Sama Kuat di Paruh Pertama, Persib dan Persebaya Berbagi Gol di Final

Skor akhir paruh pertama: 1-1! Final Piala Presiden 2026 yang mempertemukan Persib Bandung kontra Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam WIB, menutup...

Aug 08, 2026 - 19:37
0 0
Sama Kuat di Paruh Pertama, Persib dan Persebaya Berbagi Gol di Final

Skor akhir paruh pertama: 1-1! Final Piala Presiden 2026 yang mempertemukan Persib Bandung kontra Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam WIB, menutup 45 menit pertama dengan kedudukan sama kuat. Maung Bandung sempat memimpin lebih dulu lewat gol cepat, sebelum Bajul Ijo merespons lewat serangan balik mematikan jelang turun minum.

Menit ke-18, Stadion Kapten I Wayan Dipta bergemuruh. Umpan silang mendatar Ciro Alves dari sisi kiri disambut David da Silva dengan sundulan keras ke sudut jauh — kiper Ernando Ari tak berkutik. 1-0 untuk Persib. Namun Persebaya tidak butuh waktu lama untuk membalas. Menit ke-34, Francisco Rivera mengirim umpan terobosan akurat yang dikonversi Bruno Moreira menjadi gol penyeimbang lewat penyelesaian satu sentuhan yang dingin. Skor 1-1 bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.

Jalannya Babak Pertama yang Penuh Intensitas

Sejak kick-off, Persib yang turun dengan formasi 4-3-3 langsung mengambil inisiatif permainan. Marc Klok menjadi jangkar di lini tengah, mendikte tempo dengan umpan-umpan pendek akurat dan pergerakan tanpa bola yang cerdas. Statistik mencatat penguasaan bola Persib mencapai 54 persen berbanding 46 persen milik Persebaya sepanjang paruh pertama. Starting XI Maung Bandung tampil agresif dengan pressing tinggi yang memaksa lini belakang Bajul Ijo bekerja ekstra keras.

Meski tertinggal lebih dulu, Persebaya tidak panik. Tim asuhan Paul Munster itu bertahan dengan blok yang rapat, lalu menekan lewat counter-press begitu bola berhasil direbut. Gol penyeimbang mereka lahir dari skema persis seperti itu — Rivera mencuri bola di area tengah sebelum melepaskan through pass yang membelah dua bek tengah Persib. Bruno Moreira tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper dan menuntaskannya dengan sempurna.

Paruh pertama juga diwarnai sejumlah momen menegangkan. Menit ke-27, tembakan keras Beckham Putra dari luar kotak penalti masih membentur mistar gawang. Dua menit berselang, giliran Persebaya yang nyaris berbalik unggul andai sundulan Rizky Ridho dari situasi sepak pojok tidak ditepis secara gemilang oleh kiper Persib. Wasit mencatat dua kartu kuning di babak pertama, masing-masing satu untuk kedua kubu, tanpa ada insiden VAR yang berarti.

Pertarungan Taktik Dua Pelatih

Di pinggir lapangan, Bojan Hodak dan Paul Munster saling beradu strategi. Hodak meminta anak asuhnya bermain vertikal dengan transisi cepat, memanfaatkan kecepatan Ciro Alves dan Beckham Putra di kedua sayap. Sebaliknya, Munster memasang formasi 4-2-3-1 dengan double pivot yang bertugas memutus aliran bola menuju Marc Klok. Hasilnya, duel lini tengah menjadi panggung utama babak pertama — kedua tim bergantian menguasai momentum tanpa ada yang benar-benar dominan.

Perubahan kecil terlihat setelah gol penyeimbang Persebaya. Persib menurunkan garis pertahanan beberapa meter untuk mengantisipasi kecepatan Bruno Moreira di ruang kosong. Sementara itu, Bajul Ijo mulai berani keluar menyerang, beberapa kali mengancam lewat overlap bek sayap kanan mereka. Kedua kiper dipastikan kehilangan peluang clean sheet, tetapi keduanya tetap tampil solid di bawah mistar.

Statistik Paruh Pertama

Angka-angka menunjukkan betapa berimbangnya duel ini. Persib melepaskan delapan tembakan dengan empat shots on target, sementara Persebaya mencatat enam percobaan dengan tiga di antaranya tepat sasaran. Akurasi umpan Maung Bandung berada di angka 84 persen, sedikit lebih baik dari Persebaya yang membukukan 80 persen. Untuk sepak pojok, Persib unggul tipis 3-2, sedangkan Persebaya dua kali terjebak offside berbanding satu kali milik lawannya. Pelanggaran pun berimbang: tujuh untuk Persib, delapan untuk Persebaya. Ciro Alves dan Francisco Rivera sama-sama membukukan satu assist untuk gol timnya masing-masing.

Menanti 45 Menit Penentuan

Dengan skor imbang, babak kedua menjanjikan drama yang lebih besar. Hodak dalam wawancara singkat di pinggir lapangan menegaskan timnya harus lebih tenang di sepertiga akhir lapangan. “Kami menciptakan banyak peluang, tetapi penyelesaian akhir harus lebih klinis. Satu momen kehilangan konsentrasi membuat kami kebobolan,” ujar pelatih asal Kroasia itu.

Sementara itu, Munster memuji mentalitas anak asuhnya yang mampu bangkit dari ketertinggalan. “Tertinggal di laga final tidak pernah mudah, tetapi para pemain menunjukkan karakter. Kami akan kembali ke lapangan dengan energi yang sama,” tegasnya.

Siapa pun yang ingin mengangkat trofi Piala Presiden 2026 malam ini wajib memenangkan pertarungan di 45 menit terakhir. Dengan kualitas yang dimiliki kedua starting XI, segalanya masih sangat mungkin terjadi — termasuk skenario perpanjangan waktu andai skor imbang bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User