Rodri Singkirkan Duo Madrid, Raih Ballon d'Or 2024 di Paris

Skor akhir malam itu: Rodri 1.170 poin, Vinicius Junior 1.129 poin. Selisih 41 poin yang memisahkan keduanya di puncak klasemen Ballon d'Or 2024. Gala France Football di Theatre du Chatelet, Paris, 28...

Aug 24, 2026 - 00:50
0 0
Rodri Singkirkan Duo Madrid, Raih Ballon d'Or 2024 di Paris

Skor akhir malam itu: Rodri 1.170 poin, Vinicius Junior 1.129 poin. Selisih 41 poin yang memisahkan keduanya di puncak klasemen Ballon d'Or 2024. Gala France Football di Theatre du Chatelet, Paris, 28 Oktober 2024, menutup musim yang sempurna bagi gelandang Manchester City asal Spanyol itu. Rodri mengangkat trofi emas ke hadapan publik Paris, mengakhiri duel sengit melawan dua bintang Real Madrid sekaligus.

Babak Pertama: Drama 41 Poin di Theatre du Chatelet

Rodri mencatatkan sejarah ganda malam itu. Ia menjadi pemain Spanyol pertama yang meraih Ballon d'Or sejak Luis Suarez pada 1960, sekaligus pemain Premier League pertama yang menang sejak Cristiano Ronaldo pada 2008. Ia juga menjadi gelandang bertahan murni pertama yang berdiri di puncak sejak era Matthias Sammer di 1996. Starting XI bukan hal yang relevan di sini, tapi duel gelandang sungguhan terjadi di atas panggung: Rodri, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham bertarung memperebutkan suara jurnalis dari seluruh dunia.

Yang menarik, para perwakilan Real Madrid memilih absen dari gala malam itu setelah mengetahui Vinicius tidak akan keluar sebagai pemenang. Trofi tetap jatuh ke tangan Rodri, yang menerima tepuk tangan meriah. Bellingham harus puas di urutan ketiga, sementara bek kanan Madrid, Dani Carvajal, finis keempat usai menjuarai Liga Champions dan Euro 2024.

Analisis Statistik: Musim Tanpa Cacat ala Rodri

Jika Ballon d'Or adalah laga, maka Rodri memenangkannya lewat statistik yang nyaris sempurna. Sepanjang musim 2023/24, ia mengemas 9 gol dan 13 assist dari lini tengah, angka yang luar biasa untuk seorang gelandang bertahan. Manchester City mencatat lini belakang yang kerap clean sheet di nyaris separuh laga Premier League, dan salah satu faktornya adalah disiplin posisional Rodri yang menjaga lini depan lawan tetap steril.

Rekornya bahkan lebih gila: 74 laga beruntun tanpa kekalahan bersama City, terhenti hanya di final Piala FA kontra Manchester United pada 25 Mei 2024. Sepanjang musim, ia hanya kalah satu pertandingan. Di timnas, ia membawa Spanyol juara Euro 2024 dengan tujuh kemenangan beruntun. Menit ke-39 laga babak 16 besar kontra Georgia, Rodri melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang menjadi titik balik kemenangan 4-1 La Roja. Di final melawan Inggris, Spanyol menang 2-1 dengan penguasaan bola 63 persen berbanding 37 persen, plus beberapa shots on target yang berujung gol.

Assist-assist Rodri juga lahir dari umpan-umpan terobosan yang memotong dua garis pertahanan lawan, sebuah pola yang membuat City begitu dominan. Ia bahkan mencatatkan salah satu akurasi operan terbaik di turnamen, sebuah bukti bahwa gelandang bertahan tidak lagi sekadar pemecah serangan.

Babak Kedua: Duel Melawan Duo Madrid

Vinicius Junior datang dengan kredensial menyerang yang mencengangkan: 24 gol dan 11 assist di semua kompetisi, plus gol pembuka di final Liga Champions kontra Borussia Dortmund. Jude Bellingham, dalam musim pertamanya di Madrid, mengemas 23 gol dan 13 assist. Dua-duanya lebih subur dari Rodri di kolom gol, tapi juri menilai kontribusi Rodri lebih menyeluruh: tanpa gol spektakuler, ia membuat tim di sekitarnya bermain lebih baik.

Kartu kuning dan merah nyaris tidak pernah menghiasi statistik Rodri sepanjang musim, sebuah keanehan untuk gelandang bertahan yang kerap berhadapan langsung dengan pemain tercepat lawan. Keputusan VAR pun nyaris tak pernah melibatkannya dalam kontroversi, karena ia lebih sering memutus serangan di zona tengah sebelum bola memasuki area berbahaya. Offside lawan sering kali tidak terjadi karena pressing City dimulai dari posisi Rodri yang tinggi.

Rodri adalah gelandang bertahan terbaik di dunia saat ini. Ia membaca permainan lebih cepat dari siapa pun, dan tanpa dia, kami bukan tim yang sama. — Pep Guardiola

Pelajaran Taktik: Era Gelandang Bertahan Dimulai

Kemenangan Rodri mengirim pesan taktis yang jelas: penghargaan individu tidak lagi selalu milik penyerang. Ia adalah pengatur tempo, pemutus serangan, dan penyumbang gol dari lini kedua dalam satu paket. Malam yang sama juga memahkotai Aitana Bonmati sebagai pemenang kategori putri untuk kedua kalinya, sementara Lamine Yamal (17 tahun) membawa pulang Kopa Trophy dan Emiliano Martinez mempertahankan Yashin Trophy.

Jika musim 2023/24 adalah panggung para gelandang, maka Rodri adalah bintang utamanya. Dengan trofi Ballon d'Or 2024 di tangannya, ia tidak hanya menyingkirkan dua pemain Madrid, tapi juga mengubah cara dunia menilai posisi yang selama ini dianggap kurang glamor. Paris, 28 Oktober 2024, akan dikenang sebagai malam di mana seorang gelandang bertahan akhirnya berdiri di puncak sepak bola dunia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User