit Bermain Pemain Persija di Timnas

JAKARTA — Pelatih kepala Timnas Indonesia, Shin Tae Yong, akhirnya angkat bicara soal minimnya menit bermain yang didapat para pemain Persija Jakarta selama gelaran FIFA ASEAN Cup 2026. Isu ini mencuat setelah sejumlah pemain Macan Kemayoran lebih banyak menghiasi bangku cadangan ketimbang berlaga di atas lapangan.

Statistik Menit Bermain yang Jadi Sorotan

Dari data yang dihimpun, sejumlah penggawa Persija yang dipanggil ke skuad Garuda memang mencatatkan menit bermain yang jauh dari kata ideal. Ada pemain yang hanya tampil sebagai pengganti di menit ke-70, ada pula yang sama sekali belum menyentuh rumput alias nol menit dari total tiga laga fase grup. Kondisi ini kontras dengan pemain dari klub lain yang rutin mengisi starting XI.

Shin Tae Yong menegaskan bahwa keputusan tersebut murni berbasis taktik dan kondisi fisik pemain, bukan karena alasan lain. "Semua pemain punya peluang yang sama. Saya memilih berdasarkan kebutuhan formasi di pertandingan tersebut," ujar pelatih asal Korea Selatan itu.

Formasi dan Rotasi Jadi Kunci

Dalam beberapa laga, Shin Tae Yong diketahui menerapkan formasi 4-3-3 dengan rotasi di lini tengah dan sektor sayap. Beberapa pemain Persija memang berposisi di area yang dihuni pemain dengan menit bermain lebih tinggi di klubnya masing-masing.

"Setiap pertandingan punya karakter berbeda. Menghadapi lawan dengan pressing tinggi, saya butuh pemain yang punya intensitas lari lebih," jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa evaluasi tetap dilakukan setiap laga untuk menentukan siapa yang layak mendapat menit bermain.

Respon Manajemen Persija

Menanggapi hal ini, pihak manajemen Persija Jakarta menyatakan tetap menghormati keputusan tim pelatih Timnas. Mereka menilai pemanggilan adalah bentuk pengakuan atas kualitas pemain. "Kami mendukung penuh keputusan tim pelatih. Fokus kami adalah pemain berkembang," ujar salah satu perwakilan manajemen.

Kendati demikian, beberapa pengamat menilai minimnya menit bermain bisa berdampak pada kebugaran dan ketajaman pemain saat kembali ke klub. Hal ini menjadi catatan penting menjelang lanjutan kompetisi domestik.

"Sepak bola itu soal kesempatan. Saya berharap pemain yang belum bermain tetap bersabar dan bekerja keras," ucap Shin Tae Yong.

Dampak ke Performa Klub

Minimnya menit bermain di Timnas bisa menjadi pedang bermata dua bagi Persija. Di satu sisi, pemain tetap bugar karena tidak kelelahan. Namun di sisi lain, mereka kehilangan momentum kompetitif yang penting untuk menjaga performa.

Dengan kompetisi domestik yang akan segera berlanjut, pelatih Persija disebut akan tetap mengandalkan pemain-pemain tersebut sebagai pilar utama. Statistik penguasaan bola dan shots on target di level klub diharapkan bisa kembali menajam seiring waktu.

Yang jelas, polemik ini menjadi pengingat bahwa persaingan di Timnas sangat ketat. Setiap pemain dituntut untuk terus membuktikan diri, baik di level klub maupun saat mengenakan jersey Merah Putih.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User