Real Madrid Hancurkan Salzburg 4-0 di Piala Dunia Antarklub

Skor akhir 4-0 untuk kemenangan telak Real Madrid atas RB Salzburg di babak semifinal Piala Dunia Antarklub 2025, Jumat (27/6/2025) pagi WIB. Los Blancos tampil dominan sejak menit pertama, dengan pen...

Aug 07, 2026 - 14:02
0 0
Real Madrid Hancurkan Salzburg 4-0 di Piala Dunia Antarklub

Skor akhir 4-0 untuk kemenangan telak Real Madrid atas RB Salzburg di babak semifinal Piala Dunia Antarklub 2025, Jumat (27/6/2025) pagi WIB. Los Blancos tampil dominan sejak menit pertama, dengan penguasaan bola mencapai 68% dan melepaskan 17 tembakan, 9 di antaranya mengarah ke gawang. Salzburg hanya mampu mencatatkan 3 shots on target dari total 8 percobaan, menunjukkan betapa solidnya lini pertahanan Madrid yang dikomandoi Antonio Rüdiger.

Babak Pertama: Dominasi Total Madrid

Menit ke-12, Vinicius Jr membuka keunggulan Madrid melalui serangan balik kilat. Umpan terobosan dari Jude Bellingham menembus garis pertahanan Salzburg yang bermain dengan formasi 4-4-2. Vinicius yang lolos dari jebakan offside melepaskan tendangan first-time ke tiang jauh yang tak mampu dijangkau kiper Salzburg, Alexander Schlager. Gol ini menjadi pembuka pesta Madrid di Red Bull Arena.

Empat menit berselang, tepatnya menit ke-16, Rodrygo menggandakan keunggulan. Memanfaatkan assist dari Federico Valverde yang menusuk dari sisi kanan, Rodrygo dengan tenang menaklukkan Schlager lewat tembakan mendatar ke pojok kiri gawang. Salzburg tampak kesulitan keluar dari tekanan tinggi Madrid yang menggunakan formasi 4-3-3 dengan lini tengah diisi Valverde, Eduardo Camavinga, dan Bellingham.

Menit ke-34, giliran Bellingham yang mencatatkan namanya di papan skor. Gol ini berawal dari skema sepak pojok yang dieksekusi Luka Modric. Bola mengarah ke tiang dekat, disambut sundulan keras Bellingham yang tak mampu dihalau Schlager. Skor 3-0 bertahan hingga turun minum. Statistik babak pertama menunjukkan Madrid melepaskan 11 tembakan dengan 7 on target, sementara Salzburg hanya 2 tembakan tanpa satu pun mengarah ke gawang.

“Kami tampil luar biasa sejak menit awal. Para pemain memahami instruksi taktik dengan sempurna dan tidak memberi ruang bagi Salzburg untuk berkembang,” ujar pelatih Madrid, Carlo Ancelotti, dalam konferensi pers usai laga.

Babak Kedua: Vinicius Menutup Pesta dengan Gol Kedua

Memasuki babak kedua, Salzburg mencoba bangkit dengan mengganti dua pemain sayapnya, namun Madrid tetap mengontrol jalannya pertandingan. Menit ke-58, Vinicius Jr mencetak gol keduanya sekaligus gol keempat Madrid. Aksi individu dimulai dari sisi kiri, ia melewati tiga pemain Salzburg sebelum melepaskan tembakan melengkung ke sudut atas gawang. Gol ini menjadi sorotan utama karena kelincahan dan kecepatan pemain asal Brasil tersebut.

Salzburg sempat mencetak gol balasan pada menit ke-71 melalui Karim Konate, namun wasit menganulirnya setelah berkonsultasi dengan VAR karena posisi offside yang jelas. Momen ini menjadi titik balik di mana Salzburg kehilangan kepercayaan diri. Pelatih Salzburg, Gerhard Struber, melakukan tiga pergantian pemain sekaligus pada menit ke-75 untuk mencoba memperkecil ketertinggalan, namun lini belakang Madrid yang dikawal Rüdiger dan Eder Militao tetap kokoh.

Menit ke-88, Madrid hampir menambah gol kelima lewat tembakan jarak jauh Arda Guler yang membentur mistar gawang. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 4-0 tetap bertahan. Statistik akhir menunjukkan Madrid unggul jauh dalam hal peluang, penguasaan bola, dan akurasi umpan (91% vs 78%). Salzburg hanya mampu melepaskan 3 tembakan tepat sasaran, semuanya berhasil diamankan kiper Madrid, Thibaut Courtois, yang mencatatkan clean sheet ke-5 musim ini di ajang antarklub.

Analisis Taktik dan Performa Kunci

Real Madrid tampil dengan starting XI terkuatnya, menempatkan Vinicius Jr dan Rodrygo sebagai sayap, dengan Bellingham sebagai false nine. Formasi 4-3-3 ini memberi fleksibilitas untuk menyerang melalui sayap sekaligus menekan lini tengah lawan. Valverde menjadi motor serangan dengan catatan 2 assist dan 5 umpan kunci, sementara Camavinga memenangkan 8 duel di lini tengah. Di sisi bertahan, Rüdiger memenangkan 6 duel udara dan memblok 3 tembakan lawan.

Di kubu Salzburg, Struber mencoba menerapkan formasi 4-4-2 dengan fokus pada serangan balik cepat melalui sayap. Namun, tekanan tinggi Madrid membuat mereka kesulitan membangun serangan dari belakang. Kehilangan bola terlalu sering terjadi di area sendiri, yang berujung pada gol-gol Madrid. Hanya Amar Dedic dan Konate yang menunjukkan perlawanan berarti, dengan masing-masing mencatatkan 2 tembakan, namun tidak ada yang mengarah ke gawang.

Kemenangan ini membawa Real Madrid melaju ke final Piala Dunia Antarklub 2025, menunggu pemenang antara Al Hilal dan Manchester City yang akan bertanding esok hari. Dengan performa seperti ini, Madrid jelas menjadi favorit kuat untuk meraih gelar juara. Ancelotti menegaskan bahwa timnya akan tetap fokus dan tidak meremehkan lawan di partai puncak nanti.

Bagi Salzburg, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga. Mereka harus memperbaiki transisi bertahan dan pengambilan keputusan di lini tengah jika ingin bersaing di level tertinggi. Namun, perjalanan mereka mencapai semifinal Piala Dunia Antarklub patut diapresiasi, mengingat mereka berhasil menyingkirkan tim-tim kuat seperti Al Ahly dan Urawa Red Diamonds di babak sebelumnya.

Dengan skor akhir 4-0, Real Madrid menunjukkan kelasnya sebagai raksasa Eropa. Kini, seluruh mata tertuju pada final yang akan digelar di stadion yang sama, di mana Madrid berpeluang menambah koleksi trofi internasional mereka menjadi 10 gelar di era modern. Saksikan terus perkembangan berita sepak bola dunia hanya di Beritainti.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User