Rodri Pimpin Spanyol ke Final Piala Dunia Usai Kalahkan Prancis 2-0

Skor akhir 2-0! Spanyol memastikan tiket ke final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Prancis pada laga semifinal yang berlangsung di Stadion Dallas, Arlington, Texas, 15 Juli 2026. Begitu peluit pan...

Rodri Pimpin Spanyol ke Final Piala Dunia Usai Kalahkan Prancis 2-0

Skor akhir 2-0! Spanyol memastikan tiket ke final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Prancis pada laga semifinal yang berlangsung di Stadion Dallas, Arlington, Texas, 15 Juli 2026. Begitu peluit panjang berbunyi, Rodri berjalan ke arah tribun, mengepalkan tangan, dan bertepuk tangan kepada ribuan pendukung La Roja. Gelandang bernomor punggung 16 itu tersenyum, lalu berpelukan dengan setiap rekan setimnya. Itulah potret kemenangan yang akan dikenang: sang jenderal lini tengah, kelelahan tetapi puas, merayakan momen terbesar kariernya bersama tim nasional.

Babak Pertama: Genggaman Lini Tengah Spanyol

Spanyol menurunkan starting XI dengan formasi 4-3-3 — Unai Simón di bawah mistar, lini tengah diisi Pedri, Fabián Ruiz, dan Rodri. Prancis menjawab dengan 4-2-3-1. Sejak menit pertama tempo laga langsung tinggi. Menit ke-12, Kylian Mbappé melepaskan tendangan dari sisi kiri, tetapi Unai Simón sigap menepis. Spanyol tidak gentar; mereka justru memegang kendali. Angka penguasaan bola hingga menit ke-30 mencatat 62 persen untuk Spanyol berbanding 38 persen untuk Prancis.

Gol pembuka lahir pada menit ke-23. Rodri memulai serangan dengan umpan terobosan yang membelah pertahanan Prancis. Lamine Yamal, yang mencetak hat-trick di perempat final, menerima bola, menarik dua bek, lalu melepaskan assist cantik kepada Nico Williams. Eksekusi first-time ke sudut gawang tak bisa dihalau Mike Maignan. Skor 1-0! VAR sempat mengecek posisi Yamal, tetapi hasilnya jelas: tidak ada offside, gol disahkan. Prancis mencoba bangkit; menit ke-38 tembakan Aurélien Tchouaméni dari luar kotak penalti meleset tipis di samping tiang. Babak pertama ditutup 1-0 dengan keunggulan shots on target 4-1 untuk Spanyol.

Babak Kedua: Sepuluh Pemain dan Gol Penutup

Prancis keluar lebih agresif di babak kedua. Menit ke-51, peluang emas hadir saat bola liar menggelinding di kotak penalti Spanyol, tetapi tembakan Ousmane Dembélé diblok tepat di garis gawang. Tekanan itu mereda setelah kartu kuning kedua untuk Adrien Rabiot di menit ke-67 — kartu kuning berujung kartu merah — membuat Les Bleus bermain dengan sepuluh pemain. Satu-satunya kartu kuning untuk Spanyol diterima Aymeric Laporte di menit ke-58.

Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan La Roja. Menit ke-78, gol kedua lahir dari skema sepak pojok. Pedri melayangkan umpan ke tiang jauh, dan Rodri, yang maju ke kotak penalti, menyundul bola dengan keras ke gawang. Skor akhir 2-0. Gol itu menjadi penutup sempurna bagi performa Rodri sepanjang laga. Statistik akhir mempertegas dominasi Spanyol: penguasaan bola 65-35, shots on target 7-2, dan clean sheet kedua berturut-turut di fase gugur. Lini belakang yang dikomandoi Laporte dan Pau Cubarsí tampil tanpa cela.

"Ini kemenangan untuk seluruh rakyat Spanyol. Para pemain tampil luar biasa sejak menit pertama, dan Rodri adalah contoh sempurna dari kerja keras itu," ujar pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, dalam konferensi pers seusai laga.

Rodri: Jantung Permainan dan Calon Pemain Terbaik

Berdasarkan data pertandingan, wajar jika Rodri dinobatkan sebagai pemain terbaik laga. Gelandang Manchester City itu menutup pertandingan dengan 92 persen akurasi umpan, 11 kemenangan duel, satu gol, dan tiga tekel sukses. Ia juga memimpin pressing Spanyol, memaksa Prancis melakukan banyak kesalahan di area sendiri. Sejak turnamen dimulai, Rodri belum pernah absen satu menit pun — ia menjadi pusat permainan, pengatur tempo, sekaligus penyelesai akhir.

Kemenangan ini membawa Spanyol melaju ke final Piala Dunia 2026, menanti pemenang antara Argentina dan Brasil di laga semifinal lainnya. Bagi Prancis, kekalahan ini menjadi pukulan telak setelah sempat difavoritkan. Namun, untuk malam ini, sorotan hanya milik satu nama: Rodri. Tepuk tangannya kepada para penggemar di tribun Dallas bukan sekadar ucapan terima kasih — itu adalah salam perpisahan untuk semifinal yang ia taklukkan, sekaligus janji untuk membawa trofi pulang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User