Ronaldo Cetak Gol ke-977, Al Nassr Buka Musim dengan Pesta 4-0

Skor akhir 4-0 untuk Al Nassr. Laga pembuka Saudi Pro League 2026/2027 berubah menjadi panggung tunggal Cristiano Ronaldo, yang kembali menulis sejarah lewat gol ke-977 sepanjang kariernya. Jumat (21/...

Aug 24, 2026 - 07:22
0 0
Ronaldo Cetak Gol ke-977, Al Nassr Buka Musim dengan Pesta 4-0

Skor akhir 4-0 untuk Al Nassr. Laga pembuka Saudi Pro League 2026/2027 berubah menjadi panggung tunggal Cristiano Ronaldo, yang kembali menulis sejarah lewat gol ke-977 sepanjang kariernya. Jumat (21/8) malam, publik Mrsool Park menjadi saksi bagaimana megabintang Portugal itu membuka musim baru dengan cara paling meyakinkan.

Menit ke-23, Ronaldo melepaskan tendangan voli dari dalam kotak penalti yang tak mampu dihalau kiper Al Riyadh. Gol pembuka itu bukan sekadar angka — ia adalah pernyataan niat. Sejak menit pertama, Al Nassr tampil dengan formasi 4-2-3-1 dan menekan tinggi, membuat lini belakang lawan tidak pernah nyaman membangun serangan dari bawah.

Babak Pertama: Tekanan Tinggi dan Gol Cepat

Pelatih Al Nassr menurunkan starting XI terbaiknya dengan Ronaldo sebagai ujung tombak tunggal, didukung Sadio Mané, Anderson Talisca, dan Otávio di belakangnya. Pilihan itu langsung membuahkan hasil. Sebelum gol pertama, tuan rumah sudah melepaskan lima tembakan, tiga di antaranya mengarah ke gawang atau tercatat sebagai shots on target.

Kartu kuning pertama laga jatuh ke pemain Al Riyadh pada menit ke-31 setelah tekel terlambat kepada Mané. Wasit sempat mengecek insiden lain lewat VAR pada menit ke-36, ketika sebuah gol Al Nassr dianulir karena offside — keputusan yang membuat tribun sempat mencemooh, namun tayangan ulang membuktikan keputusan wasit tepat.

Dua menit berselang, giliran Mané yang mencetak gol. Assist cantik datang dari Ronaldo, yang dengan cerdik melepaskan umpan terobosan di antara dua bek lawan. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum, dengan penguasaan bola Al Nassr mencatat 61 persen berbanding 39 persen milik tamu.

Ronaldo dan Perburuan 1.000 Gol

Angka 977 kini hanya berjarak 23 gol dari angka bulat 1.000 — sebuah pencapaian yang belum pernah diraih pemain mana pun dalam sejarah sepak bola modern. Jika performa ini dipertahankan, target itu bukan lagi mimpi di atas kertas.

"Cristiano bukan pemain biasa. Dia adalah mesin gol yang terus berputar. Saya hanya perlu memastikan tim memberinya bola di area yang tepat," ujar pelatih Al Nassr usai laga.

Ronaldo sendiri tak hanya tajam di depan gawang. Statistik mencatat ia terlibat langsung dalam dua dari empat gol timnya — satu gol dan satu assist. Pergerakan off-the-ball-nya juga menjadi kunci: ia kerap menarik dua bek sekaligus, membuka ruang bagi Mané dan Talisca untuk menusuk dari sayap.

Babak Kedua: Manajemen Laga yang Matang

Memasuki babak kedua, Al Nassr tidak mengendurkan ritme. Gol ketiga lahir pada menit ke-61 melalui skema sepak pojok: sundulan bek tengah yang lolos dari penjagaan memanfaatkan umpan matang. Skor 3-0 membuat pelatih tuan rumah mulai melakukan rotasi, mengistirahatkan sejumlah pilar menjelang jadwal padat.

Menit ke-84, Al Riyadh hampir memperkecil kedudukan setelah serangan balik cepat, namun kiper Al Nassr tampil gemilang dengan penyelamatan ganda. Peluang emas itu menjadi tembakan on target terakhir bagi tamu — total mereka hanya dua kali menguji kiper tuan rumah sepanjang laga.

Gol keempat menutup pesta pada menit ke-88 lewat penyelesaian tenang di dalam kotak penalti setelah serangan cepat tiga sentuhan. Skor akhir 4-0 sekaligus mengukuhkan clean sheet pertama Al Nassr musim ini, dengan lini belakang yang tampil disiplin tanpa satu pun kartu kuning.

Modal Awal Perburuan Gelar

Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin. Selisih gol +4 menjadi sinyal paling awal bahwa Al Nassr serius mengejar gelar yang musim lalu lolos dari genggaman. Kombinasi Ronaldo di lini depan dan lini tengah yang digalang Otávio membuat permainan tim tampak lebih cair dibanding musim sebelumnya.

Jadwal berikutnya akan menjadi ujian sesungguhnya, terutama saat bertandang ke markas tim papan atas. Namun untuk malam ini, semua angka berbicara untuk tuan rumah: penguasaan bola 61 persen, tujuh shots on target, empat gol, nol kebobolan.

Ronaldo telah menutup satu babak lagi dalam perjalanan menuju 1.000 gol. Jika ia menjaga ritme satu gol per dua laga, tonggak sejarah itu bisa hadir di pertengahan musim. Dan bila malam-malam seperti ini menjadi kebiasaan, Al Nassr punya segalanya untuk menjadikan musim 2026/2027 milik mereka.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User