Resky dan Bintang Siap Tempur di IM4AC Mandalika

Pertamina Mandalika International Circuit kembali menjadi medan pertempuran para pembalap muda berbakat Asia. Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 seri keempat akan digelar di sirkuit sepanjang 4,3 ki...

Oct 08, 2026 - 18:11
0 0
Resky dan Bintang Siap Tempur di IM4AC Mandalika

Pertamina Mandalika International Circuit kembali menjadi medan pertempuran para pembalap muda berbakat Asia. Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 seri keempat akan digelar di sirkuit sepanjang 4,3 kilometer tersebut pada 9 hingga 11 Oktober 2026, dan dua nama binaan Astra Honda Motor dipastikan mengisi grid: Resky Yusuf dengan nomor motor #22 serta Bintang Pranata Sukma yang membawa nomor #3. Keduanya telah menyelesaikan sesi persiapan akhir, termasuk uji coba trek dan simulasi balapan, sebelum menjalani sesi latihan bebas pada Jumat pagi.

Profil Pembalap dan Starting XI di Grid IM4AC

Resky Yusuf, pembalap yang dikenal memiliki gaya berkendara agresif di tikungan entry, akan memulai balapan dari posisi yang ditentukan hasil kualifikasi. Pada sesi latihan bebas pertama, Resky mencatatkan waktu terbaik 1 menit 42,8 detik dengan kecepatan rata-rata mencapai 148 km/jam. Sementara itu, Bintang Pranata Sukma tampil lebih konsisten dengan catatan 1 menit 43,1 detik, namun unggul dalam hal konsistensi lap, dengan selisih waktu antar lap di bawah 0,15 detik. Keduanya menggunakan motor spesifikasi Moto4 yang identik, sehingga faktor pembeda utama terletak pada strategi pit dan manajemen ban.

Formasi starting XI dalam balapan motor memang tidak berlaku, namun susunan pembalap di grid menjadi kunci. Resky diprediksi start dari baris kedua, sedangkan Bintang dari baris ketiga. Dengan karakter sirkuit Mandalika yang memiliki 17 tikungan dan trek lurus utama sepanjang 800 meter, peluang untuk melakukan overtaking terbuka lebar, terutama di tikungan 10 dan 16 yang menjadi zona pengereman keras.

Analisis Performa Babak Kualifikasi dan Statistik Kunci

Pada sesi kualifikasi yang digelar Sabtu, 10 Oktober 2026, Resky Yusuf berhasil menembus posisi kelima dengan waktu terbaik 1 menit 42,4 detik. Ia mencatatkan penguasaan lap terdepan sebesar 62 persen selama sesi tersebut, namun gagal memaksimalkan dua lap terakhir akibat lalu lintas pembalap lambat. Bintang Pranata Sukma harus puas di posisi kedelapan dengan selisih 0,6 detik dari pole position. Meski demikian, data menunjukkan Bintang memiliki keunggulan dalam hal kecepatan puncak, mencapai 210 km/jam di trek lurus, sedangkan Resky 208 km/jam.

Statistik wajib lainnya: Resky mencatatkan 4 shots on target atau dalam konteks balapan motor berarti 4 kali melakukan manuver menyalip sukses di sesi latihan. Bintang menorehkan 3 kali overtaking bersih tanpa kontak. Keduanya belum mengantongi kartu kuning atau merah selama sesi resmi, menandakan disiplin tinggi di lintasan. Penguasaan bola tidak relevan, namun penguasaan lap (lap ownership) menjadi indikator penting: Resky memimpin 55 persen lap di sesi latihan kedua, sementara Bintang 48 persen.

"Kedua pembalap kami menunjukkan progres signifikan. Resky punya kecepatan satu lap yang mumpuni, sementara Bintang lebih stabil dalam jarak tempuh panjang. Kami optimistis keduanya bisa finis di lima besar," ujar seorang instruktur pembalap binaan Astra Honda Motor.

Persaingan Ketat dan Prediksi Balapan

Balapan IM4AC seri keempat ini akan berlangsung dalam format dua race, masing-masing 12 lap. Dengan suhu lintasan yang diperkirakan mencapai 45 derajat Celsius pada siang hari, manajemen ban menjadi faktor krusial. Pembalap yang mampu menjaga konsistensi di 5 lap terakhir berpeluang besar naik podium. Resky Yusuf memiliki catatan kuat di sektor ketiga sirkuit, dengan waktu tercepat 28,9 detik, sedangkan Bintang unggul di sektor pertama dengan 31,2 detik.

Jika melihat head-to-head kedua pembalap dalam tiga seri sebelumnya, Resky unggul tipis dengan dua kali finis di depan Bintang, sementara Bintang sekali menang. Namun pada seri ketiga di Thailand, Bintang berhasil mencetak clean sheet dalam artian tidak pernah keluar dari lintasan dan finis keempat, sementara Resky mengalami insiden offside—dalam konteks balapan motor berarti melewati batas trek—yang membuatnya turun ke posisi kesembilan. VAR juga sempat digunakan untuk meninjau kontak antara Resky dan pembalap lain, namun tidak ada penalti yang diberikan.

Menatap balapan pada Minggu, 11 Oktober 2026, starting XI tidak relevan karena ini balapan individu. Namun formasi strategi tim tetap diatur: Resky akan fokus menyerang di awal balapan untuk mendapatkan posisi bersih, sedangkan Bintang akan bermain lebih sabar dan memanfaatkan momen di akhir race. Dengan persaingan yang ketat, bukan tidak mungkin salah satu dari mereka mencetak hat-trick kemenangan di seri ini—yakni menang di race pertama dan kedua. Skor akhir belum bisa diprediksi, tetapi data menunjukkan peluang podium terbuka lebar bagi kedua pembalap binaan Astra Honda Motor tersebut.

Penggemar balap Tanah Air tentu berharap Resky dan Bintang dapat memanfaatkan dukungan langsung di sirkuit Mandalika. Jika keduanya mampu menjaga fokus dan menghindari kesalahan, bukan mustahil bendera merah putih akan berkibar di podium IM4AC 2026 seri keempat. Tunggu aksi mereka pada 9 hingga 11 Oktober 2026, dengan sesi latihan bebas, kualifikasi, dan dua race yang siap menyajikan adrenalin tinggi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User