JAKARTA – Arena esports di booth Red Bull Wings Cup, Indonesia Comic Con (ICC), Sabtu (3/10/2026) menutup babak grand final dengan skor akhir 3-2. Tim Garuda Esports keluar sebagai juara setelah mengalahkan Nusantara Five dalam duel best-of-five yang berlangsung dramatis hingga game kelima. Kemenangan ini memastikan Garuda Esports membawa pulang trofi Red Bull Wings Cup sekaligus hadiah utama senilai Rp150 juta.
Pertandingan final berlangsung sengit sejak draft pick pertama. Garuda Esports memilih formasi 1-3-1 dengan mengandalkan hero assassin di jalur tengah, sementara Nusantara Five menerapkan strategi 2-2-1 yang lebih defensif. Menit ke-4, jungler Garuda Esports, Rizky "Ryzen" Pratama, membuka keunggulan dengan first blood setelah memanfaatkan rotasi cepat dari mid laner. Namun Nusantara Five merespons melalui objektif turtle pertama pada menit ke-7, menyamakan kedudukan ekonomi menjadi 8,2 ribu gold.
Game pertama akhirnya dikuasai Garuda Esports dengan penguasaan area mencapai 62 persen. Ryzen mencatatkan 4 kill, 1 death, dan 5 assist. Lord pertama berhasil diamankan pada menit ke-13, yang menjadi titik balik untuk meruntuhkan base Nusantara Five pada menit ke-17. Skor sementara 1-0 untuk Garuda Esports.
Dominasi Nusantara Five di Game Kedua dan Ketiga
Nusantara Five tidak tinggal diam. Pada game kedua, mereka mengubah pendekatan dengan menempatkan gold laner sebagai focal point. Menit ke-2, gold laner mereka, Andi "Viper" Saputra, mencetak double kill setelah mendapat assist dari roamer. Nusantara Five menutup game kedua dengan skor kill 14-6 dan penguasaan area 58 persen. Skor agregat kembali imbang 1-1.
Game ketiga menjadi milik Nusantara Five setelah mereka memenangkan pertarungan tim besar di area lord pada menit ke-15. Empat pemain Garuda Esports tumbang tanpa balasan. Nusantara Five langsung menyerbu base lawan dan menutup game dalam waktu 18 menit. Skor berubah 2-1 untuk Nusantara Five, membuat Garuda Esports berada di ambang kekalahan.
Statistik game ketiga menunjukkan Nusantara Five unggul dalam damage per minute sebesar 3.400 berbanding 2.100 milik Garuda Esports. Rotasi mereka lebih cepat dengan rata-rata waktu respons 1,8 detik per objektif. Keunggulan ini sempat membuat Garuda Esports kehilangan momentum.
"Kami sempat kehilangan ritme di game kedua dan ketiga. Tapi saya tekankan ke pemain bahwa mentalitas juara diuji saat tertinggal, bukan saat unggul," ujar coach Garuda Esports, Bimo "Golem" Hartanto, dalam sesi konferensi pers usai laga.
Kebangkitan Garuda Esports di Game Keempat
Game keempat menjadi panggung kebangkitan Garuda Esports. Mereka kembali ke formasi favorit 1-3-1 dan menekan jalur ekspansi sejak menit pertama. Menit ke-6, mid laner Garuda Esports, Dimas "Dimos" Anggara, mencetak triple kill setelah memanfaatkan kesalahan posisi dari dua pemain Nusantara Five. Garuda Esports menutup game keempat dengan skor kill 18-7 dan hanya kehilangan satu turret.
Perubahan taktik ini tidak lepas dari evaluasi cepat di jeda antar game. Garuda Esports meningkatkan visi kontrol hingga 74 persen, jauh di atas rata-rata turnamen sebesar 55 persen. Mereka juga menekan waktu rotasi menjadi 1,5 detik per objektif, lebih cepat dari Nusantara Five yang berada di angka 2,1 detik. Skor agregat kembali imbang 2-2 dan memaksa digelarnya game penentu.
Game Kelima: Drama Lord dan Penentuan Juara
Game kelima berlangsung paling menegangkan. Kedua tim bermain hati-hati dengan penguasaan area yang relatif seimbang, 51 persen untuk Garuda Esports dan 49 persen untuk Nusantara Five. Menit ke-9, Nusantara Five sempat unggul setelah mengamankan turtle kedua dan mencuri dua buff lawan. Namun Garuda Esports tidak panik.
Momen krusial terjadi pada menit ke-14. Setelah pertarungan sengit di area lord, Ryzen berhasil mencuri lord terakhir dengan skill burst-nya. Assist datang dari roamer Garuda Esports, Fajar "Fajrin" Nugroho, yang mengunci dua pemain Nusantara Five dengan crowd control. Garuda Esports langsung melakukan push ke base lawan. Menit ke-16, base Nusantara Five runtuh. Skor akhir 3-2 untuk Garuda Esports.
Ryzen dinobatkan sebagai MVP final dengan total statistik 21 kill, 8 death, dan 27 assist di sepanjang lima game. Dimos menyusul dengan 18 kill dan 24 assist. Dari kubu Nusantara Five, Viper tampil paling konsisten dengan 19 kill dan 15 assist meski harus mengakui keunggulan lawan.
"Kunci kemenangan kami adalah adaptasi draft dan komunikasi. Di game kelima, kami sengaja memperlambat tempo untuk memancing lawan keluar dari posisi nyaman mereka," tambah Golem.
Red Bull Wings Cup 2026 di Indonesia Comic Con ini diikuti 64 tim dari seluruh Indonesia melalui babak kualifikasi online. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp500 juta. Turnamen ini juga menjadi ajang seleksi untuk tim nasional esports Indonesia di kancah internasional. Booth Red Bull Wings Cup di ICC tercatat dikunjungi lebih dari 12 ribu penonton selama tiga hari penyelenggaraan, menjadikannya salah satu area paling padat di ajang tersebut.
Dengan hasil ini, Garuda Esports berhak mewakili Indonesia di turnamen regional Asia Tenggara bulan Desember mendatang. Sementara Nusantara Five harus puas di posisi runner-up dan akan mengevaluasi performa mereka di jalur draft serta eksekusi objektif besar. Babak baru persaingan esports nasional pun semakin terbuka.
Comments (0)