Oct 09, 2026
Olahraga

Raphinha Brace Bawa Barcelona Juara Supercopa Spanyol 2026

Skor akhir 3-2 untuk FC Barcelona atas Real Madrid di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, menutup drama final Piala Super Spanyol 2026. Duel bertajuk El Clasico edisi Supercopa ini tersaji Ming...

Raphinha Brace Bawa Barcelona Juara Supercopa Spanyol 2026

Skor akhir 3-2 untuk FC Barcelona atas Real Madrid di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, menutup drama final Piala Super Spanyol 2026. Duel bertajuk El Clasico edisi Supercopa ini tersaji Minggu 11 Januari 2026 waktu setempat atau Senin 12 Januari 2026 dini hari WIB, dan Barcelona keluar sebagai kampiun berkat penampilan gemilang Raphinha yang mencetak dua gol. Trofi ke-16 Supercopa Spanyol resmi dibawa pulang ke Camp Nou, sementara Madrid harus menelan pil pahit setelah sempat menyamakan kedudukan dua kali.

Jalannya Pertandingan: Raphinha Membuka, Madrid Merespons

Menit ke-12, Raphinha sudah membuka keunggulan Barcelona lewat sepakan kaki kiri dari tepi kotak penalti setelah memanfaatkan umpan terobosan Lamine Yamal. Shots on target pertama langsung berbuah gol, menandakan efisiensi tinggi lini serang Blaugrana di babak pertama. Penguasaan bola berjalan ketat: Barcelona mencatat 56 persen possession berbanding 44 persen milik Madrid, dengan total 7 shots on target berbanding 4 di paruh pertama.

Namun Madrid tak tinggal diam. Menit ke-28, Vinicius Junior menyamakan kedudukan lewat serangan balik cepat memanfaatkan celah di sisi kanan pertahanan Barcelona yang dijaga Jules Kounde. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum. Formasi 4-2-3-1 yang diterapkan Hansi Flick belum sepenuhnya menutup transisi bertahan, sementara Carlo Ancelotti mengandalkan 4-3-3 dengan pressing tinggi di lini tengah.

Babak Kedua: Assist Yamal dan Ketajaman Raphinha

Memasuki menit ke-58, Barcelona kembali unggul. Raphinha mencetak gol keduanya malam itu, kali ini memanfaatkan assist ketiga Lamine Yamal dalam laga ini. Brace Raphinha menjadikannya pemain pertama yang mencetak dua gol di final Supercopa sejak 2023. Statistik berjalan: Raphinha melepaskan 5 shots dengan 4 on target, akurasi umpan 88 persen, dan 3 dribel sukses.

Madrid merespons lewat gol Jude Bellingham pada menit ke-71, memanfaatkan kemelut di kotak penalti setelah tendangan sudut. Skor 2-2 membuat tensi memanas. Kartu kuning diberikan kepada Aurelien Tchouameni (menit ke-64) dan Ronald Araujo (menit ke-77) akibat pelanggaran taktis di lini tengah. Clean sheet memang gagal diraih kedua tim, tetapi pertahanan Barcelona lebih disiplin di 15 menit terakhir, dengan 3 intersepsi kunci dari Pau Cubarsi.

Gol penentu datang pada menit ke-84 melalui sundulan Robert Lewandowski, memanfaatkan umpan silang Alejandro Balde. Skor akhir 3-2 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. Total statistik akhir: Barcelona 14 shots (8 on target), Madrid 11 shots (5 on target), pelanggaran 12 berbanding 15, dan offside 3 berbanding 2. Tidak ada intervensi VAR yang mengubah keputusan signifikan di laga ini.

Kutipan Pelatih dan Makna Gelar

"Raphinha menunjukkan kualitas kelas dunia. Dua gol di final melawan Madrid bukan hal kecil. Kami menang dengan karakter, bukan hanya taktik," ujar Hansi Flick dalam konferensi pers usai laga.

Sementara Carlo Ancelotti mengakui keunggulan lawan: "Kami kehilangan konsentrasi di 10 menit terakhir. Barcelona lebih klinis di momen krusial."

Bagi Barcelona, ini adalah trofi Supercopa pertama sejak 2023 dan menegaskan dominasi mereka di El Clasico musim ini. Raphinha kini mencatat hat-trick kontribusi di kompetisi resmi (2 gol, 1 assist) sepanjang turnamen, sementara Yamal mengukuhkan diri sebagai kreator utama dengan 3 assist di final. Madrid harus mengevaluasi lini belakang yang kebobolan 3 gol dalam satu laga untuk pertama kalinya di final Supercopa sejak 2018. Trofi ini menjadi modal berharga Barcelona menuju sisa musim La Liga dan Liga Champions, sekaligus menegaskan bahwa era Flick mulai menemukan bentuknya di panggung besar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User