Real Madrid Hajar Oviedo 3-0, Duet Vinicius-Mbappe Menggila

Skor akhir: Real Oviedo 0-3 Real Madrid. Tiga poin penuh dibawa pulang Los Blancos dari Stadion Carlos Tartiere, Minggu (24/8/2025), dalam laga pekan kedua La Liga yang menjadi panggung bagi duet Kyli...

Aug 12, 2026 - 01:17
0 0
Real Madrid Hajar Oviedo 3-0, Duet Vinicius-Mbappe Menggila

Skor akhir: Real Oviedo 0-3 Real Madrid. Tiga poin penuh dibawa pulang Los Blancos dari Stadion Carlos Tartiere, Minggu (24/8/2025), dalam laga pekan kedua La Liga yang menjadi panggung bagi duet Kylian Mbappe dan Vinicius Junior. Mbappe mengemas dua gol, sementara Vinicius menutup pesta tim tamu dengan satu gol plus satu assist krusial yang membuat hampir seluruh stadion terdiam.

Laga ini sendiri menyimpan cerita besar bagi tuan rumah. Oviedo tengah merayakan kembalinya ke kasta tertinggi setelah 24 tahun menanti, dan Carlos Tartiere yang dipadati sekitar 30 ribu penonton menyajikan atmosfer luar biasa sejak sesi pemanasan. Namun kualitas individu Madrid terbukti terlalu jauh untuk dibendung sepanjang 90 menit.

Momen paling menentukan hadir pada menit ke-83. Vinicius menerima bola di sisi kiri, melewati satu pemain bertahan dengan akselerasi khasnya, lalu mengirim umpan terukur ke jantung pertahanan Oviedo. Mbappe yang berdiri dalam posisi ideal menyambarnya dengan sekali sentuhan, menaklukkan kiper tuan rumah dan mengubah skor menjadi 2-0. Selebrasi keduanya di sudut lapangan menjadi gambaran chemistry yang kian matang di lini depan Madrid.

Babak Pertama: Mbappe Buka Keran Gol

Sejak peluit awal, pelatih Xabi Alonso menurunkan formasi 4-3-3 dengan Mbappe sebagai ujung tombak, diapit Rodrygo dan Brahim Diaz di kedua sisi. Starting XI Madrid langsung mendominasi, mencatatkan penguasaan bola 65 persen di 45 menit pertama dan memaksa Oviedo bertahan dengan blok rendah.

Kebuntuan pecah pada menit ke-37. Arda Güler mengirim umpan progresif membelah pertahanan, Mbappe berlari menyisir garis offside dengan timing sempurna sebelum melepaskan tembakan mendatar ke sudut jauh. Wasit sempat mengecek lewat VAR untuk memastikan posisi sang penyerang, namun gol dinyatakan sah. Hingga turun minum, Madrid mencatatkan 5 shots on target berbanding satu milik tuan rumah.

Oviedo bukan tanpa perlawanan. Tim tuan rumah sesekali mengancam lewat skema serangan balik, dan peluang terbaik mereka lahir pada menit ke-29 ketika sundulan dari situasi sepak pojok masih melebar tipis di sisi gawang Thibaut Courtois. Sayang, efektivitas menjadi pembeda utama: Madrid mengonversi peluang, Oviedo tidak.

Babak Kedua: Vinicius Ambil Alih Pertunjukan

Keputusan Xabi Alonso menyimpan Vinicius di bangku cadangan sempat mengundang tanda tanya, namun terbukti menjadi langkah taktis yang tepat. Winger Brasil itu masuk pada menit ke-63 menggantikan Rodrygo dan langsung mengubah tempo permainan. Kecepatannya di sisi kiri membuat bek kanan Oviedo kewalahan, menghasilkan dua peluang berbahaya dalam sepuluh menit pertamanya di lapangan.

Puncaknya adalah assist untuk gol kedua Mbappe pada menit ke-83, disusul gol yang ia cetak sendiri pada menit ke-90+3 memanfaatkan umpan Brahim Diaz. Skor 3-0 menjadi penutup sempurna. Madrid juga mengamankan clean sheet dengan nyaman, karena Courtois hanya perlu melakukan dua penyelamatan berarti sepanjang laga.

"Vinicius menunjukkan mentalitas pemain besar. Ia merespons keputusan rotasi dengan performa di lapangan. Kombinasinya dengan Kylian semakin berbahaya setiap pekan," ujar Xabi Alonso dalam konferensi pers usai laga.

Statistik Berbicara: Dominasi Total Los Blancos

Angka-angka akhir menegaskan superioritas Madrid. Penguasaan bola 63 berbanding 37 persen, total tembakan 17 berbanding 6, dan shots on target 8 berbanding 2 menjadi milik tim tamu. Mbappe kini mengoleksi tiga gol dari dua laga pembuka La Liga, sementara Vinicius membuka akun golnya musim ini plus satu assist.

Statistik pendukung lain juga berpihak pada tim tamu: akurasi umpan 91 persen berbanding 78 persen, delapan tendangan sudut berbanding dua, serta belasan kali perebutan bola di area pertahanan lawan. Angka-angka itu melukiskan pressing tinggi yang menjadi ciri khas Madrid di era Xabi Alonso.

Dari sisi disiplin, wasit mengeluarkan tiga kartu kuning — dua untuk Oviedo dan satu untuk gelandang Madrid, Aurelien Tchouameni, akibat pelanggaran taktis pada menit ke-71. Tidak ada kartu merah, meski tensi sempat meningkat di akhir laga ketika pemain Oviedo memprotes keputusan offside yang merugikan mereka.

Kemenangan ini membuat Madrid menjaga catatan sempurna dengan enam poin dari dua pertandingan, sekaligus menjaga tekanan di papan atas klasemen. Bagi Oviedo yang baru promosi, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga tentang kerasnya level tertinggi sepak bola Spanyol. Dan bagi Vinicius serta Mbappe, malam di Oviedo adalah deklarasi tegas: duet mereka siap menjadi mesin gol Los Blancos musim ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User