Shin Tae-yong Hadapi Ujian Berat Usai Persija Tumbang di Kandang Persebaya

Persija Jakarta dipaksa menelan pil pahit setelah dihajar Persebaya Surabaya dua gol tanpa balas pada lanjutan penyisihan grup Piala Presiden 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (14/6) malam. Kek...

Jul 28, 2026 - 09:57
0 0
Shin Tae-yong Hadapi Ujian Berat Usai Persija Tumbang di Kandang Persebaya

Persija Jakarta dipaksa menelan pil pahit setelah dihajar Persebaya Surabaya dua gol tanpa balas pada lanjutan penyisihan grup Piala Presiden 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (14/6) malam. Kekalahan ini langsung menghadirkan mimpi buruk bagi pelatih Shin Tae-yong karena di partai berikutnya, Macan Kemayoran dijadwalkan berhadapan dengan sang juara bertahan, Arema FC, yang tengah berada dalam performa menakutkan.

Runtuh di Bumi Bonek

Pertandingan berjalan dengan tensi tinggi sejak menit awal. Tuan rumah yang mendapat dukungan penuh Bonek Mania mengambil inisiatif serangan. Menit ke-12, peluang emas hadir lewat kaki Sho Yamamoto, namun tendangannya masih bisa dihalau oleh kiper Andritany Ardhiyasa. Keunggulan Persebaya akhirnya tercipta pada menit ke-34 melalui skema bola mati. Sepak pojok yang dieksekusi Ze Valente disambut tandukan Paulo Henrique yang lepas dari kawalan bek Persija, Ondrej Kudela. Bola bersarang telak di pojok gawang tanpa bisa dihalau.

Memasuki babak kedua, Shin Tae-yong mencoba merespons dengan memasukkan Riko Simanjuntak untuk menambah daya gedor. Namun, perubahan itu justru membuka ruang bagi serangan balik Persebaya. Menit ke-72, sebuah transisi cepat dari lini tengah sukses dimaksimalkan Bruno Moreira yang lolos dari jebakan offside. Dengan tenang, ia menaklukkan Andritany untuk menggandakan keunggulan. VAR sempat memeriksa, namun keputusan tetap gol.

Statistik mencatat, Persija hanya mampu melepaskan dua tembakan tepat sasaran sepanjang 90 menit, sementara Persebaya mencatatkan tujuh shots on target. Penguasaan bola imbang di angka 50:50, namun efektivitas serangan menjadi pembeda. Kekalahan ini memperpanjang rekor buruk Persija di laga tandang sekaligus menggambarkan betapa tumpulnya lini depan Macan Kemayoran tanpa sosok penuntas peluang yang klinis.

Arema FC: Monster Berikutnya di Depan Mata

Belum usai pusing mengevaluasi kekalahan dari Persebaya, Shin Tae-yong sudah harus memutar otak menghadapi Arema FC, sang juara bertahan Piala Presiden. Tim Singo Edan tengah dalam laju positif dengan selalu meraih kemenangan di fase grup. Di bawah asuhan pelatih Joel Cornelli, Arema memiliki trisula mematikan: Gustavo Almeida, Dedik Setiawan, dan Charles Lokolingoy yang telah mencetak total tujuh gol sejauh ini. Pertahanan mereka juga kokoh, baru kebobolan satu gol dari tiga pertandingan. Kombinasi serangan cepat dan solidnya lini belakang membuat Arema dijagokan kembali mempertahankan trofi.

Head-to-head terakhir kedua tim menunjukkan dominasi Arema. Dalam tiga pertemuan terakhir di semua ajang, Persija belum pernah menang. Bahkan, pada laga uji coba pramusim Februari lalu, Macan Kemayoran takluk 1-3. Shin Tae-yong tentu punya pekerjaan rumah besar untuk memutus tren negatif tersebut. Sektor sayap Arema yang dihuni pemain cepat seperti Jayus Hariono dan Rizky Dwi Febrianto bisa menjadi ancaman serius bagi pertahanan Persija yang kerap lengah menghadapi umpan silang.

STY di Bawah Bayang-Bayang Kritik

Kekalahan dari Persebaya sontak memunculkan suara-suara miring terhadap Shin Tae-yong. Mantan pelatih Timnas Indonesia itu memang masih dalam masa adaptasi bersama Persija setelah ditunjuk menggantikan Thomas Doll. Namun, tekanan publik Jakarta yang haus trofi tak bisa ditoleransi lama. Netizen ramai membahas tagar #ShinOut di media sosial, meski manajemen klub masih memberikan kepercayaan penuh.

"Kami masih mendukung penuh Coach Shin. Dia butuh waktu. Laga lawan Arema adalah kesempatan pembuktian," ujar Direktur Olahraga Persija, Ferry Paulus, dalam keterangannya Senin pagi. Sementara itu, Shin Tae-yong sendiri mengakui evaluasi sedang berjalan. "Kami harus segera bangkit. Arema adalah tim kuat, tapi kami akan berjuang maksimal," ucapnya singkat usai laga kontra Persebaya.

Dari segi taktik, STY diprediksi akan mengubah formasi menjadi 3-4-3 untuk meredam kecepatan sayap Arema. Rizky Ridho kemungkinan akan kembali dimainkan sebagai bek tengah bersama Kudela dan Muhammad Ferarri. Sementara lini serang mengandalkan kecepatan Witan Sulaeman dan Riko Simanjuntak dari sisi sayap. Yang menjadi sorotan adalah ketajaman lini depan yang masih tumpul. Marko Simic yang baru pulih dari cedera diharapkan bisa tampil sebagai starter. Jika Macan Kemayoran gagal mencetak gol lagi, kritik terhadap racikan STY tentu kian deras.

Duel Penentuan: Harga Diri di Stadion Patriot

Laga Persija kontra Arema FC akan digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Kamis (18/6) malam. Tiket hampir ludes terjual. Dukungan penuh Jakmania diharapkan menjadi suntikan moral bagi armada Shin Tae-yong. Di atas kertas, Arema tetap unggul, tetapi statistik dan reputasi bisa runtuh dalam 90 menit penuh kejutan. Jika kembali gagal meraih poin, bukan tidak mungkin posisi pelatih asal Korea Selatan itu mulai bergoyang. Satu hal yang pasti, pertandingan ini akan menjadi drama penuh gengsi, pembuktian, dan mungkin awal baru bagi Persija di bawah Shin Tae-yong.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User