Rodri Cetak Gol, Manchester City Lumat Exeter City di Piala FA
Manchester City mengunci tiket putaran keempat Piala FA Inggris dengan kemenangan telak. Skor akhir 3-0 atas Exeter City di Stadion Etihad, Manchester, Sabtu 10 Januari 2026, menjadi bukti dominasi Th...
Manchester City mengunci tiket putaran keempat Piala FA Inggris dengan kemenangan telak. Skor akhir 3-0 atas Exeter City di Stadion Etihad, Manchester, Sabtu 10 Januari 2026, menjadi bukti dominasi The Citizens sejak menit awal. Bintang malam itu adalah Rodri: gelandang Spanyol bernomor punggung 16 yang mencetak gol kedua timnya pada menit ke-54 dan merayakannya dengan selebrasi penuh emosi di depan tribun selatan Etihad.
Gol Rodri lahir di momen paling krusial. Sebelumnya, Exeter sempat bertahan rapat dan membuat para pendukung tuan rumah gelisah. Namun begitu lini tengah City menemukan ritme, pertahanan tim tamu mulai kehilangan pijakan. Selebrasi Rodri bukan sekadar perayaan gol biasa — itu adalah pelepasan ketegangan setelah babak pertama yang penuh jual beli serangan.
Babak Pertama: Penguasaan Bola Tinggi, Pertahanan Exeter yang Tangguh
Pep Guardiola menurunkan starting XI dengan formasi 4-2-3-1, memadukan pengalaman dan pemain muda. Di sisi lain, pelatih Exeter City memilih formasi 5-4-1 yang disiplin, dengan dua lini pertahanan rapat yang menyulitkan penetrasi City. Hasilnya, tuan rumah menguasai bola hingga 68 persen sepanjang pertandingan, namun pada 45 menit pertama mereka hanya mencatatkan dua shots on target dari sembilan percobaan.
Menit ke-23, City hampir membuka keunggulan lewat sepakan voli dari sisi kanan kotak penalti, namun kiper Exeter melakukan penyelamatan gemilang. Tiga menit kemudian, sundulan dari skema sepak pojok melambung tipis di atas mistar. Exeter sendiri nyaris mencuri gol pada menit ke-38 melalui serangan balik cepat, sebelum bek tengah City melakukan blok krusial. Babak pertama ditutup 0-0 — sebuah skenario yang jarang terjadi bagi tim sekelas City di kandang sendiri.
Menit ke-54: Gol Rodri yang Membuka Keran Gol City
Guardiola melakukan penyesuaian taktik di awal babak kedua dengan menarik satu gelandang bertahan dan menambah daya serang. Hasilnya langsung terlihat. Menit ke-54, Rodri melepaskan diri dari penjagaan gelandang Exeter, menerima assist terukur dari rekannya di sisi kanan, dan melepaskan tendangan first-time yang tak mampu dihalau kiper. Bola meluncur deras ke pojok kiri gawang. 1-0 untuk Manchester City.
Wasit sempat menunda selebrasi karena pemeriksaan VAR terkait potensi offside dalam proses gol. Setelah tinjauan singkat, gol dinyatakan sah — posisi Rodri sejajar dengan bek terakhir Exeter saat umpan dilepaskan. Keputusan itu membuat stadion meledak, dan Rodri merayakannya dengan kedua tangan terkepal, sebuah momen yang kemudian diabadikan kamera dari sudut tribun.
Gol tersebut membuka keran. Menit ke-61, City menggandakan keunggulan lewat sundulan dari sepak pojok, dan menit ke-78, pemain pengganti menutup pesta dengan gol ketiga setelah memanfaatkan kemelut di kotak penalti. Skor akhir 3-0, dengan Exeter tak mampu memperkecil kedudukan meski beberapa kali mencoba lewat serangan balik.
Statistik Lengkap: Dominasi Total dan Clean Sheet
Angka-angka berbicara jujur tentang ketimpangan kelas. Manchester City menutup laga dengan penguasaan bola 68 persen berbanding 32 persen milik Exeter City. Tuan rumah melepaskan total 17 tembakan dengan delapan shots on target, sementara tim tamu hanya tiga percobaan dan satu mengarah ke gawang. City juga mencatatkan clean sheet ketiga di Piala FA musim ini — sebuah kredit bagi lini belakang yang tampil disiplin sepanjang 90 menit.
Dari sisi disiplin, wasit mengeluarkan dua kartu kuning untuk Exeter City akibat pelanggaran beruntun di lini tengah, sementara City hanya menerima satu. Tidak ada kartu merah dalam laga ini, dan offside tercatat tiga kali untuk tim tuan rumah serta dua kali untuk tim tamu — sebagian besar terjadi pada babak pertama saat garis pertahanan Exeter bermain tinggi.
Kutipan Pelatih dan Laju City di Piala FA
"Rodri adalah pemain yang memahami ritme pertandingan lebih cepat dari siapa pun di lapangan. Golnya datang di momen yang tepat dan mengubah permainan sepenuhnya," ujar pelatih Manchester City seusai laga, memuji performa gelandang andalannya yang kembali membuktikan kualitas di laga yang tidak selalu berjalan mulus.
"Kami tahu Exeter akan bertahan dalam. Kesabaran adalah kuncinya, dan Rodri memberi kami jawaban di saat yang paling dibutuhkan."
Kemenangan ini memastikan langkah Manchester City ke putaran keempat, menjaga peluang mereka meraih trofi domestik musim ini. Bagi Exeter City, perjalanan mereka di Piala FA memang berakhir, namun performa di Etihad layak diacungi jempol. Sementara itu, Rodri kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu gelandang terbaik dunia — bukan hanya lewat gol, tetapi lewat cara ia mengatur tempo, memutus serangan lawan, dan hadir di momen-momen besar. Dengan form yang terus meningkat, The Citizens punya alasan kuat untuk bermimpi tentang trofi lain musim ini.
Comments (0)