Putri KW Comeback, Melaju ke Perempat Final Indonesia Open 2026

Skor akhir 2-1 untuk tuan rumah. Putri Kusuma Wardani memastikan tiket perempat final Indonesia Open 2026 setelah membalikkan kedudukan atas wakil Kanada, Michelle Li, lewat kemenangan 19-21, 21-16, 2...

Putri KW Comeback, Melaju ke Perempat Final Indonesia Open 2026

Skor akhir 2-1 untuk tuan rumah. Putri Kusuma Wardani memastikan tiket perempat final Indonesia Open 2026 setelah membalikkan kedudukan atas wakil Kanada, Michelle Li, lewat kemenangan 19-21, 21-16, 21-13 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (04/06/2026). Laga berdurasi 74 menit ini menjadi panggung kebangkitan tunggal putri peringkat 17 dunia itu di hadapan publik sendiri, yang memadati tribun sejak sesi pagi. Sebelum laga, catatan pertemuan keduanya nyaris berimbang, sehingga duel ini memang diprediksi berjalan alot hingga gim penentu.

Puncak pertandingan terjadi pada menit ke-61, ketika Putri KW membalikkan keadaan dari kedudukan 11-9 menjadi 17-11 lewat tujuh poin beruntun. Ia menutup laga dengan 38 smash winner, unggul delapan atas Michelle Li yang hanya mengemas 30. Penguasaan lapangan pun berpihak padanya: 54 persen reli dimenangi Putri KW, mayoritas lewat duel panjang di atas 15 pukulan yang kerap memaksa lawan melakukan kesalahan sendiri.

Gim Pertama: Reli Panjang dan Momentum yang Lepas

Putri KW membuka laga dengan tempo tinggi dan formasi serangan yang mengandalkan dropshot silang. Pada menit ke-7, ia sudah unggul 5-2 sebelum memperlebar jarak menjadi 11-8 di interval pertama. Sayang, keunggulan itu tak bertahan. Michelle Li yang dikenal sabar justru mulai membaca pola permainan lawan sejak jeda teknis pertama.

Wakil Kanada itu membalas dengan defense rapat dan drive datar ke sudut belakang lapangan. Pada menit ke-24, kedudukan imbang 16-16; dua kesalahan pengembalian Putri KW di poin 19-19 menjadi penentu. Gim pertama pun lepas dengan skor 19-21, membuat tribun Istora Senayan seketika hening. Catatan mencolok: Putri KW hanya memenangi 38 persen reli di atas 20 pukulan pada gim pembuka ini, angka terendahnya sepanjang turnamen.

Gim Kedua: Putri KW Mengubah Peta Serangan

Memasuki gim kedua, strategi berubah total. Putri KW tak lagi terpancing duel panjang; ia justru mempercepat tempo dan menyerang lebih dulu lewat netting. Pada menit ke-39, ia unggul 11-7 di interval dengan 14 poin berasal dari permainan depan. Smash-nya kembali tepat sasaran dengan tingkat keberhasilan 81 persen, jauh melampaui catatan gim pertama yang hanya 62 persen.

Gim kedua ditutup 21-16 pada menit ke-50. Kemenangan ini menjadi kemenangan comeback pertamanya di turnamen level Super 1000 musim ini sekaligus modal mental besar jelang gim penentu. Michelle Li tampak kelelahan mengejar bola-bola pendek yang sengaja dirancang pelatih Indonesia untuk menguras tenaga lawan.

Gim Ketiga: Dominasi dan Tiket Perempat Final

Gim penentu menjadi milik mutlak Putri KW. Ia tancap gas sejak kok pertama dan unggul 7-1 dalam lima menit awal. Momen krusial terjadi di kedudukan 9-6 ketika Michelle Li menantang keputusan wasit atas kok yang dinilai keluar. Tantangan Hawk-Eye, padanan VAR di bulu tangkis, justru mempertegas bahwa kok jatuh di dalam garis. Sejak itu, kepercayaan diri wakil Kanada luntur.

Ia melakukan tiga kesalahan servis beruntun pada menit ke-61 hingga menit ke-64, sementara Putri KW terus menekan dengan 12 rally kemenangan di atas 20 pukulan. Interval terakhir 11-6 menjadi awal penutupan laga 21-13 pada menit ke-74 lewat smash keras ke garis belakang pada match point pertama. Duel berjalan bersih tanpa kartu kuning maupun merah dari wasit, dan tak ada sengketa berarti selain tantangan garis tunggal tersebut.

Faktor Tribun dan Kutipan Pelatih

Kemenangan comeback ini tak lepas dari dukungan tribun Istora Senayan yang layak disebut assist terbesar malam itu. Setiap kali Putri KW tertinggal, sorakan penonton kembali membangkitkan ritmenya, sebuah energi yang diakui langsung oleh jajaran pelatih. Meski begitu, yang paling menentukan tetap perubahan taktik di gim kedua yang mengubah peta permainan sepenuhnya.

"Kunci kemenangan ada di kesabaran dan keberanian menyerang lebih dulu. Putri tidak lagi ragu memukul dari posisi belakang, dan itu mengubah segalanya," ujar pelatih sektor tunggal putri seusai laga.

Dengan hasil ini, Putri KW melaju ke perempat final Indonesia Open 2026 dan menunggu pemenang laga antara wakil Jepang dan Thailand. Ia menegaskan targetnya belum selesai: "Perjalanan masih panjang, saya mau bermain sebaik mungkin di setiap pertandingan," ujarnya dalam konferensi pers setelah laga.

Catatan statistik akhir: 74 menit durasi pertandingan, 38-30 smash winner, 54 persen penguasaan lapangan, dan 63 persen poin dimenangi dari netting. Memang tak ada offside dalam bulu tangkis, tapi keunggulan posisi yang dibangun Putri KW sepanjang gim ketiga membuat Michelle Li terus terjebak di lini belakang, dan itulah perbedaan paling mendasar antara kedua pemain malam ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User